
Dharmasraya, Scientia.id — Menghadapi dampak El Nino yang memicu kekeringan dan krisis air bersih, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat. Kali ini, distribusi air menyasar warga Nagari Padukuan, Kecamatan Koto Salak, Minggu (13/9/2026).
Turut hadir Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, Sekda, Medison, kepala BPBD, Junaidi,
Camat Koto Salak, Herpadison,, Wali Nagari Padukuam, Sice, dan Kepala Jorong se- Kenagarian Padukuan.
Penyaluran air bersih tersebut dilakukan dengan kehadiran langsung Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, yang turun ke lapangan dan menyambangi masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Dharmasraya itu disambut antusias masyarakat. Bupati menyempatkan diri bertemu dan berdialog langsung dengan warga di Jorong Padang Tengah 1, Padang Tengah 2, Padang Tengah 3, Bungin, Sungai Bungur hingga Sungai Bungin.
Dalam kesempatan tersebut, tokoh masyarakat setempat, Budan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi warga yang tengah menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang.
Budan mengungkapkan bahwa kunjungan bupati ke wilayah tersebut menjadi momen yang jarang terjadi. Ia menyebut, dalam sekitar satu dekade terakhir, masyarakat setempat belum pernah mendapat kunjungan langsung dari kepala daerah hingga Bupati Annisa datang ke Nagari Padukuan.
“Terima kasih atas kepedulian Ibu Bupati. Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain persoalan air bersih, Budan bersama warga juga memanfaatkan kesempatan bertemu bupati untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi infrastruktur.
“Keluhan ini dari masyarakat untuk meminta pemerintah daerah memperhatikan jalan poros yang kini mengalami kerusakan cukup parah,” ungkapnya.
Menurutnya, jalan tersebut sebelumnya dibangun pada masa pemerintahan Bupati defenitif pertama. Namun, seiring waktu dan tingginya aktivitas masyarakat, kondisi jalan kini mengalami kerusakan berat dan membutuhkan perhatian pemerintah.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Annisa menyatakan akan memperhatikan usulan masyarakat dan menindaklanjutinya sesuai kewenangan serta kemampuan pemerintah daerah.
Warga berharap penyaluran air bersih tidak hanya menjadi solusi jangka pendek selama musim kemarau, tetapi juga diikuti langkah pemerintah dalam memperkuat infrastruktur dasar, termasuk akses jalan dan ketersediaan air bersih secara berkelanjutan.
Kehadiran langsung kepala daerah di tengah masyarakat dinilai menjadi ruang penting untuk menyerap persoalan warga sekaligus memastikan penanganan dampak El Nino berjalan hingga ke tingkat jorong. (*)








