
Jakarta, Scientia.id – Sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA Network Open mengungkap bahwa kekuatan otot dapat menjadi indikator sederhana untuk memprediksi umur panjang, khususnya pada wanita lanjut usia.
Studi ini melibatkan lebih dari 5.000 perempuan berusia 63 hingga 99 tahun. Penilaian dilakukan melalui dua tes mudah, yaitu mengukur kekuatan genggaman tangan serta kemampuan berdiri dari posisi duduk tanpa bantuan tangan.
Menurut Leana Wen, peserta dengan hasil terbaik pada kedua tes tersebut terbukti memiliki risiko kematian lebih rendah selama masa pemantauan sekitar delapan tahun.
Menariknya, hasil ini tetap konsisten meski peneliti telah memperhitungkan berbagai faktor lain seperti usia, penyakit kronis, kondisi sosial ekonomi, hingga tingkat aktivitas fisik.
Para ahli menilai, kekuatan otot mencerminkan kerja berbagai sistem penting dalam tubuh, termasuk otot, tulang, saraf, dan metabolisme. Kondisi ini berperan besar dalam menjaga keseimbangan, mobilitas, serta kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Awas! Kurang Minum Saat Puasa Bisa Ganggu Kesehatan
Selain itu, otot yang kuat juga membantu menurunkan risiko jatuh, mempercepat pemulihan saat cedera, serta mendukung kontrol gula darah yang lebih baik. Karena itu, menjaga kekuatan otot dinilai sebagai salah satu kunci penting untuk hidup lebih sehat dan panjang usia. (*)








