
Kabupaten Solok, Scientia.id – Semangat kebersamaan mewarnai pembukaan Musyawarah Besar Sulit Air Sepakat (MUBES-SAS) ke-XXIV dan Konferensi Ikatan Pemuda Pelajar Sulit Air (IPPSA) ke-XXXIII yang secara resmi dibuka oleh Bupati Solok, Dr. (Hc) Jon Firman Pandu, S.H., Sabtu (22/03/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi masyarakat Sulit Air, baik yang berada di ranah maupun di rantau, untuk mempererat silaturahmi sekaligus merumuskan arah baru organisasi yang lebih progresif dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Solok menyampaikan apresiasi atas konsistensi Sulit Air Sepakat (SAS) dan IPPSA dalam menjaga nilai kebersamaan, kekeluargaan, serta kontribusi nyata bagi kampung halaman.
“Melalui MUBES dan konferensi ini, saya berharap lahir gagasan-gagasan inovatif serta kepengurusan yang solid dan amanah. Organisasi ini harus terus menjadi motor penggerak pembangunan, baik di ranah maupun di rantau,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya peran generasi muda yang tergabung dalam IPPSA untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga identitas budaya, serta aktif berkontribusi di berbagai sektor pembangunan.
Sementara itu, Ketua SAS, Samsudin Muchtar, menegaskan bahwa MUBES-SAS XXIV merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat organisasi sekaligus menjaga nilai-nilai adat dan kebersamaan masyarakat Sulit Air di mana pun berada.
“Ini bukan sekadar forum evaluasi, tetapi juga momentum merumuskan arah kebijakan ke depan agar SAS tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota SAS dan generasi muda IPPSA untuk terus bersinergi dan menjaga kekompakan, sehingga peran organisasi semakin dirasakan oleh masyarakat.
Panitia pelaksana menyebutkan, kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Sumatera Barat, yang merupakan bagian dari keluarga besar Sulit Air.
Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Solok sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. Turut hadir jajaran pejabat daerah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, niniak mamak, bundo kanduang, para perantau, serta generasi muda.
Baca Juga: Bupati Solok Terima Kunjungan Kepala BPOM RI, Bahas Pemulihan Kesehatan Pascabencana
Melalui MUBES-SAS XXIV dan Konferensi IPPSA XXXIII ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, organisasi perantau, dan generasi muda dalam mendorong kemajuan Kabupaten Solok menuju masa depan yang lebih sejahtera. (*)









