Sabtu, 08/8/26 | 09:15 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Menteri Lingkungan Hidup Bidik Potensi Karbon Hutan Sumbar, Pemprov Dorong Perhutanan Sosial Jadi Sumber Ekonomi

Senin, 13/7/26 | 21:39 WIB

Padang Pariaman, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai mengarahkan pengelolaan kawasan hutan tidak hanya sebagai instrumen konservasi, tetapi juga sebagai sumber ekonomi baru melalui perdagangan karbon. Peluang itu mengemuka dalam kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup RI, Moh. Jumhur Hidayat, ke Sumatera Barat, Senin (13/7).

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut langsung kedatangan Jumhur di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Penyambutan diawali dengan pemasangan deta, penutup kepala khas Minangkabau, sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan sebelum keduanya menggelar pertemuan membahas sejumlah agenda strategis di sektor lingkungan hidup.

Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup selama dua hari itu difokuskan pada penguatan program pengelolaan sampah terpadu, penanaman pohon, hingga pengembangan perdagangan karbon berbasis perhutanan sosial. Menteri juga dijadwalkan meninjau inovasi pengelolaan sampah berbasis kawasan dan memimpin rapat koordinasi bersama gubernur serta seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi menekankan besarnya potensi perhutanan sosial di Sumatera Barat yang dinilai mampu menjawab dua tantangan sekaligus, yakni menjaga kelestarian kawasan hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACAJUGA

Tepat di Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membesuk warganya yang sedang terbaring sakit. Wanita sebatang kara, Djamai Ani (81 tahun), tinggal di rumah berdinding dan beratap seng dan mengalami sakit sejak lama.

Moment Hari Ulang Tahun Kota Padang, Wawako Padang Maigus Nasir Besuki Warga  Sakit

Sabtu, 08/8/26 | 06:08 WIB
Perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 semakin semarak dengan hadirnya Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Kendari-518 yang resmi bersandar di Dermaga IV Pelabuhan Teluk Bayur, Kamis (6/8).

Wali Kota Padang Sambut Kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Kendari-518 dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Sabtu, 08/8/26 | 05:58 WIB

Menurut dia, kelompok-kelompok perhutanan sosial telah membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai aktivitas ekonomi yang tetap menjaga kelestarian lingkungan, mulai dari budidaya hasil hutan, pengembangan ekowisata, hingga penyediaan jasa lingkungan.

“Melalui kelompok-kelompok perhutanan sosial, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk budidaya, pengembangan ekowisata maupun berbagai jasa lingkungan lainnya. Karena itu, kami berharap penguatan program ini terus mendapat dukungan dari pemerintah pusat,” kata Mahyeldi.

Paparan tersebut mendapat respons positif dari Menteri Lingkungan Hidup. Moh. Jumhur Hidayat menilai Sumatera Barat memiliki modal besar untuk memasuki skema perdagangan karbon nasional melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan, termasuk kawasan hutan adat dan kawasan yang dikelola masyarakat.

Menurut Jumhur, langkah awal yang harus dilakukan ialah mendata cadangan karbon dari setiap kawasan hutan, kemudian mendaftarkannya ke Sistem Registrasi Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI). Setelah terdaftar, kawasan tersebut dapat menghasilkan unit karbon yang memiliki nilai ekonomi.

“Ada yang namanya unit-unit karbon. Kawasan hutan, termasuk hutan adat atau kawasan yang dikelola masyarakat, didata untuk mengetahui cadangan karbon yang dimiliki. Selanjutnya didaftarkan ke Sistem Registrasi Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI), itu bisa ditindaklanjuti,” ujar Jumhur.

Ia menjelaskan, unit karbon yang telah terdaftar dapat diperjualbelikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan kompensasi emisi karbon. Skema tersebut, menurut dia, menjadi insentif ekonomi bagi daerah dan masyarakat yang berhasil menjaga kelestarian lingkungan.

“Unit karbon itu bisa dibeli siapa pun dan nilainya cukup baik. Intinya, kita memperoleh manfaat ekonomi dari upaya menjaga lingkungan, seperti mengurangi penebangan hutan atau menghentikan sumber emisi. Upaya itu memiliki nilai dan bisa diperdagangkan,” katanya.

