Rabu, 07/10/26 | 17:24 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Membenahi Permasalahan Remaja pada Hari Remaja Internasional

Minggu, 13/8/23 | 11:54 WIB

Oleh: Roma Kyo Kae Saniro
(Dosen Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)

 

Pada tanggal 12 Agustus kemarin, dunia memperingati hari Remaja Internasional. Perayaan ini dilakukan setiap tahun. Hari ini dirancang untuk menghormati dan meningkatkan kesadaran tentang masalah-masalah yang dihadapi oleh para remaja di seluruh dunia. Sebelumnya, kita harus memahami bahwa remaja adalah masa transisi dalam perkembangan manusia antara masa anak-anak dan dewasa. Masa remaja biasanya dimulai pada akhir masa anak-anak, yang umumnya dianggap dimulai sekitar usia 10 hingga 12 tahun hingga awal atau pertengahan usia 20-an.

BACAJUGA

Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

Minggu, 04/10/26 | 22:27 WIB
Representasi Perempuan dalam Film “Agensi Rumah Tangga”: Kajian Feminisme Hélène Cixous

Representasi Perempuan dalam Film “Agensi Rumah Tangga”: Kajian Feminisme Hélène Cixous

Minggu, 04/10/26 | 12:42 WIB

Pada masa remaja, individu mengalami perubahan fisik, emosional, sosial, dan kognitif yang signifikan, seperti pertumbuhan tubuh yang cepat, perubahan dalam proporsi tubuh, dan perkembangan organ reproduksi. Mereka juga mengalami perubahan hormon yang dapat memengaruhi perkembangan fisik dan emosional. Tidak hanya itu, remaja pun akan mengalami perubahan kemampuan kognitif yang signifikan, mencari identitas sosial dan eksplorasi diri, rasa ingin mandiri, pertumbuhan sosial, dan lain-lain.

Masa remaja dapat dikatakan sebagai masa yang memiliki dua sisi. Remaja akan tumbuh dengan sisi yang positif atau negatif sehingga diperlukan adanya peringatan hari remaja. Masalah-masalah dan tantangan yang dihadapi oleh generasi muda di seluruh dunia, seperti berbagai masalah yang unik, termasuk pendidikan, kesehatan mental, pekerjaan, kesetaraan gender, kesehatan fisik, seksualitas, dan lain-lain. Perayaan hari Remaja Internasional dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran akan masalah-masalah ini dan mendorong tindakan untuk mengatasi mereka.

Selain itu, permasalahan yang berkaitan dengan pendidikan dan pemberdayaan remaja pun tidak kunjung selesai sehingga perayaan ini sebagai pengingat kembali bahwa pentingnya pendidikan yang berkualitas dan aksesibilitas bagi semua remaja dan didukung oleh pemberdayaan remaja melalui keterampilan dan pengetahuan untuk menghadapi tantangan dunia modern. Permasalahan remaja lainnya adalah terkait dengan kesehatan mental yang harus ditanggung oleh remaja pada hal akademis, sosial, dan perubahan fisik.

Namun, seperti yang dikatakan sebelumnya, masa remaja memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan dirinya selanjutnya. Pengaruh negatif akan memberikan peluang tindakan kriminal yang dilakukan oleh remaja. Berbagai kasus mewarnai polemik Indonesia, seperti adanya dua remaja di Makassar yang menculik dan bunuh bocah 11 tahun yang ditelusuri motifnya adalah untuk jual organ bocah tersebut. Tidak hanya itu, adanya rudapaksa yang dilakukan oleh remaja 16 tahun kepada balita 4 tahun yang diduga menonton video yang membawa dampak buruk kepada psikologis remaja. Ada pula siswi yang membunuh balita atau dua remaja yang bunuh siswa SMP di Surabaya. Jika melihat dan merincikan satu per satu, rasanya tidak akan habis terkait pembahasan tindakan kriminal yang dilakukan oleh remaja. Hal ini menjadi penanda bahwa kondisi remaja Indonesia tidak baik-baik saja.

Remaja pun dapat melakukan tindakan kriminal lainnya, seperti pencurian atau yang berujung pada perampokan; vandalisme  atau perusakan properti publik atau pribadi, seperti grafiti ilegal, merusak kendaraan, atau merusak bangunan, termasuk dalam kategori vandalisme;  perkelahian fisik atau tindakan kekerasan seperti perundungan atau penganiayaan; penyalahgunaan narkoba atau alkohol oleh remaja; pencurian kendaraan bermotor; penipuan baik secara fisik maupun daring, seperti penipuan kartu kredit, penipuan identitas, atau penipuan dalam transaksi jual beli daring; perjudian ilegal, pelanggaran lalu lintas; atau kejahatan siber seperti peretasan, penyebaran malware, atau pencurian data juga merupakan contoh kejahatan remaja.

