Sabtu, 18/4/26 | 07:58 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Ketua DPW PKB Sumbar: Pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik Harus Perhatikan Dampak Lingkungan

Rabu, 29/10/25 | 18:57 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]
Padang, Scientia – Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus, menyoroti pentingnya aspek lingkungan dalam proyek pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik yang tengah digarap pemerintah. Ia mengingatkan agar proses pembebasan lahan, terutama yang berada di kawasan hutan lindung, tidak mengabaikan keseimbangan ekosistem di sekitar jalur tersebut.

Firdaus mengatakan, proyek strategis nasional senilai Rp2,8 triliun itu memang sangat dibutuhkan untuk mengatasi kemacetan dan risiko kecelakaan di jalur Padang–Solok. Namun, percepatan pembangunan jangan sampai menimbulkan dampak ekologis yang merugikan masyarakat di masa depan.

“Kita mendukung penuh pembangunan infrastruktur yang memperlancar mobilitas masyarakat dan ekonomi. Tapi, harus diingat, kawasan Sitinjau Lauik itu berada di wilayah dengan kemiringan curam dan berstatus hutan lindung. Artinya, setiap langkah pembebasan lahan perlu dikaji matang agar tidak menimbulkan bencana turunan seperti longsor atau banjir,” ujar Firdaus.

Firdaus menilai, peran Kementerian ATR/BPN dan Dinas Kehutanan sangat vital dalam memastikan kejelasan status lahan yang akan digunakan. Dari total 18,7 hektare lahan yang dibutuhkan, 8,6 hektare di antaranya tercatat sebagai kawasan hutan lindung, yang menurutnya harus dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan konservasi berkelanjutan.

BACAJUGA

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB
KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

“Kalau 8 hektare lebih dari hutan lindung dibuka tanpa perhitungan ekologis, itu bisa memicu kerusakan besar. Harus ada solusi mitigasi yang kuat dengan desain konstruksi yang ramah lingkungan,” tegasnya.

Firdaus juga mengingatkan bahwa pembangunan fisik yang dikejar target waktu tidak boleh mengorbankan kelestarian alam. Ia berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait melakukan kajian AMDAL secara transparan, dengan melibatkan masyarakat dan tokoh adat di kawasan tersebut.

“Pembangunan ini harus berprinsip pada keberlanjutan. Kita ingin jalan aman, tapi juga alam tetap terjaga. Pemerintah harus membuka ruang dialog agar masyarakat merasa dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan,” katanya.

Lebih lanjut, Firdaus menilai bahwa pendekatan pembangunan berwawasan lingkungan akan memperkuat legitimasi proyek sekaligus mencegah konflik sosial di lapangan.

“Kalau pendekatan ekologis diabaikan, yang rugi bukan hanya pemerintah, tapi juga rakyat. Kita tidak ingin Sitinjau Lauik berubah menjadi jalur cepat tapi berisiko tinggi terhadap bencana,” ujarnya.

Ia berharap, koordinasi antara pemerintah daerah, Kemenko Infraswil, dan ATR/BPN yang sedang berlangsung dapat menghasilkan solusi terbaik terhadap pembangunan infrastruktur yang modern, aman, dan tetap menghormati alam Sumatera Barat.

“PKB mendukung pembangunan yang memajukan daerah, tapi selalu dengan catatan: jangan abaikan keseimbangan lingkungan. Itu bagian dari tanggung jawab moral kita terhadap generasi yang akan datang,” tutup Firdaus.

Tags: Anggota DPRD SumbarFirdausFly over sitinjau lauikLingkungan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bukittinggi dan Trengganu Jajaki Kembali Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Pariwisata

Berita Sesudah

Peringati HKN ke-61, Pemko Bukittinggi Ajak Tenaga Kesehatan Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalitas

Berita Terkait

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Sebanyak 65 bakal calon Ketua Tanfidz Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa...

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh Kamba, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, diduga menghambat hak politik...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Memperkuat Sinergi di Bidang Hukum Wali Kota Padang Menandatangani MoU Bersama Kepala Kajari Padang

Kamis, 16/4/26 | 17:10 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui...

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna tentang Program Bantuan Pendidikan Tingkat Sarjana di Sampoerna University untuk tahun akademik 2026/2027.

Progul Padang Juara Pemko Padang Beasiswakan 8 Siswa ke Sampoerna University Tahun Ajaran 2027/2027

Kamis, 16/4/26 | 16:57 WIB

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna...

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Kamis, 16/4/26 | 14:07 WIB

Padang, Scientia — Bawaslu Kota Padang mempercepat agenda reformasi birokrasi dengan menitikberatkan pada penguatan tata kelola yang bersih dan akuntabel....

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Kamis, 16/4/26 | 13:35 WIB

Pasaman, Scientia - Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Donizar, menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang...

Berita Sesudah
Peringati HKN ke-61, Pemko Bukittinggi Ajak Tenaga Kesehatan Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalitas

Peringati HKN ke-61, Pemko Bukittinggi Ajak Tenaga Kesehatan Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalitas

POPULER

  • Konjungsi Penanda Waktu dalam Bahasa Indonesia

    Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fenomena Joget dan Pamer Kecantikan di TikTok, Pakar Ungkap Dampak Psikologisnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026