Namun, Jumhur mengingatkan bahwa peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila pemerintah daerah dan masyarakat memiliki pemahaman yang memadai mengenai tata kelola perdagangan karbon. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi pekerjaan yang harus dilakukan sejak awal.

“Mungkin kita harus menyiapkan pelatihan-pelatihan agar masyarakat dan daerah memahami mekanisme pengelolaan serta perdagangan karbon ini,” ujarnya.

Selain isu perdagangan karbon, kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap berbagai agenda yang dijalankan selama kunjungan tersebut mampu mempercepat implementasi sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu di kabupaten dan kota.(yrp)

Tags: AdpsbPerhutanan Sosial
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Apel Pagi, Sekwan DPRD Sumbar Ingatkan ASN Perkuat Disiplin dan Koordinasi

Berita Sesudah

Serahkan Diri ke Polisi, Mahasiswa di Dharmasraya Ngaku Bunuh Pacar

Berita Terkait

Tepat di Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membesuk warganya yang sedang terbaring sakit. Wanita sebatang kara, Djamai Ani (81 tahun), tinggal di rumah berdinding dan beratap seng dan mengalami sakit sejak lama.

Moment Hari Ulang Tahun Kota Padang, Wawako Padang Maigus Nasir Besuki Warga  Sakit

Sabtu, 08/8/26 | 06:08 WIB

Tepat di Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membesuk warganya yang sedang terbaring sakit....

Perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 semakin semarak dengan hadirnya Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Kendari-518 yang resmi bersandar di Dermaga IV Pelabuhan Teluk Bayur, Kamis (6/8).

Wali Kota Padang Sambut Kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Kendari-518 dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Sabtu, 08/8/26 | 05:58 WIB

      Padang, Scientia---- Perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 semakin semarak dengan hadirnya Kapal Republik Indonesia (KRI)...

Warga Kota Padang Antusias mengikuti pawai telong-telong

Pemko Padang Apresiasi  Antusiasme Pengunjung Serta Peserta Pawai Telong-Telong dalam Rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357

Sabtu, 08/8/26 | 04:59 WIB

Warga Kota Padang Antusias mengikuti pawai telong-telong Padang, Scientia---- Festival Telong-Telong diselenggarakan secara meriah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari...

Pemko Padang gelar festival telong-telong memperingati HJK ke 357

Pemko Padang Gelar Festival Pawai Telong-Telong dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357

Sabtu, 08/8/26 | 04:53 WIB

Pemko Padang gelar festival telong-telong memperingati HJK ke 357 Padang, Scientia---- Memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Pemerintah Kota...

Wali Kota Padang Fadly Amran saat meresmikan jembatan Helsheim di Batang Arau

Wali Kota Padang Resmikan Jembatan Hildesheim

Sabtu, 08/8/26 | 04:44 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran saat meresmikan jembatan Helsheim di Batang Arau Padang, Scientia---- Wali Kota Padang Fadly Amran bersama...

Hari Jadi Kota Padang ke 357 Sebagai Inspirasi dan Motivasi Untuk Masa Depan Lebih Baik

Hari Jadi Kota Padang ke 357 Sebagai Inspirasi dan Motivasi Untuk Masa Depan Lebih Baik

Sabtu, 08/8/26 | 04:28 WIB

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion pimpin sidang paripurna HJK Padang ke 357 Padang, Scientia---- Ketua DPRD Kota Padang Muharlin memimpin...

Berita Sesudah
Serahkan Diri ke Polisi, Mahasiswa di Dharmasraya Ngaku Bunuh Pacar

Serahkan Diri ke Polisi, Mahasiswa di Dharmasraya Ngaku Bunuh Pacar

POPULER

  • Wakil Walikota Padang Maigus Nasir bersama Anggota DPRD RI Zigo Rolando kunjungi pembangunan jembatan kelawi

    Wali Kota Padang Tinjau  Pembangunan Jembatan Kalawi,  dan Rehabilitasi Infrastruktur Pascabanjir di Pauh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Open Ship HJK Padang, Trans Padang Sesuaikan Rute Koridor Dua dan Empat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Jadi Kota Padang ke 357 Sebagai Inspirasi dan Motivasi Untuk Masa Depan Lebih Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Ganti Engkau, Kau, Dia, dan Ia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Sambut Kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Kendari-518 dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026