Kamis, 13/8/26 | 13:24 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Dialog dengan Seniman Sumbar, Menteri Kebudayaan Dorong Penguatan Ekosistem Seni Rupa dan Warisan Budaya Rentan Bencana

Senin, 29/12/25 | 10:01 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama seniman, perupa, peneliti dan budayawan Sumatera Barat di Aie Angek Cottage (Foto: Ist)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama seniman, perupa, peneliti dan budayawan Sumatera Barat di Aie Angek Cottage (Foto: Ist)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama seniman, perupa, peneliti dan budayawan Sumatera Barat di Aie Angek Cottage (Foto: Ist)
Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama seniman, perupa, peneliti dan budayawan Sumatera Barat di Aie Angek Cottage (Foto: Ist)

Padang Panjang, Scientia.id — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, berdialog langsung dengan seniman, perupa dan pegiat budaya Sumatera Barat (Sumbar) guna menyerap aspirasi terkait pengembangan seni rupa serta perlindungan warisan budaya yang rentan terdampak bencana. Dialog tersebut berlangsung di Aie Angek Cottage, Padang Panjang, Selasa (24/12/2025) lalu, di sela kunjungan kerja Menteri Kebudayaan ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Sumbar.

Dalam pertemuan tersebut, para seniman menyampaikan beragam persoalan yang hingga kini masih dihadapi di daerah. Mulai dari polemik pembangunan fasilitas kebudayaan yang terhenti, keterbatasan ruang pertunjukan dan galeri seni, hingga minimnya dukungan berkelanjutan terhadap ekosistem seni rupa. Para peserta dialog menegaskan bahwa kualitas seni rupa Sumatera Barat setara dengan daerah lain di tingkat nasional, namun belum didukung oleh infrastruktur yang memadai.

Kepala UPTD Taman Budaya Sumbar, M. Devid, menyampaikan bahwa pembangunan gedung Taman Budaya Sumbar perlu segera dilanjutkan setelah terhenti selama beberapa tahun terakhir. Terhentinya pembangunan tersebut berdampak langsung pada aktivitas berkesenian dan kebudayaan yang sebelumnya rutin digelar.

“Sekarang para seniman dan budayawan kebingungan mau berkegiatan di mana karena ruangnya tidak tersedia,” ujar Devid di hadapan Menteri Kebudayaan.

BACAJUGA

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap),  bagi warga terdampak banjir bandang November 2025, Senin (11/8).

Wawako Padang Maigus Nasir Tinjau Lokasi Pembangunan Huntap Bagi Warga Terdampak Banjir

Rabu, 12/8/26 | 17:55 WIB
Kota Padang masuk enam besar nominasi Anugerah Adinata Syariah 2026,  yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Kota Padang Masuk Nominasi Anugerah Adinata Syariah 2026.

Rabu, 12/8/26 | 17:46 WIB

Ia menambahkan, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah penyelesaian ruang pertunjukan representatif yang mampu menampung sekitar 150 hingga 200 penonton. Selama ini, kegiatan seni dilaksanakan di lantai IV Gedung A Taman Budaya atau memanfaatkan ruang galeri dan ruangan yang tidak dirancang khusus untuk pertunjukan.

Senada dengan itu, maestro lukis Sumatera Barat, Hamzah, meminta perhatian pemerintah pusat terhadap minimnya ruang pameran seni rupa di Sumbar. Menurutnya, Sumatera Barat memiliki banyak pelukis dan perupa andal di tingkat nasional, namun belum didukung oleh sarana pameran yang layak.

“Sumatera Barat kekurangan ruang pameran yang representatif untuk lukisan, patung, instalasi, dan karya seni rupa lainnya. Padahal kita punya potensi besar. Kita bisa seperti Yogyakarta, Bali, atau Surabaya, asalkan didukung sarana dan prasarana,” ujar Hamzah, yang juga dosen ISI Padang Panjang dan pendiri Komunitas Tambo Art.

Kurator Komunitas Seni Belanak, Iswandi, menambahkan perlunya penyelenggaraan agenda seni berskala besar di Sumbar, seperti ArtJog di Yogyakarta. Ia mengusulkan agar nama-nama besar perupa Minangkabau, diangkat menjadi tema utama event seni rupa berskala nasional di Ranah Minang.

“Kita punya tokoh besar dalam sejarah seni lukis Indonesia. Nama mereka layak diangkat menjadi event besar yang berkelanjutan,” katanya.

Selain persoalan seni rupa, dialog juga menyoroti kondisi manuskrip dan naskah kuno Minangkabau yang banyak tersimpan di surau-surau tua, terutama di kawasan tepi sungai yang rawan bencana. Para pegiat budaya menilai bahwa meskipun pendataan, digitalisasi, dan penyusunan metadata telah dilakukan, perlindungan fisik manuskrip dan relokasi tempat penyimpanan masih menjadi kebutuhan mendesak.

