Minggu, 14/6/26 | 14:41 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Status Tanggap Darurat Bencana Alam di Sumbar Berlangsung Hingga 8 Desember

Rabu, 26/11/25 | 16:13 WIB

Surat keputusan Gubernur Sumbar tentang status tanggap darurat bencana alam.[foto : ist]
Surat keputusan Gubernur Sumbar tentang status tanggap darurat bencana alam.[foto : ist]
Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Alam menyusul cuaca ekstrem yang melanda berbagai wilayah dalam beberapa hari terakhir. Keputusan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 360-761-2025 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Banjir, Banjir Bandang, Tanah Longsor, dan Angin Kencang di wilayah Sumbar. Status berlaku selama 14 hari, mulai 25 November hingga 8 Desember 2025.

Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, usai memimpin rapat koordinasi bersama OPD terkait di Kantor Gubernur, Rabu (26/11).

“Dengan adanya 13 kabupaten dan kota yang terdampak, ini menjadi dasar kuat bagi Pemprov menetapkan status tanggap darurat di tingkat provinsi. Masa tanggap darurat berlaku 14 hari dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Arry.

Sebelumnya, sejumlah daerah dengan dampak paling berat seperti Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Pesisir Selatan, dan Kota Bukittinggi juga telah menetapkan status serupa di tingkat kabupaten dan kota.

BACAJUGA

PNM Salurkan Rp12,6 Triliun untuk 384 Ribu Nasabah di Sumbar, Pemprov Dorong UMKM Naik Kelas

PNM Salurkan Rp12,6 Triliun untuk 384 Ribu Nasabah di Sumbar, Pemprov Dorong UMKM Naik Kelas

Sabtu, 13/6/26 | 17:46 WIB
Donizar: Negara Wajib Lindungi Kelompok Rentan

Donizar: Negara Wajib Lindungi Kelompok Rentan

Sabtu, 13/6/26 | 17:37 WIB

Arry menegaskan penetapan status tanggap darurat provinsi memberikan ruang gerak yang lebih cepat dan terkoordinasi bagi seluruh perangkat daerah, terutama terkait percepatan distribusi logistik, pengerahan alat berat, serta mobilisasi tenaga penanganan bencana.

“Status ini menjadi dasar penting untuk pengusulan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) dari BNPB, sehingga penanganan tidak terhambat urusan administratif,” jelasnya.

Selama masa tanggap darurat, Pemprov Sumbar menetapkan tujuh langkah prioritas:

  1. Pengkajian cepat situasi dan kebutuhan darurat
  2. Aktivasi sistem komando penanganan bencana serta penyusunan rencana operasi
  3. Evakuasi warga terdampak dan terancam bahaya
  4. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat
  5. Perlindungan kelompok rentan, termasuk balita, lansia, dan penyandang disabilitas
  6. Pengendalian sumber ancaman bencana
  7. Penyiapan dan penyaluran bantuan logistik secara terarah

“Kita harus memastikan seluruh proses berjalan cepat dan tepat. Sinergi BPBD, Dinas Sosial, BMCKTR, TNI/Polri, hingga pemerintah kabupaten/kota sangat menentukan hasil di lapangan,” tegas Arry.

Untuk mempercepat koordinasi, Pemprov menetapkan Kantor BPBD Sumbar sebagai Posko Tanggap Darurat sekaligus Command Center Provinsi. Seluruh data, laporan, hingga koordinasi operasi lapangan akan dihimpun di lokasi tersebut.

“Posko BPBD adalah titik kendali utama. Semua informasi akan dikumpulkan dan disinkronkan di sana agar penanganan berlangsung lebih cepat dan satu komando,” ujarnya.

