Selasa, 22/9/26 | 15:37 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Daffi Arrahman Dikabarkan Hanyut saat Galodo di Kayu Aro, Keluarga Mohon Doa

Selasa, 22/9/26 | 14:27 WIB

Daffi Arrahman (21) korban terseret arus galodo di Kayu Aro, Kabupaten Solok pada Senin malam, (22/9).[foto:ist]
Daffi Arrahman (21) korban terseret arus galodo di Kayu Aro, Kabupaten Solok pada Senin malam, (22/9).[foto:ist]
Solok, Scientia — Seorang pemuda bernama Daffi Arrahman, 21 tahun, dilaporkan hilang setelah terseret arus galodo yang menerjang wilayah Kayu Aro, Kabupaten Solok, pada Senin malam, (21/9)

Hingga Selasa, (22/9), keberadaan Daffi belum diketahui. Keluarga masih menunggu kabar dan berharap pemuda tersebut segera ditemukan.

Fitri Anita, keluarga Daffi, mengatakan, hingga kini dirinya belum memperoleh informasi mengenai keberadaan keponakannya itu. Perempuan yang akrab disapa Ria tersebut mengatakan keluarga masih menunggu kabar dari proses pencarian.

“Iya beliau terseret arus, dari semalam sampai sekarang belum ditemukan,” ujar Ria saat dihubungi Scientia.id melalui sambungan telepon, Selasa, (22/9)

BACAJUGA

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Dua Warga Masih Hilang

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Dua Warga Masih Hilang

Selasa, 22/9/26 | 13:32 WIB
Galodo Terjang Arosuka, Sejumlah Fasilitas Pemerintahan Kabupaten Solok Terdampak

Galodo Terjang Arosuka, Sejumlah Fasilitas Pemerintahan Kabupaten Solok Terdampak

Selasa, 22/9/26 | 07:11 WIB

Ria menjelaskan, Daffi merupakan putra dari kakak perempuannya yang telah meninggal dunia. Setelah ibunya meninggal, Daffi tinggal bersama Ria dan anggota keluarga lainnya di rumah gadang yang berada di belakang rumah makan milik keluarga.

Saat galodo terjadi, Ria sedang berada di Kota Padang. Setelah mendengar kabar mengenai bencana tersebut dan mengetahui salah seorang anggota keluarganya menjadi korban, ia langsung berangkat ke Solok.

“Sebelumnya saya di Padang dan saya langsung pergi ke Solok setelah mendengar kabar bahwa salah satu anggota keluarga saya menjadi korban,” katanya.

Menurut Ria, kronologi kejadian diketahui berdasarkan cerita Avvan Akadri, 26 tahun, kakak kandung Daffi yang selamat dari peristiwa tersebut saat dibawa ke Puskesmas.

Saat galodo menerjang, Daffi dan Avvan berada di dalam ruangan rumah makan. Keduanya kemudian berlari keluar setelah melihat debit air yang semakin besar.

Namun, ketika berada di luar, arus air justru semakin besar dan deras. Avvan kemudian memeluk Daffi untuk berusaha menyelamatkan diri bersama.

Keduanya sempat bertahan di tengah derasnya arus. Beberapa saat kemudian, Daffi terlepas dari pelukan Avvan dan terseret arus. Sementara itu, Avvan berhasil selamat.

“Dari cerita anak saya itu, mereka sempat berjuang keras di tengah terjangan galodo untuk saling memeluk erat. Namun, seingatnya (Avvan) ada sesuatu yang terjatuh dan menyebabkan kakinya tersangkut, sehingga dia tidak sadar adiknya telah lepas dari pelukan,” tutur Ria.

Ria mengatakan keluarga hingga kini masih berharap Daffi segera ditemukan. Ia juga menyebut peristiwa galodo serupa pernah terjadi di kawasan tersebut sekitar satu abad lalu berdasarkan cerita yang diperolehnya dari orang tua.

“Menurut cerita orang tua kami, kejadian seperti ini pernah terjadi kurang lebih 100 tahun lalu,” ujarnya.

Ria juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar Daffi dapat segera ditemukan.(yrp)

Tags: Daffi ArrahmanGalodo Kayu Aro
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Dua Warga Masih Hilang

Berita Terkait

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Dua Warga Masih Hilang

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Dua Warga Masih Hilang

Selasa, 22/9/26 | 13:32 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam. Bencana yang terjadi sekitar...

Galodo Terjang Arosuka, Sejumlah Fasilitas Pemerintahan Kabupaten Solok Terdampak

Galodo Terjang Arosuka, Sejumlah Fasilitas Pemerintahan Kabupaten Solok Terdampak

Selasa, 22/9/26 | 07:11 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id  — Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam. Air bah...

Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

Senin, 21/9/26 | 22:54 WIB

Masyarakat berteduh di Mushala Rumah Dinas Wakil Bupati Solok. Senin malam, (21/9)Solok, Scientia — Wakil Bupati Solok H. Candra meminta...

DPRD Kota Padang menggelar Sidang  Paripurna dengan agenda, penyampaian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemerintah Kota Padang, Senin (21/9).

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Tiga Ranperda oleh Wali Kota Padang 

Senin, 21/9/26 | 22:22 WIB

DPRD Kota Padang menggelar Sidang  Paripurna dengan agenda, penyampaian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemerintah Kota Padang, Senin (21/9). PADANG,...

Selebgram sekaligus komika asal Padang, Wahyu Hidayat saat mengikuti rangkaian kegiatan Feders Gathering.[foto:ist]

Mobilitas Tinggi Pengguna Motor Matic, Federal Oil Ingatkan Pentingnya Rutin Ganti Oli

Senin, 21/9/26 | 21:38 WIB

Selebgram sekaligus komika asal Padang, Wahyu Hidayat saat mengikuti rangkaian kegiatan Feders Gathering.Padang, Scientia — Tingginya penggunaan sepeda motor matic...

Hasil uji BBPOM di Padang soal penyebab keracunan menu BG di Pariaman.[foto:ist]

Hasil Uji BBPOM: Nasi Putih dan Ayam Tepung Menu MBG Sebab Keracunan di Pariaman Tak Memenuhi Syarat

Senin, 21/9/26 | 21:28 WIB

Hasil uji BBPOM di Padang soal penyebab keracunan menu BG di Pariaman. Padang, Scientia — Hasil pengujian laboratorium Balai Besar...

POPULER

  • Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

    Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026