Padang Pariaman, Scientia – Anggota DPRD Sumatera Barat, Firdaus, menghadiri kegiatan Alek Nagari se-Nagari Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, yang berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, pemuda hingga perantau.
Kehadiran Firdaus dalam kegiatan budaya tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi adat Minangkabau yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Menurut Firdaus, Alek Nagari bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan masyarakat serta mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal.
“Alek Nagari adalah identitas masyarakat Minangkabau. Kegiatan seperti ini harus terus dijaga karena menjadi wadah mempererat silaturahmi, memperkuat nilai adat, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap kampung halaman,” kata Firdaus di sela kegiatan.
Politisi PKB itu menilai, tradisi yang tetap hidup di tengah perkembangan zaman menjadi modal sosial penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai gotong royong, musyawarah, dan kebersamaan yang terkandung dalam adat Minangkabau masih relevan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan saat ini.
Selain aspek budaya, Firdaus juga melihat Alek Nagari memiliki dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat. Kegiatan tersebut mampu menggerakkan sektor usaha kecil, kuliner lokal, hingga berbagai aktivitas ekonomi warga yang terlibat selama pelaksanaan acara.
“Setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang tentu memberikan efek ekonomi bagi masyarakat. Pedagang, pelaku UMKM, hingga masyarakat sekitar merasakan manfaatnya. Karena itu kegiatan budaya seperti ini perlu mendapat dukungan bersama,” ujarnya.
Firdaus juga mengapresiasi semangat masyarakat Nagari Toboh Gadang yang terus menjaga tradisi dan kebersamaan. Ia berharap generasi muda dapat terlibat aktif dalam setiap kegiatan adat agar nilai-nilai budaya Minangkabau tetap terpelihara di masa depan.
Melalui momentum Alek Nagari, masyarakat berharap tradisi adat tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga mampu menjadi penggerak pembangunan sosial dan ekonomi di tingkat nagari.(yrp)




![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20240910-WA00042_1-350x250.jpg)



