Sijunjung, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mempercepat upaya pengajuan Geopark Ranah Minang Silokek sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah. Dukungan ini ditegaskan dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Sijunjung di Balerung Lansek Manih, Minggu (1/3).
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyatakan, Pemprov siap mendukung penuh proses pengajuan geopark tersebut agar mampu bersaing di tingkat global. Menurut dia, Geopark Silokek memiliki potensi besar, baik dari sisi geologi, pariwisata, maupun budaya.
“Untuk Geopark Ranah Minang Silokek menuju UNESCO Global Geopark, Pemerintah Sumbar mendukung penuh,” kata Mahyeldi.
Ia menjelaskan, dukungan itu akan difokuskan pada peningkatan kualitas pengelolaan geosite, penguatan infrastruktur penunjang, serta pelestarian bentang alam karst yang diperkirakan berusia lebih dari 350 juta tahun. Selain itu, perlindungan warisan budaya lokal juga menjadi perhatian agar nilai keunikan kawasan tetap terjaga.
Mahyeldi menargetkan Geopark Silokek tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga diakui sebagai warisan dunia. Untuk itu, Pemprov Sumbar akan mendorong kolaborasi multipihak yang melibatkan pemerintah daerah, lembaga riset, kementerian, hingga mitra internasional.
“Target kita, Geopark Silokek menjadi warisan dunia yang memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya,” ujarnya.
Selain membahas geopark, rakor tersebut juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan daerah di tengah tekanan perlambatan ekonomi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Kabupaten Sijunjung.
Menurut Mahyeldi, dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur, termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
“Semoga TKD segera dikembalikan agar kita bisa memperkuat infrastruktur dan mendukung pembangunan yang lebih merata,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir menyambut baik komitmen Pemprov Sumbar. Ia menilai dukungan tersebut menjadi dorongan penting bagi daerah dalam mengembangkan potensi unggulan, khususnya Geopark Silokek.
“Dukungan dari Pemprov Sumbar memberikan penguatan bagi kami dalam membangun Sijunjung yang inovatif, berdaya saing, dan mandiri,” ujar Benny.
Ia juga menekankan bahwa Sijunjung tidak hanya memiliki kekayaan geologi, tetapi juga kekuatan budaya yang khas. Keberadaan nagari adat dan Perkampungan Adat Nagari Sijunjung menjadi modal penting dalam memperkuat identitas kawasan di tengah arus modernisasi.
Melalui rakor ini, pemerintah provinsi dan kabupaten berharap tercipta keselarasan kebijakan dan koordinasi yang lebih solid. Dengan begitu, pengembangan Geopark Silokek dan pembangunan daerah secara umum dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(yrp)








