Padang, Scientia – Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus, bersama Sekretaris Rico Alviano dan Bendahara Donizar mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar, dalam kegiatan pembekalan sekaligus pelepasan lebih dari 3.000 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Januari–Juni 2026. Kegiatan ini digelar di Auditorium UNP, Rabu (17/12).
Pelepasan mahasiswa KKN tersebut turut dihadiri Ketua DPC PKB Kota Padang Yusri Latif, Bupati Pasaman Welly Suheri, Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman Firman, serta sejumlah kader PKB Sumbar. Ribuan mahasiswa itu akan ditempatkan di sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat dan daerah sekitarnya.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat yang akrab disapa Cak Imin menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN kali ini memiliki makna strategis karena langsung menyasar daerah yang tengah berjuang bangkit dari bencana. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi di tengah masyarakat.
“KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi bagian dari proses pemberdayaan. Mahasiswa harus terbiasa memberi dan menerima dalam membangun masyarakat, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemulihan pascabencana,” ujar Cak Imin.
Ia menegaskan, semangat kolaborasi, gotong royong, dan solidaritas sosial menjadi kunci dalam menghadapi dampak bencana yang melanda sejumlah wilayah seperti Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara. Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan arahan Presiden untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah terdampak.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus, menilai keterlibatan mahasiswa dalam KKN di wilayah bencana merupakan langkah nyata dalam memperkuat peran perguruan tinggi dan generasi muda dalam pembangunan sosial. Ia berharap mahasiswa UNP mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan dan memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kehadiran mereka di tengah masyarakat terdampak bencana diharapkan tidak hanya membantu pemulihan secara fisik, tetapi juga membangkitkan semangat dan harapan warga untuk bangkit kembali,” kata Firdaus.
Firdaus juga menyatakan PKB Sumbar mendukung penuh program KKN tematik yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan elemen masyarakat sangat penting untuk mempercepat pemulihan pascabencana secara berkelanjutan.
Firdaus berharap program KKN UNP periode Januari–Juni 2026 dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam membangun kepedulian sosial dan kepemimpinan di lapangan.(yrp)








