![Data korban meninggal di Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251128-WA0075.jpg)
Agam, Scientia – Bencana alam di Kabupaten Agam menyebabkan 74 orang meninggal dunia dan 78 orang dikabarkan hilang. Dari seluruh wilayah terdampak, Palembayan mencatat jumlah korban meninggal dan hilang tertinggi,
Berdasarkan data dari Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Agam terdapat 60 orang meninggal dunia dan 69 orang belum ditemukan di Nagari Salareh Aia Timur Palembayan. Hal itu disebabkan oleh adanya bencana galodo yang mengantam wilayah tersebut. Semua korban itu tersebar di 4 jorong, yaitu Jorong Koto Alam, Kp. Tangah, Kp. Tangah Timur, dan Subarang Aia.
Untuk korban meninggal dunia di Jorong Koto Alam sebanyak 27 orang, 6 di antaranya belum diketahui identitasnya. Sedangkan korban yang belum ditemukan sebanyak 3 orang.
Di Jorong Kp. Tangah terdapat sebanyak 7 orang meninggal dunia dan belum ditemukan sebanyak 12 orang. Dan di Jorong Kp. Tangah Timur terdapat 9 orang meninggal dunia dan 4 orang belum ditemukan. Sementara itu, di Jorong Subarang Aia terdapat 17 orang meninggal dunia dan 50 orang belum ditemukan.
Di kecamatan lain, seperti Malalak terdapat 10 orang meninggal dunia, Kecamatan Matur sebanyak 1 orang, Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 2 orang dan Palupuh sebanyak 1 orang. Sedangkan untuk korban yang belum ditemukan, di Kecamatan Malalak sebanyak 7 orang dan Tanjung Raya 2 orang.
Hingga saat ini, pemerintah Kabupaten Agam bersama Tim SAR gabungan masih bekerja tanpa henti. Penyisiran juga terus denganĀ menggunakan alat berat dan lainnya.(yrp)


![Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251130-WA0008-350x250.jpg)
![Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar saat meninjau kondisi Jembatan Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman yang tertutup material. Sabtu malam, (30/11).[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251129-WA0047-350x250.jpg)

![Pembaruan data dampak bencana hidrometeorologi oleh Pusdalops BPBD Sumbar per Sabtu, (29/11) pukul 24.00 WIB.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/1000758761-350x250.png)

![Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf,[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/Screenshot_2025-11-29-22-38-39-34_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e72-350x250.jpg)
![Anggota DPRD Tanah Datar dari Fraksi PKB, Yonnarlis, turun langsung ke lokasi bencana di Jorong Pincuran 7, Nagari Batipuah Baruah, Jumat (28/11). [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251128-WA00772-75x75.jpg)
![Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/07/FB_IMG_17535045128082-350x250.jpg)