Jumat, 29/8/25 | 18:57 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Riza Mika Wijaya

Minggu, 08/5/22 | 09:12 WIB

Kasih Sayang Ibu

Maafkan ibu, Nak
Ibu terlalu cepat mengajarkanmu segala hal
Mengajarkanmu tentang berartinya shalat
Tentang pentingnya pendidikan
Bahkan pekerjaan rumah pun sudah ibu ajarkan

Kelak jika kau dewasa
Tidak ada rasa canggung lagi dalam dirimu
Kau sudah terbiasa bangun di waktu subuh
Bahkan pekerjaan rumah pun sudah terbiasa kau lakukan

Terima kasih ibu ucapkan
karena selalu patuh kepada orang tua
Walaupun kau masih terlalu belia
Yang Terbaik dalam hidup adalah ilmu agama
Itu bukti kasih sayang ibu
Bukan dengan cara memanjakan,
tetapi mengajari hidup mandiri
Semoga kelak kau sukses dunia akhirat

Pariaman, 23 Februari 2022

BACAJUGA

No Content Available

 

Indahnya Masa Kecil

Saat ingat masa kecil
Semua terasa sangat indah
Tanpa memikirkan sesuatu
Bahagianya waktu itu
Punya banyak teman
Tanpa ada beban pikiran
Bebas main ke sana kemari tanpa batas waktu
Walaupun waktu dan masa kecil tidak bisa diulang
Aku pernah memiliki bahagianya masa itu

Pariaman, 20 April 2022

 

Ketika Dunia Binasa

Dunia yang kita tempati
Hanyalah tempat sementara
Jangan tergoda oleh kemewahannya
Sebelum semua terlambat
Sayangi keluarga,kaum kerabat, santuni anak yatim
Selalu dekat dan bartawakal pada Allah
Perbanyaklah sedekah

Ketika dunia sudah binasa
Kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi
Keselamatan tergantung pada amalan
Orang terdekat pun bukan sesiapa
Orang tua, suami, anak-anak, bahkan saudara
Semua hanyalah orang lain semata
Jagalah ibadahmu sebelum dunia binasa

Pariaman, 20 April 2022

 

Biodata Penulis:

Riza Mika Wijaya berdomisili di Sungai Rotan, Kota Pariaman. Ia merupakan seorang ibu rumah tangga yang hobi menulis. Hobi menulisnya sudah dimulai ketika mengisi mading di sekolah dulu dengan puisi-puisi ciptaannya. Ia merupakan ibu dari empat orang anak-anak yang manis dan lucu-lucu.

Tags: #Riza Mika Wijaya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Hubungan Sinonim Kata “Mempunyai” dan “Memiliki”

Berita Sesudah

Pick Me Girl

Berita Terkait

Puisi-puisi M. Subarkah

Puisi-puisi M. Subarkah

Minggu, 17/8/25 | 16:52 WIB

Ilustrasi:Meta AI Suara dari Sajadah Ayah Oleh: M. Subarkah Di atas sajadah usang itu, ayah duduk seperti gunung yang berzikir....

Puisi-puisi Kurnia Maesaroh

Puisi-puisi Kurnia Maesaroh

Minggu, 10/8/25 | 14:12 WIB

Ilustrasi: Meta AI Mengusahakan Akhir, Menumpuk Sakit Oleh: Kurnia Maesaroh Kini t'lah mencapai akhir Dari akhir yang terus diusahakan kemarin...

Puisi-puisi Hanaa Kamilia

Puisi-puisi Hanaa Kamilia

Minggu, 03/8/25 | 16:28 WIB

Ilustrasi: Meta AI Laut Bulan Februari Karya : Hanaa Kamilia Memikul gulungan pertanyaan di hatimu Menyeret getar jiwa berjarak dari...

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 27/7/25 | 14:38 WIB

Ilustrasi: Meta AI Tangis Naskah ke 50 Oleh : Afny Dwi Sahira Jari-jari tangan terbalut kapas Surat penolakan ke-49 datang...

Puisi-puisi M. Subarkah

Puisi-puisi M. Subarkah

Minggu, 20/7/25 | 12:39 WIB

Ilustrasi: Meta AI Senja di Muara Padang Oleh: M. Subarkah  Senja menetes di ujung muara Langit berwarna kunyit bercampur saga...

Puisi-puisi Salwa Ratri Wahyuni

Puisi-puisi Salwa Ratri Wahyuni

Minggu, 06/7/25 | 11:46 WIB

Ilustrasi: Meta AI Hujan dan Macam-Macam Ketertundaan Oleh: Salwa Ratri Wahyuni september mengasuh nyawa bumi, dingin, lembab, serta berkabut pekat,...

Berita Sesudah
Yang Terbatas Bukan Fiksinya, Tetapi Cara Pandang Kita

Pick Me Girl

Discussion about this post

POPULER

  • Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buzzer, Kominfo, dan Tensi Politik Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 401 PPPK di Pesisir Selatan Resmi Dilantik, Bupati Ingatkan Jangan Gadaikan SK ke Bank

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Solok Tutup Safari Berburu Hama, Dorong Perlindungan Pertanian dan Silaturahmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukittinggi Didorong Jadi Kota Beradat, Berbudaya, dan Ramah Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tragedi Affan, PMII Padang Ingatkan Jangan Ada Impunitas Aparat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024