
Dharmasraya, Scientia.id – Memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan menjadi fokus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Dharmasraya. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pengurus dan anggota PWI yang digelar di salah satu restoran di kawasan Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Rabu (4/11/2026).
Rakor tersebut dihadiri Ketua PWI Dharmasraya Roni Aprianto, Sekretaris Yahya, Bendahara Maya Dwi Efendi, serta sejumlah pengurus lainnya, di antaranya Zufia Anita, Ridwan Syarif, Ilka Saputra dan anggota PWI lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai agenda strategis dan program kerja organisasi ke depan menjadi pokok pembahasan. Seluruh peserta diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, masukan, serta ide untuk mendorong kemajuan dan memperkuat eksistensi PWI Dharmasraya.
Sejumlah program yang dibahas di antaranya persiapan menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2027 yang direncanakan berlangsung di Lampung pada April mendatang.
Selain itu, PWI Dharmasraya juga merancang program Jurnalis Masuk Sekolah, yakni kegiatan berbagi pengetahuan dan memberikan pelatihan jurnalistik kepada para pelajar.
Program lainnya adalah menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema hukum dan jurnalis, serta sejumlah agenda peningkatan kapasitas dan profesionalisme wartawan.
Ketua PWI Dharmasraya, Roni Aprianto, mengatakan Rakor tersebut tidak hanya menjadi forum penyusunan program kerja, tetapi juga momentum memperkuat konsolidasi internal dan kebersamaan seluruh anggota.
Menurut wartawan Singgalang tersebut, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi perhatian organisasi, mulai dari penguatan peran PWI sebagai organisasi profesi, peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), hingga membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda dalam mendukung pembangunan Kabupaten Dharmasraya.
“PWI Dharmasraya harus hadir memberikan kontribusi positif. Kita kawal pembangunan dengan karya jurnalistik yang profesional, independen, dan berimbang sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999,” tegas Roni.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa menjaga marwah organisasi serta menghindari praktik-praktik yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap profesi wartawan.
“Jaga kekompakan, jaga integritas. Kita besar karena kebersamaan,” pungkasnya.
Rakor berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Pertemuan tersebut ditutup dengan makan siang bersama sebagai bentuk mempererat silaturahmi dan soliditas antaranggota PWI Dharmasraya. (*)









