Rabu, 30/9/26 | 01:27 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Yusri Latif Minta Pemko Padang Segera Atasi Titik-Titik Kemacetan

Selasa, 30/6/26 | 18:20 WIB

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif.[foto : sci/yrp]
Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif.[foto : sci/yrp]
Padang, Scientia — Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKB, Yusri Latif, meminta Pemerintah Kota Padang segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kemacetan yang semakin sering terjadi di sejumlah ruas jalan. Menurut dia, persoalan lalu lintas tidak bisa dipandang sebagai dampak sementara pembangunan, melainkan harus dikelola agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian kota.

Latif mengatakan kemacetan kini mulai menjadi keluhan utama warga, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Sejumlah kawasan yang menjadi pusat aktivitas perdagangan, pendidikan, dan pemerintahan mengalami kepadatan kendaraan hampir setiap hari.

“Jangan sampai masyarakat harus menghabiskan waktu berjam-jam di jalan. Kemacetan bukan hanya membuat perjalanan menjadi lebih lama, tetapi juga berdampak terhadap produktivitas masyarakat dan biaya ekonomi,” kata Latif.

Menurut dia, proyek pembangunan dan revitalisasi yang sedang berlangsung di Kota Padang memang penting untuk meningkatkan kualitas infrastruktur. Namun, pemerintah harus memastikan pekerjaan tersebut tidak menimbulkan persoalan baru berupa kemacetan yang berkepanjangan.

BACAJUGA

Bawaslu Agam Temukan 417 Data Pemilih Perlu Diperbaiki

Bawaslu Agam Temukan 417 Data Pemilih Perlu Diperbaiki

Selasa, 29/9/26 | 15:42 WIB
Talempong Uwaik-uwaik hingga Turuk Lagai, Ragam Seni Tradisi Meriahkan PKD Sumbar 2026

Talempong Uwaik-uwaik hingga Turuk Lagai, Ragam Seni Tradisi Meriahkan PKD Sumbar 2026

Senin, 28/9/26 | 21:00 WIB

Belakangan Pemerintah Kota Padang memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Pasar Raya sebagai bagian dari pelaksanaan proyek revitalisasi yang berlangsung hingga akhir Desember 2026. Kebijakan itu diambil untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama pekerjaan konstruksi berlangsung.

Latif menilai rekayasa lalu lintas harus dievaluasi secara berkala. Pemerintah perlu mendengarkan masukan masyarakat, pengemudi angkutan umum, pelaku usaha, hingga pedagang yang merasakan langsung dampak perubahan arus kendaraan.

“Kalau di lapangan masih ditemukan titik-titik kemacetan yang parah, tentu harus segera dicari solusinya. Evaluasi jangan menunggu proyek selesai,” ujarnya.

Ia juga mendorong Dinas Perhubungan bersama kepolisian memperkuat pengaturan lalu lintas di simpang-simpang padat, terutama pada jam sibuk. Selain itu, informasi mengenai perubahan arus kendaraan harus disampaikan secara luas agar masyarakat dapat menyesuaikan rute perjalanan.

Menurut Latif, pengaturan parkir di badan jalan juga perlu menjadi perhatian. Kendaraan yang berhenti sembarangan kerap mempersempit ruas jalan dan memperburuk kemacetan, terutama di kawasan perdagangan.

DPRD Kota Padang, kata dia, akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatasi persoalan lalu lintas. Pengawasan tersebut tidak hanya menyangkut pelaksanaan proyek pembangunan, tetapi juga efektivitas rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

“Kami mendukung pembangunan kota. Tetapi pembangunan harus tetap memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Jangan sampai manfaat yang ingin dicapai justru tertutup oleh persoalan kemacetan yang tidak segera ditangani,” kata Latif.

Ia berharap pemerintah mampu menghadirkan solusi jangka pendek maupun jangka panjang melalui penguatan manajemen lalu lintas, peningkatan transportasi publik, serta penataan kawasan perkotaan yang lebih terintegrasi.

“Bagi masyarakat, yang terpenting adalah mereka tetap bisa beraktivitas dengan lancar. Itu harus menjadi ukuran keberhasilan setiap kebijakan transportasi di Kota Padang,” ujarnya.(yrp)

Tags: Kemacetan di Kota PadangYusri Latif
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Donizar Dukung Tim Voli Putri Pasaman Junior, Rumah Singgah Jadi Penopang Perjuangan Atlet

Berita Sesudah

PKB Padang Soroti Antrean BBM yang Picu Kemacetan, Minta SPBU Benahi Pelayanan

Berita Terkait

Bawaslu Agam Temukan 417 Data Pemilih Perlu Diperbaiki

Bawaslu Agam Temukan 417 Data Pemilih Perlu Diperbaiki

Selasa, 29/9/26 | 15:42 WIB

Lubuk Basung, Scientia — Bawaslu Kabupaten Agam menemukan 417 data pemilih yang perlu diperbaiki selama pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan...

Talempong Uwaik-uwaik hingga Turuk Lagai, Ragam Seni Tradisi Meriahkan PKD Sumbar 2026

Talempong Uwaik-uwaik hingga Turuk Lagai, Ragam Seni Tradisi Meriahkan PKD Sumbar 2026

Senin, 28/9/26 | 21:00 WIB

Padang, Scientia.id - Kesenian Talempong Uwaik-uwaik dari Kabupaten Agam akan menjadi salah satu penampilan dalam kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD)...

Saraso Fest 2026 Hadirkan Seni Tradisi, dari Upaya Pelestarian Hingga Regenerasi

Saraso Fest 2026 Hadirkan Seni Tradisi, dari Upaya Pelestarian Hingga Regenerasi

Senin, 28/9/26 | 19:01 WIB

Asisten I Setdaprov Sumbar sekaligus Plt Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Ahmad Zakri (Tengah) Padang, Scientia.id - Seni tradisional Sumatera Barat...

Gerak Cepat R3P, Wabup Candra: Jangan Biarkan Masyarakat Menunggu Lama

Gerak Cepat R3P, Wabup Candra: Jangan Biarkan Masyarakat Menunggu Lama

Senin, 28/9/26 | 18:35 WIB

Arosuka, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Solok bergerak cepat menindaklanjuti arahan pemerintah pusat terkait percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang atau galodo...

Diduga Curi Buah Sawit, Pelaku Ditembak Oknum Brimob Pakai Air Soft Gun

Diduga Curi Buah Sawit, Pelaku Ditembak Oknum Brimob Pakai Air Soft Gun

Senin, 28/9/26 | 18:24 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Seorang warga Nagari Koto Gadang, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya, bernama Cuda Rudini akrab disapa Rudi (33...

Telkomsel Gerak Cepat Pulihkan Jaringan Komunikasi di Kantor Bupati Solok Pascagalodo

Telkomsel Gerak Cepat Pulihkan Jaringan Komunikasi di Kantor Bupati Solok Pascagalodo

Kamis, 24/9/26 | 21:47 WIB

Arosuka, Scientia.id - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Solok mengapresiasi langkah cepat Telkomsel membantu memulihkan akses komunikasi di kawasan...

Berita Sesudah
PKB Padang Soroti Antrean BBM yang Picu Kemacetan, Minta SPBU Benahi Pelayanan

PKB Padang Soroti Antrean BBM yang Picu Kemacetan, Minta SPBU Benahi Pelayanan

POPULER

  • Lele Raksasa (Foto: Ist)

    Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026