
Padang, SCIENTIA – Ratusan pencari kerja (pencaker) memadati One Day With BTPN Syariah di Aula Mansur Dt Nagari Basa UIN Imam Bonjol Padang pada Kamis, (21/5). Lulusan dari berbagai kampus di Sumatera Barat (Sumbar) ini mengikuti interview sebagai calon pemberdayaan masyarakat BTPN Syariah.
Pasalnya, BTPN Syariah sedang mencari ratusan talenta baru untuk mengisi posisi community officer di berbagai wilayah Sumatera, Jawa, hingga daerah Indonesia tengah, seperti Bali dan Lombok. Kebutuhan paling banyak yakni Sumatera Utara 37 orang, Lampung 24 orang, Jawa Barat 17 orang, lalu diikuti Aceh, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Riau.
Corporate Services Head BTPN Syariah, Heryandi mengatakan pihaknya sengaja menggandeng UIN Imam Bonjol Padang karena dinilai salah satu kampus terbaik yang memiliki talenta-talenta yang unggul dan siap memasuki dunia kerja.
“Terima kasih kepada UIN Imam Bonjol yang telah memberikan ruang bagi kami. Ini potensial bagi lulusan UIN untuk berkarir menjadi bankir pemberdayaan di BTPN Syariah. Tak hanya di Sumbar, tapi juga daerah lainnya,” kata Heryandi.
Ia menjelaskan, BTPN Syariah konsisten melayani masyarakat prasejahtera hingga ke daerah pelosok. Dengan alasan itu, pihaknya yakin bisa menemukan talenta di Ranah Minang yang minat dalam pemberdayaan sebagai program unggulan di BTPN Syariah.
“Mayoritas SDM di BTPN Syariah itu perempuan, karena kita memang fokus pada pemberdayaan. Hanya sekitar lima persen laki-laki, jadi kaum minoritas,” selorohnya.
Sementara itu, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati menyambut baik kehadiran BTPN Syariah ini, terlebih lagi memberikan peluang bagi lulusan yang baru diwisuda. Pasalnya, UIN IB Padang banyak memiliki lulusan ekonomi syariah, perbankan syariah, akuntansi syariah, dan manajemen bisnis syariah.
“Kegiatan seperti ini harus dilanjutkan sebagai wadah bagi lulusan untuk berkarir. Selama ini BTPN Syariah juga jadi mitra bagi mahasiswa kami untuk magang, dan pastinya lulusan kami punya bekal ilmu perbankan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, pihaknya di kampus UIN IB Padang telah bertransformasi mendukung kegiatan berbasis syariah terutama unit-unit bisnis dan juga pengembangan research. Baginya, kampus hanya sekadar runga hampa tapi juga ruang pengabdian, sehingga lulusan UIN IB Padang sudah siap terjun ke tengah masyarakat.
Salah seorang yang mengikuti One Day With BTPN Syariah ini, Riana Wiliza lulusan fresh graduate Akuntansi Syariah UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi. Ia rela datang jauh-jauh demi mengikuti seleksi dan ingin menjadi pemberdaya di BTPN Syariah.
“Tentu saya datang jauh-jauh ini karena memang serius untuk bisa bergabung dengan BTPN Syariah. Mudah-mudahan saya diterima nantinya,” ungkap Riana usai bertanya tentang tips menghadapi nasabah.*