Banyak faktor yang menjadikan remaja menjadi terlibat dalam perilaku kriminal, seperti lingkungan keluarga yang tidak stabil, kurangnya pengawasan, konflik keluarga, atau adanya pola kekerasan dalam keluarga dapat mempengaruhi perkembangan remaja dan mengarahkan mereka ke perilaku kriminal. Lalu, rendahnya partisipasi dalam pendidikan, ketidaksetaraan akses pendidikan, atau tekanan akademis yang berlebihan bisa menyebabkan remaja merasa putus asa atau kurangnya peluang, yang bisa mengarah pada perilaku kriminal. Tidak hanya itu, lingkungan teman sebaya yang negatif dapat memengaruhi remaja untuk mengikuti jejak tersebut. Hal lainnya adalah kemiskinan, penggunaan narkoba dan alkohol, Kesehatan mental yang tidak baik-baik saja, pengaruh media dan budaya atau remaja tidak memiliki pilihan positif sehingga mereka melakukan pilihan yang dirasa tidak baik.

Remaja yang menjadi tersangka kriminal menghadapi tantangan serius yang melibatkan sistem peradilan pidana. Ketika remaja terlibat dalam kegiatan kriminal, remaja harus diperhitungkan terkait dengan sistem peradilan pidana khusus remaja, sistem pemulihan dan rehabilitasi, perlindungan hak-hak remaja. Selain tindakan hukum, sering kali terdapat upaya pencegahan sekunder yang bertujuan mengidentifikasi masalah awal yang dapat mengarah pada perilaku kriminal. Pendekatan ini melibatkan intervensi dan dukungan untuk mencegah kegiatan kriminal lebih lanjut.

Namun, upaya pencegahan harus dilakukan sedini mungkin. Edukasi, pemberdayaan, dan dukungan dapat membantu remaja mengubah arah hidup mereka. Hal ini menjadi tugas semua pihak, khususnya kolaborasi antarlembaga untuk menyediakan sistem peradilan, lembaga pendidikan, pekerja sosial, dan keluarga penting untuk menyediakan dukungan yang holistik kepada remaja yang terlibat dalam tindakan kriminal. Selain itu, pentingnya kerja sama antar negara dan lembaga internasional dalam menjaga kesejahteraan dan masa depan generasi muda.

Tantangan yang dihadapi oleh remaja tidak mengenal batas-batas negara sehingga kerja sama global menjadi kunci dalam menemukan solusi yang efektif. Melalui perayaan hari Remaja Internasional, diharapkan bahwa masyarakat dan pemerintahan dari berbagai negara akan lebih fokus pada isu-isu remaja dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan, pemberdayaan, dan kesejahteraan remaja atau generasi muda.

Tags: #Roma Kyo Kae Saniro
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Mengingat Kembali tentang Sinonim dan Antonim

Berita Sesudah

Suatu Hari di Sekolah

Berita Terkait

Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

Minggu, 04/10/26 | 22:27 WIB

Oleh: Irfan Pandesta Putra, S.Hum (Sejarawan & Alumni S1 Ilmu Sejarah FIB Universitas Andalas)   Novel Siti Nurbaya: Kasih Tak...

Representasi Perempuan dalam Film “Agensi Rumah Tangga”: Kajian Feminisme Hélène Cixous

Representasi Perempuan dalam Film “Agensi Rumah Tangga”: Kajian Feminisme Hélène Cixous

Minggu, 04/10/26 | 12:42 WIB

Oleh: Tri Sutrisman (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Apa yang terjadi ketika perempuan kehilangan pekerjaan, tetapi tetap...

Rocky di Ketinggian 30.000 Kaki

Rocky di Ketinggian 30.000 Kaki

Minggu, 04/10/26 | 12:23 WIB

Oleh: Alfitri (Departemen Sosiologi FISIP Universitas Andalas)   Kendati sempat delay sekitar 45 menit dari jadwal take off 16:25, akhirnya...

Peluang Bisnis Fashion Halal bagi Anak Muda dalam Ekonomi Islam

Peluang Bisnis Fashion Halal bagi Anak Muda dalam Ekonomi Islam

Minggu, 27/9/26 | 11:52 WIB

Oleh: Kanaya Putri Sifa (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Andalas)   Perkembangan dunia fashion saat...

Semburat: Kajian Makna dalam Perspektif Semantik

Semburat: Kajian Makna dalam Perspektif Semantik

Minggu, 27/9/26 | 11:25 WIB

Oleh: Tri Sutrisman (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Beberapa waktu lalu, saya sedang melakukan sesuatu yang mungkin cukup...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Mengenal Polisemi dan Homonimi dalam Bahasa Indonesia

Minggu, 20/9/26 | 15:43 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Pernahkah Anda mendengar kalimat "kepala sekolah itu sedang memegang kepalanya...

Berita Sesudah
Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Suatu Hari di Sekolah

Discussion about this post

POPULER

  • Lele Raksasa (Foto: Ist)

    Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Galodo di Arosuka Uji Ketangguhan Kepemimpinan JFP-Candra, Semua Elemen Solid Bergerak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026