
Dharmasraya, Scientia.id — Sebanyak 154 pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Dharmasraya akan mengikuti tahap Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan metode Computer Assisted Test (CAT) di Auditorium Kantor Bupati, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Tahapan ini merupakan lanjutan dari proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026, setelah para peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, mengatakan sebelum pelaksanaan tes berbasis Computer Assisted Test (CAT), pihaknya telah menggelar rapat koordinasi final bersama tim seleksi.
“Rapat tersebut bertujuan memastikan seluruh proses seleksi berjalan transparan dan bebas dari intervensi,” ungkapnya, Rabu (8/4/2026).
Ia menjelaskan, rapat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur terkait, di antaranya TNI dari Kodim 0310/SSD, Polres Dharmasraya, tim medis dari Dinas Kesehatan, serta pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dan Duta Pancasila Purna Paskibraka Indonesia (DPPI) Dharmasraya.
Bobby menegaskan, seleksi tahun ini menggunakan sistem CAT untuk materi TWK dan TIU guna menjamin objektivitas hasil.
“Kami pastikan hasil seleksi ini murni berdasarkan kemampuan siswa. Dengan sistem CAT dari BPIP, nilai akan keluar secara real-time, sehingga tidak ada ruang untuk praktik titip-menitip. Siapa yang terbaik, itulah yang terpilih,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi jumlah peserta yang cukup banyak, panitia telah menyusun pembagian sesi ujian guna menghindari penumpukan di lokasi. Selain itu, Dinas Kominfo Dharmasraya juga disiagakan untuk memastikan kestabilan jaringan internet selama pelaksanaan tes.
Selain aspek akademik, seleksi juga menitikberatkan pada kondisi fisik peserta. Unsur TNI dan Polri menekankan bahwa standar postur, kesehatan, serta kesimetrisan tubuh akan diperiksa secara detail.
“Tugas mereka adalah mengibarkan bendera pusaka pada 17 Agustus nanti. Ini tugas negara yang berat, sehingga kesiapan mental dan fisik harus benar-benar diperhatikan sejak tahap seleksi,” ujar salah satu perwakilan tim.
Baca Juga: Wagub Sumbar Bantu Masjid dan Pelajar di Dharmasraya, Salurkan Dana dan Al-Qur’an
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap melalui proses seleksi yang bersih dan profesional ini akan lahir putra-putri terbaik yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme tinggi sebagai calon pemimpin masa depan. (tnl)





![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/1001077163-350x250.jpg)



