
Kabupaten Solok, Scientia.id – Berdasarkan informasi dari Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok, Khairul, S.Sos, kebakaran kebun masyarakat terjadi pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa tersebut berlokasi di Nagari Bukit Tandang, Jorong Kampung Tengah, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok.
Hingga berita ini disampaikan, api masih menyala dan terus membakar area kebun. Babinsa setempat dilaporkan sedang menuju lokasi untuk membantu penanganan awal bersama unsur terkait.
Data sementara menunjukkan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai lebih dari 6 hektare. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa, sementara upaya pengendalian terus dilakukan.
Menanggapi kejadian tersebut, Wakil Bupati Solok, H. Candra, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Hal itu disampaikannya dalam sambutan saat Safari Ramadan di Masjid Nur Hasanah, Nagari Aia Luo, Kecamatan Payung Sekaki.
Menurutnya, musim kemarau tahun ini datang lebih awal dari biasanya. Kondisi tersebut menyebabkan daun dan semak belukar di kebun maupun hutan menjadi kering dan mudah terbakar.
“Situasi ini sangat rawan. Kita sudah belajar dari kejadian kebakaran hutan dan lahan tahun lalu di Kabupaten Solok. Jangan sampai terulang kembali,” tegasnya di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, karena berisiko memicu api membesar dan meluas, terutama dalam kondisi angin kencang dan vegetasi kering.
Selain itu, H. Candra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan jika menemukan titik api agar dapat ditangani sejak dini.
“Kita semua punya tanggung jawab menjaga kampung halaman ini. Jangan karena kelalaian, kerusakan menjadi lebih besar dan merugikan banyak pihak,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Solok Dukung Pembangunan Gedung Sekretariat IBI
Pemerintah Kabupaten Solok melalui BPBD terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama musim kemarau berlangsung. (*)
![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_49952-120x86.jpg)

![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_49952-350x250.jpg)