“Manuskrip ini telah berusia ratusan tahun dan sudah lama berada dalam kondisi terancam. Tanpa perlindungan fisik dan relokasi yang memadai, kita berisiko kehilangan warisan budaya yang sangat penting,” ujar pakar kajian manuskrip, Prof. Pramono.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pemajuan kebudayaan di daerah, termasuk penguatan pada pembangunan sarana dan prasarana pendukung kegiatan. Selain itu, Fadli Zon juga meminta para seniman untuk memanfaatkan penggunaan Dana Indonesiana sebagai instrumen pendanaan kebudayaan.

“Pemerintah telah menyiapkan Dana Indonesiana untuk mendukung ekosistem kebudayaan, termasuk seni rupa, manuskrip, dan kegiatan budaya di daerah. Dana ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seniman dan komunitas budaya,” ujar Fadli.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pemajuan kebudayaan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga terkait, serta komunitas budaya menjadi kunci agar program dan pendanaan kebudayaan benar-benar berdampak.

“Pemajuan kebudayaan tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi agar dukungan kebijakan dan pendanaan tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dialog tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Direktur Sarana dan Prasarana Kementerian Kebudayaan Feri Arlius; Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sumbar Nurmatias; Kepala Taman Budaya Sumbar M. Devid; Kepala Galeri Taman Budaya Sumbar; Kurator Komunitas Seni Belanak Iswandi; budayawan Mak Katik; Prof. Pramono; Kurator Galeri Nasional Dio Pamola; Penulis dan Peneliti budaya Ramono Aryo; serta perwakilan Komunitas Tambo Art dan para seniman, budayawan, serta sastrawan se-Sumatera Barat.

Baca Juga: Gempuran Hiburan Modern, Dendang Saluang Kian Terlupakan

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan penting dalam penguatan kebijakan pemajuan kebudayaan, khususnya di daerah, agar seni rupa dan warisan budaya Sumatera Barat dapat berkembang dan berkontribusi lebih luas di tingkat nasional.(*/ram)

Tags: BudayaMenteri KebudayaanRamono AryoRamono Aryo Abilowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Problematika Penulisan Kata Majemuk

Berita Sesudah

Jelang Tahun Baru Seluruh Jajaran Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Keamanan Masyarakat

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap),  bagi warga terdampak banjir bandang November 2025, Senin (11/8).

Wawako Padang Maigus Nasir Tinjau Lokasi Pembangunan Huntap Bagi Warga Terdampak Banjir

Rabu, 12/8/26 | 17:55 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap),  bagi warga terdampak banjir bandang November 2025, Senin...

Kota Padang masuk enam besar nominasi Anugerah Adinata Syariah 2026,  yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Kota Padang Masuk Nominasi Anugerah Adinata Syariah 2026.

Rabu, 12/8/26 | 17:46 WIB

Kota Padang masuk enam besar nominasi Anugerah Adinata Syariah 2026,  yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Padang, Scientia---- Kota Padang...

Cempaka Tanjung: Perjuangan Tokoh Perempuan Sumbar Harus Menjadi Teladan di Era Kemerdekaan

Cempaka Tanjung: Perjuangan Tokoh Perempuan Sumbar Harus Menjadi Teladan di Era Kemerdekaan

Rabu, 12/8/26 | 15:07 WIB

Padang, Scientia — Ketua DPW Perempuan Bangsa Sumatera Barat, Cempaka Tanjung menyebut, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik...

Wawako Padang Apresiasi Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Wawako Padang Apresiasi Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Selasa, 11/8/26 | 04:25 WIB

Wawako Padang Apresiasi Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Padang, Scientia---- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengapresiasi,  pelaksanaan...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang menjalin kerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

Kerja sama Pemerintah Kota (Pemko) Padang dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam penyediaan dan pemanfaatan layanan perbankan.

Selasa, 11/8/26 | 04:17 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang menjalin kerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Padang, Scientia---- Pemerintah Kota (Pemko)...

Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan bantuan kepada sejumlah kelompok usaha di sektor perikanan dan pangan

Wali Kota Padang Serahkan Bantuan Pada Warga Terdampak Bencana Hidrometeorologi Sektor Perikanan dan Pangan.

Selasa, 11/8/26 | 04:08 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan bantuan kepada sejumlah kelompok usaha di sektor perikanan dan pangan Padang, Scientia---- Wali Kota...

Berita Sesudah
Wali Kota Padang Fadly Amran, memimpin Apel Gelar Pasukan Pasca Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, di Lapangan Mako Satpol PP Kota Padang, Senin (29/12).(Foto:Ist)

Jelang Tahun Baru Seluruh Jajaran Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Keamanan Masyarakat

POPULER

  • Berbagai Istilah Sebutan untuk Manusia

    Mengubah atau Merubah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru, Muhidi Dorong Tendik jadi Motivator dan Inspirator Bagi Peserta Didik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cempaka Tanjung: Perjuangan Tokoh Perempuan Sumbar Harus Menjadi Teladan di Era Kemerdekaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Resmikan Jembatan Hildesheim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisi III DPRD Sumbar Minta KDMP Jawab Krisis Pupuk dan Stabilkan Harga Panen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026