Padang, Scientia – Pasca dilantik pada Juli lalu, pengurusan baru Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Padang memproyeksikan pengantiak struktur pengurus DPAC di seluruh kecamatan dalam waktu dekat. Ketua, Yusri latif mengatakan, di wilayah Kota Padang terdapat 11 DPAC yang bakal dilakukan pergantian dengan mekanisme musyawarah.
Latif menyebut, pergantian strukur ini dilakukan dalam kurun waktu lima tahun sekali. Agenda ini sekaligus upaya penguatan struktur di tingkat kecamatan sebagai langkah strategis partai dalam memperkuat gerakan partai hingga akar rumput.
Menurutnya, keberadaan pengurus di tingkat kecamatan menjadi fondasi penting agar partai tidak hanya hadir saat momentum politik, tetapi juga aktif mendampingi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“DPAC bukan sekadar pelengkap struktur organisasi. Kami ingin melahirkan kader-kader yang memiliki loyalitas, semangat pengabdian, dan mampu menjalankan tugas partai di tengah masyarakat,” kata Latif.
Ia menegaskan, DPC PKB tidak ingin mengisi struktur hanya untuk memenuhi kebutuhan administrasi. Setiap pengurus yang nantinya dipercaya memimpin di tingkat kecamatan harus memiliki komitmen membesarkan partai sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Menurut Latif, kekuatan sebuah partai tidak hanya diukur dari jumlah kursi di parlemen, tetapi juga dari seberapa aktif kadernya hadir mendengar dan menyelesaikan persoalan warga. Karena itu, proses pembentukan DPAC akan dilakukan secara cermat agar organisasi benar-benar diisi oleh orang-orang yang siap berdedikasi membesarkan partai.
“PKB berkomitmen terus melahirkan kader yang bukan hanya menjadi pengisi struktur, tetapi menjadi penggerak utama. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran PKB dalam memperjuangkan aspirasi mereka,” ujarnya.
Latif menyebut, penguatan struktur merupakan amanat yang diberikan DPP PKB kepada seluruh kepengurusan baru di daerah. Karena itu, konsolidasi organisasi menjadi agenda prioritas yang harus segera dituntaskan agar roda partai dapat berjalan lebih efektif.
Ia optimistis, struktur yang kuat hingga tingkat kecamatan akan membuat PKB lebih mudah menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengawal berbagai persoalan yang muncul di lapangan.
“Kami ingin PKB dikenal sebagai partai yang selalu hadir, bukan hanya ketika pemilu. Kader-kader kami harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” kata Yusri.
Melalui pembentukan DPAC di 11 kecamatan, Latif berharap mesin organisasi dapat bergerak lebih solid. Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang partai dalam memperkuat basis dukungan sekaligus meningkatkan pelayanan politik kepada masyarakat Kota Padang.(yrp)