Dengan penetapan status ini, Pemprov Sumbar berharap seluruh unsur terkait dapat bekerja lebih terpadu, sementara masyarakat yang terdampak mendapatkan pelayanan dan perlindungan secara maksimal.(adpsb)

Tags: bencana alam di SumbarPemprov SumbarTanggap darurat bencana alam
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Penyaluran BLTS Kesra 2025 di Bukittinggi, 3.581 KPM Terima Bantuan Tunai

Berita Sesudah

Kerugian Bencana di Sumbar Tembus Rp 5 Miliar, Pemprov Percepat Asesmen dan Pemulihan

Berita Terkait

PNM Salurkan Rp12,6 Triliun untuk 384 Ribu Nasabah di Sumbar, Pemprov Dorong UMKM Naik Kelas

PNM Salurkan Rp12,6 Triliun untuk 384 Ribu Nasabah di Sumbar, Pemprov Dorong UMKM Naik Kelas

Sabtu, 13/6/26 | 17:46 WIB

Solok, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi kontribusi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam memperkuat ekonomi keluarga dan mendorong...

Donizar: Negara Wajib Lindungi Kelompok Rentan

Donizar: Negara Wajib Lindungi Kelompok Rentan

Sabtu, 13/6/26 | 17:37 WIB

Pasaman, Scientia – Anggota DPRD Sumatera Barat, Donizar, menegaskan bahwa kesejahteraan sosial tidak hanya dimaknai sebagai penyaluran bantuan kepada masyarakat...

Pemko Padang Pulihkan  Irigasi Untuk Pengairan

Pemko Padang Pulihkan Irigasi Untuk Pengairan

Sabtu, 13/6/26 | 15:52 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memulihkan, infrastruktur irigasi yang rusak pascabencana.Padang, Scientia---- Pemerintah...

Wali Kota Padang Fadly Amran, membuka secara resmi event Smart Entrepreneur Expo 2026 yang digelar Universitas Eka Sakti-Akademi Akuntansi Indonesia (UNES-AAI) Padang di pelataran kampus setempat, Sabtu (13/6).

Wali Kota Padang Resmikan Smart Entrepreneur Expo 2026 Universitas Eka Sakti-Akademi Akuntansi Indonesia (UNES-AAI) Padang

Sabtu, 13/6/26 | 15:43 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, membuka secara resmi event Smart Entrepreneur Expo 2026 yang digelar Universitas Eka Sakti-Akademi Akuntansi Indonesia...

Pemko Padang menggelar Jambore KSB selama tiga hari, 12-14 Juni 2026 di ABG Water Park, Padang Jambore diikuti sekitar 700 relawan KSB dari seluruh kecamatan di Kota Padang.

Pembukaan Jambore Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kota Padang

Sabtu, 13/6/26 | 13:44 WIB

  Pemko Padang menggelar Jambore KSB selama tiga hari, 12-14 Juni 2026 di ABG Water Park, PadangJambore diikuti sekitar 700...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mematangkan, persiapan dalam rangka penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2026.

Pemko Padang Matangkan Tatanan Penilaian Kota Sehat

Sabtu, 13/6/26 | 13:37 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mematangkan, persiapan dalam rangka penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2026. Padang, Scientia---- Pemerintah Kota (Pemko)...

Berita Sesudah
Kerugian Bencana di Sumbar Tembus Rp 5 Miliar, Pemprov Percepat Asesmen dan Pemulihan

Kerugian Bencana di Sumbar Tembus Rp 5 Miliar, Pemprov Percepat Asesmen dan Pemulihan

POPULER

  • PKB Umumkan Susunan KSB DPC se-Sumbar

    PKB Umumkan Susunan KSB DPC se-Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Annisa Harapkan Sinergi Baru di Pelantikan PC PMII Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengawasan dan Pengendalian BBM di Dharmasraya Akan Diperketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tradisi antara Identitas dan Media Kritik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PNM Salurkan Rp12,6 Triliun untuk 384 Ribu Nasabah di Sumbar, Pemprov Dorong UMKM Naik Kelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Kukuhkan Pengurus Asosiasi Wali Nagari Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Andre Kresna Kembali Pimpin PKB Bukittinggi, Bidik Tiga Kursi DPRD dan Posisi Pimpinan Dewan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026