Selasa, 18/8/26 | 12:33 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Menteri Lingkungan Hidup Bidik Potensi Karbon Hutan Sumbar, Pemprov Dorong Perhutanan Sosial Jadi Sumber Ekonomi

Senin, 13/7/26 | 21:39 WIB

Padang Pariaman, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai mengarahkan pengelolaan kawasan hutan tidak hanya sebagai instrumen konservasi, tetapi juga sebagai sumber ekonomi baru melalui perdagangan karbon. Peluang itu mengemuka dalam kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup RI, Moh. Jumhur Hidayat, ke Sumatera Barat, Senin (13/7).

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut langsung kedatangan Jumhur di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Penyambutan diawali dengan pemasangan deta, penutup kepala khas Minangkabau, sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan sebelum keduanya menggelar pertemuan membahas sejumlah agenda strategis di sektor lingkungan hidup.

Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup selama dua hari itu difokuskan pada penguatan program pengelolaan sampah terpadu, penanaman pohon, hingga pengembangan perdagangan karbon berbasis perhutanan sosial. Menteri juga dijadwalkan meninjau inovasi pengelolaan sampah berbasis kawasan dan memimpin rapat koordinasi bersama gubernur serta seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi menekankan besarnya potensi perhutanan sosial di Sumatera Barat yang dinilai mampu menjawab dua tantangan sekaligus, yakni menjaga kelestarian kawasan hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACAJUGA

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota Padang ambil bagian dalam ajang turnamen sepak bola kelompok usia 12 tahun (U-12) memperebutkan trofi Wali Kota Padang. 

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) Perebutkan Piala Wali Kota Cup U-12

Minggu, 16/8/26 | 13:39 WIB
Wali Kota Padang  Fadly Amran, menutup secara resmi Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II Tahun 2026 yang berlangsung di GOR FKKSP PT Semen Padang, Sabtu (15/8).

Wali Kota Padang Resmikan Penutupan Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II 2026

Minggu, 16/8/26 | 13:28 WIB

Menurut dia, kelompok-kelompok perhutanan sosial telah membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai aktivitas ekonomi yang tetap menjaga kelestarian lingkungan, mulai dari budidaya hasil hutan, pengembangan ekowisata, hingga penyediaan jasa lingkungan.

“Melalui kelompok-kelompok perhutanan sosial, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk budidaya, pengembangan ekowisata maupun berbagai jasa lingkungan lainnya. Karena itu, kami berharap penguatan program ini terus mendapat dukungan dari pemerintah pusat,” kata Mahyeldi.

Paparan tersebut mendapat respons positif dari Menteri Lingkungan Hidup. Moh. Jumhur Hidayat menilai Sumatera Barat memiliki modal besar untuk memasuki skema perdagangan karbon nasional melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan, termasuk kawasan hutan adat dan kawasan yang dikelola masyarakat.

Menurut Jumhur, langkah awal yang harus dilakukan ialah mendata cadangan karbon dari setiap kawasan hutan, kemudian mendaftarkannya ke Sistem Registrasi Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI). Setelah terdaftar, kawasan tersebut dapat menghasilkan unit karbon yang memiliki nilai ekonomi.

“Ada yang namanya unit-unit karbon. Kawasan hutan, termasuk hutan adat atau kawasan yang dikelola masyarakat, didata untuk mengetahui cadangan karbon yang dimiliki. Selanjutnya didaftarkan ke Sistem Registrasi Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI), itu bisa ditindaklanjuti,” ujar Jumhur.

Ia menjelaskan, unit karbon yang telah terdaftar dapat diperjualbelikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan kompensasi emisi karbon. Skema tersebut, menurut dia, menjadi insentif ekonomi bagi daerah dan masyarakat yang berhasil menjaga kelestarian lingkungan.

“Unit karbon itu bisa dibeli siapa pun dan nilainya cukup baik. Intinya, kita memperoleh manfaat ekonomi dari upaya menjaga lingkungan, seperti mengurangi penebangan hutan atau menghentikan sumber emisi. Upaya itu memiliki nilai dan bisa diperdagangkan,” katanya.

