Senin, 26/10/26 | 16:40 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Pemko-DPRD Bukittinggi Resmi Setujui Revisi Perda Pajak Daerah

Sabtu, 25/7/26 | 14:49 WIB

Bukittinggi, Scientia.id – Pemerintah Kota Bukittinggi dan DPRD Kota Bukittinggi akhirnya menyegel komitmen bersama untuk menyempurnakan regulasi perpajakan daerah.

Lewat rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD, Jumat (24/7/2026), kedua lembaga resmi menandatangani Nota Persetujuan Bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Perubahan regulasi ini bukan sekadar revisi administratif, melainkan langkah strategis untuk menyesuaikan aturan daerah dengan hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri agar kebijakan perpajakan dan retribusi di Bukittinggi semakin memiliki kepastian hukum, sederhana, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

BACAJUGA

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Senin, 26/10/26 | 16:22 WIB
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus: Patuhi Aturan Lalu Lintas, Keselamatan Bukan Sekadar Hindari Tilang

Minggu, 25/10/26 | 17:35 WIB

Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi, menjelaskan, pembahasan Raperda dilakukan sebagai tindak lanjut atas Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.13.1/3957/Keuda tertanggal 8 Juli 2026 mengenai hasil evaluasi terhadap Perda Nomor 8 Tahun 2023.

Menurutnya, setelah Raperda disampaikan Wali Kota dalam rapat paripurna pada 20 Juli 2026, pembahasan dilanjutkan dengan pandangan umum fraksi, jawaban Wali Kota, hingga pembahasan intensif oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) bersama perangkat daerah terkait.

“Seluruh tahapan telah berjalan sesuai jadwal. Kami mengapresiasi seluruh anggota DPRD, khususnya Bapemperda, Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh perangkat daerah yang telah bekerja cepat sehingga pembahasan Raperda ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Juru Bicara Bapemperda DPRD Kota Bukittinggi, Dewi Anggaraini, memaparkan sejumlah poin penting hasil pembahasan. Di antaranya penghapusan Pasal 41 ayat (1) dan Pasal 46 ayat (1) sesuai hasil evaluasi Kemendagri.

Ketentuan tersebut menegaskan bahwa Wajib Pajak Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan Wajib PKB, sedangkan pemungutan Opsen PKB dilakukan bersamaan dengan pemungutan PKB. Hal serupa juga berlaku bagi Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Selain itu, Pasal 52 ayat (10) huruf e juga dihapus. Ketentuan ini sebelumnya berkaitan dengan sanksi administratif terhadap wajib pajak. Dengan perubahan tersebut, denda administratif tidak dikenakan apabila wajib pajak mengalami keadaan kahar atau force majeure.

Perubahan lainnya juga menyasar Pasal 93 ayat (10) huruf e yang dihapus sesuai rekomendasi Kemendagri. Pasal ini mengatur pemberian kemudahan perpajakan oleh Wali Kota berupa perpanjangan waktu pembayaran maupun pelaporan pajak, termasuk fasilitas angsuran dan penundaan pembayaran dengan jangka waktu maksimal 24 bulan dan bunga 0,6 persen per bulan.

Tak hanya itu, DPRD dan Pemko juga menyepakati perubahan struktur tarif Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah menjadi dalam bentuk nilai rupiah.

Sementara itu, sejumlah ketentuan mengenai pemanfaatan aset daerah, khususnya penggunaan lahan dan sarana rumah sakit untuk kegiatan pendidikan serta pelatihan, dihapus dari objek retribusi.

“Dengan selesainya pembahasan ini, seluruh materi perubahan Perda berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri nantinya dapat diterapkan secara efektif,” kata Dewi.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa perubahan regulasi tersebut merupakan bentuk kepatuhan Pemerintah Kota terhadap hasil evaluasi pemerintah pusat sekaligus upaya meningkatkan kualitas tata kelola perpajakan daerah.

Ia menyebut sejumlah substansi perubahan meliputi penghapusan ketentuan subjek Opsen PKB dan Opsen BBNKB, penghapusan klausul keadaan lain berdasarkan pertimbangan Wali Kota, penyesuaian tarif Retribusi Instalasi Farmasi RSUD menjadi nominal rupiah, serta penghapusan layanan pendidikan dan pelatihan pada pemanfaatan lahan atau sarana rumah sakit sebagai objek retribusi.

“Seluruh penyesuaian ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum yang lebih baik, baik bagi Pemerintah Daerah maupun masyarakat dan Wajib Pajak Kota Bukittinggi,” ujar Ramlan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Bapemperda, yang dinilai bekerja cepat, cermat, dan responsif dalam menyelesaikan pembahasan Raperda tersebut.

“Ini menjadi bukti bahwa DPRD hadir sebagai mitra sejati Pemerintah Kota Bukittinggi dalam melayani kepentingan masyarakat. Semangat kolaborasi seperti inilah yang harus terus kita jaga dan perkuat,” katanya.

Rapat paripurna ditutup dengan penyampaian pendapat akhir enam fraksi DPRD Kota Bukittinggi.

Seluruh fraksi secara bulat menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Dengan disepakatinya perubahan ini, Bukittinggi menegaskan komitmennya membangun sistem perpajakan daerah yang lebih adaptif, transparan, dan selaras dengan regulasi nasional, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pemerintah maupun masyarakat sebagai wajib pajak

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bupati Solok Ikuti Audiensi APKASI Bersama Pimpinan DPR RI

Berita Sesudah

Kapitalisme dan Kontradiksi Kemajuan dalam Sastra Indonesia

Berita Terkait

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Senin, 26/10/26 | 16:22 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Yusri Latif, mendukung pelestarian silat tradisi sebagai...

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus: Patuhi Aturan Lalu Lintas, Keselamatan Bukan Sekadar Hindari Tilang

Minggu, 25/10/26 | 17:35 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, mendukung pelaksanaan Operasi Patuh...

Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

Minggu, 25/10/26 | 17:25 WIB

Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.Pariaman, Scientia — Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman menyiapkan 26 personel untuk melaksanakan Operasi...

Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai Besok

Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai Besok

Minggu, 25/10/26 | 17:03 WIB

Padang, Scientia — Polda Sumatera Barat menggelar Operasi Patuh Singgalang 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November...

Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi.[foto:net]

Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi Dikabarkan Meninggal Dunia

Minggu, 25/10/26 | 16:26 WIB

Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi.Jakarta, Scientia — Kabar duka datang dari Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA...

Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

Minggu, 25/10/26 | 14:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Satu orang tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jorong Sungai...

Berita Sesudah
Kapitalisme dan Kontradiksi Kemajuan dalam Sastra Indonesia

Kapitalisme dan Kontradiksi Kemajuan dalam Sastra Indonesia

POPULER

  • Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

    Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi Dikabarkan Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peran Ibu Tunggal dalam Film “Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buruh Harian Lepas Perusahaan Mengaku Dianiaya Sejumlah Orang di Sitiung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Rem Blong, Sejumlah Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026