Selasa, 02/6/26 | 10:39 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Ketua DPW PKB Sumbar: Pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik Harus Perhatikan Dampak Lingkungan

Rabu, 29/10/25 | 18:57 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]
Padang, Scientia – Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus, menyoroti pentingnya aspek lingkungan dalam proyek pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik yang tengah digarap pemerintah. Ia mengingatkan agar proses pembebasan lahan, terutama yang berada di kawasan hutan lindung, tidak mengabaikan keseimbangan ekosistem di sekitar jalur tersebut.

Firdaus mengatakan, proyek strategis nasional senilai Rp2,8 triliun itu memang sangat dibutuhkan untuk mengatasi kemacetan dan risiko kecelakaan di jalur Padang–Solok. Namun, percepatan pembangunan jangan sampai menimbulkan dampak ekologis yang merugikan masyarakat di masa depan.

“Kita mendukung penuh pembangunan infrastruktur yang memperlancar mobilitas masyarakat dan ekonomi. Tapi, harus diingat, kawasan Sitinjau Lauik itu berada di wilayah dengan kemiringan curam dan berstatus hutan lindung. Artinya, setiap langkah pembebasan lahan perlu dikaji matang agar tidak menimbulkan bencana turunan seperti longsor atau banjir,” ujar Firdaus.

Firdaus menilai, peran Kementerian ATR/BPN dan Dinas Kehutanan sangat vital dalam memastikan kejelasan status lahan yang akan digunakan. Dari total 18,7 hektare lahan yang dibutuhkan, 8,6 hektare di antaranya tercatat sebagai kawasan hutan lindung, yang menurutnya harus dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan konservasi berkelanjutan.

BACAJUGA

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB
Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Minggu, 31/5/26 | 21:07 WIB

“Kalau 8 hektare lebih dari hutan lindung dibuka tanpa perhitungan ekologis, itu bisa memicu kerusakan besar. Harus ada solusi mitigasi yang kuat dengan desain konstruksi yang ramah lingkungan,” tegasnya.

Firdaus juga mengingatkan bahwa pembangunan fisik yang dikejar target waktu tidak boleh mengorbankan kelestarian alam. Ia berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait melakukan kajian AMDAL secara transparan, dengan melibatkan masyarakat dan tokoh adat di kawasan tersebut.

“Pembangunan ini harus berprinsip pada keberlanjutan. Kita ingin jalan aman, tapi juga alam tetap terjaga. Pemerintah harus membuka ruang dialog agar masyarakat merasa dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan,” katanya.

Lebih lanjut, Firdaus menilai bahwa pendekatan pembangunan berwawasan lingkungan akan memperkuat legitimasi proyek sekaligus mencegah konflik sosial di lapangan.

“Kalau pendekatan ekologis diabaikan, yang rugi bukan hanya pemerintah, tapi juga rakyat. Kita tidak ingin Sitinjau Lauik berubah menjadi jalur cepat tapi berisiko tinggi terhadap bencana,” ujarnya.

Ia berharap, koordinasi antara pemerintah daerah, Kemenko Infraswil, dan ATR/BPN yang sedang berlangsung dapat menghasilkan solusi terbaik terhadap pembangunan infrastruktur yang modern, aman, dan tetap menghormati alam Sumatera Barat.

“PKB mendukung pembangunan yang memajukan daerah, tapi selalu dengan catatan: jangan abaikan keseimbangan lingkungan. Itu bagian dari tanggung jawab moral kita terhadap generasi yang akan datang,” tutup Firdaus.

Tags: Anggota DPRD SumbarFirdausFly over sitinjau lauikLingkungan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bukittinggi dan Trengganu Jajaki Kembali Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Pariwisata

Berita Sesudah

Peringati HKN ke-61, Pemko Bukittinggi Ajak Tenaga Kesehatan Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalitas

Berita Terkait

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Wakil Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Dharmasraya, H. Junaindra Sumawan, S.TP, menjadi pembicara dalam sarasehan Pelantikan Pimpinan...

Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Minggu, 31/5/26 | 21:07 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Ketua PC Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Dharmasraya, Badriah, M.Pd, melantik dua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat...

Amblas, Pemkab Dharmasraya Sigap Bangun Jembatan Darurat

Amblas, Pemkab Dharmasraya Sigap Bangun Jembatan Darurat

Minggu, 31/5/26 | 17:10 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Gerak cepat kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam merespons...

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Kamis, 28/5/26 | 20:54 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Konflik fisik yang sempat terjadi antara kelompok pemuda Nagari Muaro Takung, Kabupaten Sijunjung, dengan pemuda Nagari Sialang,...

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Rabu, 27/5/26 | 20:51 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten...

Polres Bersama Forkopimda Tertibkan PETI di Sungai Batang Hari

Polres Bersama Forkopimda Tertibkan PETI di Sungai Batang Hari

Selasa, 26/5/26 | 23:04 WIB

Dharmasraya, Scientia — Aparat Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya bersama unsur terkait melaksanakan penertiban terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)...

Berita Sesudah
Peringati HKN ke-61, Pemko Bukittinggi Ajak Tenaga Kesehatan Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalitas

Peringati HKN ke-61, Pemko Bukittinggi Ajak Tenaga Kesehatan Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalitas

POPULER

  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kue Asida: Makanan Para Raja Riau yang Hampir Punah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026