Namun, Jumhur mengingatkan bahwa peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila pemerintah daerah dan masyarakat memiliki pemahaman yang memadai mengenai tata kelola perdagangan karbon. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi pekerjaan yang harus dilakukan sejak awal.

“Mungkin kita harus menyiapkan pelatihan-pelatihan agar masyarakat dan daerah memahami mekanisme pengelolaan serta perdagangan karbon ini,” ujarnya.

Selain isu perdagangan karbon, kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap berbagai agenda yang dijalankan selama kunjungan tersebut mampu mempercepat implementasi sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu di kabupaten dan kota.(yrp)

Tags: AdpsbPerhutanan Sosial
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Apel Pagi, Sekwan DPRD Sumbar Ingatkan ASN Perkuat Disiplin dan Koordinasi

Berita Sesudah

Serahkan Diri ke Polisi, Mahasiswa di Dharmasraya Ngaku Bunuh Pacar

Berita Terkait

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota Padang ambil bagian dalam ajang turnamen sepak bola kelompok usia 12 tahun (U-12) memperebutkan trofi Wali Kota Padang. 

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) Perebutkan Piala Wali Kota Cup U-12

Minggu, 16/8/26 | 13:39 WIB

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota Padang ambil bagian dalam ajang turnamen sepak bola kelompok usia 12 tahun...

Wali Kota Padang  Fadly Amran, menutup secara resmi Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II Tahun 2026 yang berlangsung di GOR FKKSP PT Semen Padang, Sabtu (15/8).

Wali Kota Padang Resmikan Penutupan Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II 2026

Minggu, 16/8/26 | 13:28 WIB

Wali Kota Padang  Fadly Amran, menutup secara resmi Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II Tahun 2026 yang berlangsung di...

Wali Kota Padang Fadly Amran menyaksikan, semifinal Turnamen Sepak Bola PSTS Tabing U-14 Piala Wali Kota Padang, yang diadakan di lapangan Sepakbola Persatuan Sepakbola Tabing Sekitarnya (PSTS) Tabing, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (15/8).

Wali Kota Padang Apresiasi Semifinal Turnamen PSTS Tabing U-14 Piala Wali Kota Padang

Minggu, 16/8/26 | 13:16 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran menyaksikan, semifinal Turnamen Sepak Bola PSTS Tabing U-14 Piala Wali Kota Padang, yang diadakan di...

Pemko Padang Apresiasi Pembukaan Festival Kota Tua 2026.

Pemko Padang Apresiasi Pembukaan Festival Kota Tua 2026.

Minggu, 16/8/26 | 12:21 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, mengapresiasi Festival Kota Tua 2026 sebagai etalase keberagaman budaya, sekaligus penggerak ekonomi dan pariwisata untuk...

Harius Pimpin IKA PMII Paliko, Alumni Didorong Bergerak dan Berdampak

Harius Pimpin IKA PMII Paliko, Alumni Didorong Bergerak dan Berdampak

Sabtu, 15/8/26 | 14:04 WIB

Payakumbuh, Scientia - Harius dipercaya memimpin Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Payakumbuh Limapuluh Kota (Paliko) untuk periode...

Karhutla Tekan Kualitas Udara Sumbar, BPBD Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Karhutla Tekan Kualitas Udara Sumbar, BPBD Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Kamis, 13/8/26 | 18:07 WIB

Padang, Scientia - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah mulai berdampak pada kualitas udara di Sumatera Barat. Kondisi...

Berita Sesudah
Serahkan Diri ke Polisi, Mahasiswa di Dharmasraya Ngaku Bunuh Pacar

Serahkan Diri ke Polisi, Mahasiswa di Dharmasraya Ngaku Bunuh Pacar

POPULER

  • Pemko Padang Apresiasi Pembukaan Festival Kota Tua 2026.

    Pemko Padang Apresiasi Pembukaan Festival Kota Tua 2026.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batagak Gala Mudo dalam Adat Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyusuri Makna Frasa Negasi “Tidak Tahu-Menahu”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sintaksis: Sulit, tetapi Diam-Diam Menyenangkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Psikologi Bahasa: Kompetisi dan Kolaborasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026