Pada dasarnya puisi-puisi Rasyafa menunjukkan kebelumutuhan. Antarbaris-baris yang membangun bait belum menunjukkan kepaduan yang kompak. Misalnya bait pertama puisi pertama...
Baca SelanjutnyaDetailsAnak Kertas dalam sebuah persalinan yang begitu hebat dan matang ia memilin kertas hingga pipih, seperti pipinya yang melesut urat...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Metra Wiranda, Sos. (Alumni Jurusan Manajemen UIN Imam Bonjol Padang) Kita akan sering mendengar suara koncek di Sumatera...
Baca SelanjutnyaDetailsBuku Biografi Moh. Saleh Asnawi Jalan Lurus Jalan Lurus Moh. Saleh Asnawi Judul : Pengusaha dan Politisi Jalan Lurus...
Baca SelanjutnyaDetailsLastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id) Kala itu tetangga sebelah rumah saya kehilangan motor. Motor tersebut biasanya ia parkir di...
Baca SelanjutnyaDetailsMembeli Pelangi Oleh: Ululilmiarham "Bunda, pelangi itu warna apa saja?" "Ada tujuh warna, Nak. Merah, jingga, kuning, hijau, biru,...
Baca SelanjutnyaDetailsEnam Kupetik enam tangkai bunga di tanah melankolis sendu Kelopaknya yang anggun, kulihat batangnya gatal berbulu Seperti kau, dulu harap...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Rizky Amelya Furqan (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) “Mendung yang menggantung, bukan mendung mengandung...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Reno Wulan Sari, S.S., M.Hum. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia Universitas Andalas dan Dosen Tamu di Busan University of Foreign...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Ibnu Naufal dan Ferdinal (Civitas Akademika Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) “Sastra adalah lembaga sosial yang menggunakan bahasa...
Baca SelanjutnyaDetails