Jumat, 30/10/26 | 13:51 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Status Tanggap Darurat Bencana Alam di Sumbar Berlangsung Hingga 8 Desember

Rabu, 26/11/25 | 16:13 WIB

Surat keputusan Gubernur Sumbar tentang status tanggap darurat bencana alam.[foto : ist]
Surat keputusan Gubernur Sumbar tentang status tanggap darurat bencana alam.[foto : ist]
Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Alam menyusul cuaca ekstrem yang melanda berbagai wilayah dalam beberapa hari terakhir. Keputusan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 360-761-2025 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Banjir, Banjir Bandang, Tanah Longsor, dan Angin Kencang di wilayah Sumbar. Status berlaku selama 14 hari, mulai 25 November hingga 8 Desember 2025.

Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, usai memimpin rapat koordinasi bersama OPD terkait di Kantor Gubernur, Rabu (26/11).

“Dengan adanya 13 kabupaten dan kota yang terdampak, ini menjadi dasar kuat bagi Pemprov menetapkan status tanggap darurat di tingkat provinsi. Masa tanggap darurat berlaku 14 hari dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Arry.

Sebelumnya, sejumlah daerah dengan dampak paling berat seperti Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Pesisir Selatan, dan Kota Bukittinggi juga telah menetapkan status serupa di tingkat kabupaten dan kota.

BACAJUGA

Mahyeldi Ingatkan Pemuda Sumbar: Narkoba dan Adu Domba Ancam Persatuan Bangsa

Mahyeldi Ingatkan Pemuda Sumbar: Narkoba dan Adu Domba Ancam Persatuan Bangsa

Kamis, 29/10/26 | 19:16 WIB
Sumbar Bentuk Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan

Sumbar Bentuk Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan

Kamis, 29/10/26 | 19:09 WIB

Arry menegaskan penetapan status tanggap darurat provinsi memberikan ruang gerak yang lebih cepat dan terkoordinasi bagi seluruh perangkat daerah, terutama terkait percepatan distribusi logistik, pengerahan alat berat, serta mobilisasi tenaga penanganan bencana.

“Status ini menjadi dasar penting untuk pengusulan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) dari BNPB, sehingga penanganan tidak terhambat urusan administratif,” jelasnya.

Selama masa tanggap darurat, Pemprov Sumbar menetapkan tujuh langkah prioritas:

  1. Pengkajian cepat situasi dan kebutuhan darurat
  2. Aktivasi sistem komando penanganan bencana serta penyusunan rencana operasi
  3. Evakuasi warga terdampak dan terancam bahaya
  4. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat
  5. Perlindungan kelompok rentan, termasuk balita, lansia, dan penyandang disabilitas
  6. Pengendalian sumber ancaman bencana
  7. Penyiapan dan penyaluran bantuan logistik secara terarah

“Kita harus memastikan seluruh proses berjalan cepat dan tepat. Sinergi BPBD, Dinas Sosial, BMCKTR, TNI/Polri, hingga pemerintah kabupaten/kota sangat menentukan hasil di lapangan,” tegas Arry.

Untuk mempercepat koordinasi, Pemprov menetapkan Kantor BPBD Sumbar sebagai Posko Tanggap Darurat sekaligus Command Center Provinsi. Seluruh data, laporan, hingga koordinasi operasi lapangan akan dihimpun di lokasi tersebut.

“Posko BPBD adalah titik kendali utama. Semua informasi akan dikumpulkan dan disinkronkan di sana agar penanganan berlangsung lebih cepat dan satu komando,” ujarnya.

Dengan penetapan status ini, Pemprov Sumbar berharap seluruh unsur terkait dapat bekerja lebih terpadu, sementara masyarakat yang terdampak mendapatkan pelayanan dan perlindungan secara maksimal.(adpsb)

Tags: bencana alam di SumbarPemprov SumbarTanggap darurat bencana alam
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Penyaluran BLTS Kesra 2025 di Bukittinggi, 3.581 KPM Terima Bantuan Tunai

Berita Sesudah

Kerugian Bencana di Sumbar Tembus Rp 5 Miliar, Pemprov Percepat Asesmen dan Pemulihan

Berita Terkait

Mahyeldi Ingatkan Pemuda Sumbar: Narkoba dan Adu Domba Ancam Persatuan Bangsa

Mahyeldi Ingatkan Pemuda Sumbar: Narkoba dan Adu Domba Ancam Persatuan Bangsa

Kamis, 29/10/26 | 19:16 WIB

Padang, Scientia — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengingatkan generasi muda agar mewaspadai narkoba dan provokasi yang dapat memecah belah...

Sumbar Bentuk Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan

Sumbar Bentuk Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan

Kamis, 29/10/26 | 19:09 WIB

Batusangkar, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membentuk Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan bersama pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat...

Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

Kamis, 29/10/26 | 19:04 WIB

Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai memperketat penilaian pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN). Pejabat fungsional yang hendak...

Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Afrizal Sahar saat memberikan edukasi kepada pengendara.[foto:ist]

Hari Kedua OPS, Polisi Pariaman Prioritaskan Edukasi

Selasa, 27/10/26 | 23:10 WIB

Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Afrizal Sahar saat memberikan edukasi kepada pengendara.Pariaman, Scientia — Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman memprioritaskan...

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disabilitas di Pessel Belum Tuntas, Keluarga Pertanyakan Penanganan Polisi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disabilitas di Pessel Belum Tuntas, Keluarga Pertanyakan Penanganan Polisi

Selasa, 27/10/26 | 17:59 WIB

Pesisir Selatan, Scientia.id - Keluarga korban dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak penyandang disabilitas di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera...

Kelompok SAD Diduga Resahkan Warga, Tokoh Adat dan Aktivis Minta Oknum Diserahkan ke Hukum

Tim Resmob Polda Sumbar Tangkap Judi Online di Padang

Selasa, 27/10/26 | 17:50 WIB

Padang, Scientia.id - Tim Resmob Polda Sumatera Barat mengungkap dugaan tindak pidana perjudian togel online di kawasan Jalan Bakti, Kelurahan...

Berita Sesudah
Kerugian Bencana di Sumbar Tembus Rp 5 Miliar, Pemprov Percepat Asesmen dan Pemulihan

Kerugian Bencana di Sumbar Tembus Rp 5 Miliar, Pemprov Percepat Asesmen dan Pemulihan

POPULER

  • Komisi I DPRD Sumbar Dorong Pengembangan Potensi Nagari Pandam Gadang

    Komisi I DPRD Sumbar Dorong Pengembangan Potensi Nagari Pandam Gadang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekretariat DPRD Sumbar Perkuat Keterbukaan Informasi Lewat 19 Inovasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pansus Aset DPRD Sumbar Dorong Optimalisasi Rumah PDRI di Bukittinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Kedua OPS, Polisi Pariaman Prioritaskan Edukasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Padang Kawal Hak Pasien dan Nasib Driver Maxim, 10 Tuntutan Jadi Agenda Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disabilitas di Pessel Belum Tuntas, Keluarga Pertanyakan Penanganan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026