Kamis, 06/8/26 | 02:30 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Sumbar Dorong Hilirisasi Gambir, Mentan Siap Bangun Industri Pengolahan

Selasa, 16/9/25 | 19:02 WIB

Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.[foto : ist]
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.[foto : ist]
Padang, Scientia – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyampaikan kondisi ketahanan pangan sekaligus potensi besar sektor pertanian di daerahnya kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Pertemuan berlangsung di Auditorium Gubernuran, Padang, Selasa (16/9/2025), dan dihadiri jajaran Forkopimda, anggota DPR RI Komisi IV, Pangdam XX/TIB, bupati/wali kota se-Sumbar, serta kepala OPD provinsi maupun kabupaten/kota.

Dalam laporannya berjudul “Membangun Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern di Ranah Minang”, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa Sumbar memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Luas lahan pertanian di Sumbar mencapai 3,34 juta hektare, dengan 188 ribu hektare berupa sawah dan sisanya lahan pertanian non-sawah. Sektor pertanian sendiri menyumbang Rp71,16 triliun atau 21,27 persen terhadap PDRB Sumbar pada tahun 2024.

“Komoditas unggulan Sumbar tidak hanya padi dan jagung, tetapi juga hortikultura seperti cabai, bawang merah, manggis, hingga jeruk. Untuk perkebunan, Sumbar menghasilkan kopi, kakao, kelapa sawit, kulit manis, hingga gambir yang menjadi kebanggaan kami,” kata Mahyeldi.

Gubernur menekankan, gambir adalah komoditas strategis yang banyak menopang kehidupan petani. Bahkan, Sumbar menjadi penghasil gambir terbesar di Indonesia dengan kontribusi sekitar 80 persen dari kebutuhan dunia. Gambir memiliki potensi besar dalam industri makanan, minuman, kesehatan, farmasi, hingga kosmetik.

BACAJUGA

Wakil Walikota Padang Maigus Nasir bersama Anggota DPRD RI Zigo Rolando kunjungi pembangunan jembatan kelawi

Wali Kota Padang Tinjau  Pembangunan Jembatan Kalawi,  dan Rehabilitasi Infrastruktur Pascabanjir di Pauh

Rabu, 05/8/26 | 20:19 WIB
Pengurus PWI Dharmasraya 2026–2029 Dilantik, Bupati Annisa Tekankan Jurnalisme Beretika

Pengurus PWI Dharmasraya 2026–2029 Dilantik, Bupati Annisa Tekankan Jurnalisme Beretika

Selasa, 04/8/26 | 23:32 WIB

Mahyeldi berharap, Kementerian Pertanian dapat memberi perhatian lebih melalui pembangunan infrastruktur, sarana prasarana, serta dukungan untuk hilirisasi gambir. “Kami ingin agar di Sumbar berdiri pabrik pengolahan gambir sehingga petani tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi bisa menikmati nilai tambah yang lebih besar,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Mentan Andi Amran Sulaiman menyatakan komitmennya untuk mendorong hilirisasi gambir di Sumbar. Ia menegaskan, industri pengolahan gambir akan dibangun agar ekspor ke depan tidak lagi berbentuk bahan mentah.

“Gambir ini luar biasa. Selama ini diekspor mentah, padahal bisa diolah menjadi produk jadi bernilai tinggi seperti skincare, lipstik, tinta, hingga obat-obatan. Ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar setiap komoditas unggulan pertanian Indonesia punya nilai tambah,” jelas Amran.

Menurutnya, transformasi pengolahan gambir dari cara tradisional ke modern akan menjadi langkah strategis. Selain meningkatkan pendapatan petani, hal ini juga bisa memperkuat posisi Sumbar sebagai pusat industri gambir dunia. “Kami siap memfasilitasi pembangunan pabrik pengolahan gambir di Sumbar, tentu setelah dilakukan kajian teknis dan uji kelayakan,” tambahnya.

Dengan komitmen ini, Sumbar berpeluang besar menjadi pionir hilirisasi gambir di Indonesia sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Dukungan Kementan diharapkan mampu mengubah gambir dari sekadar komoditas tradisional menjadi produk global berdaya saing tinggi.(Adpsb)

Tags: Andi Amran SulaimanGambirMahyeldiMentanPemprov Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wali Kota Padang Apresiasi GAPOPIN Sumbar Berikan Kacamata Gratis

Berita Sesudah

Wali Kota Padang Komitmen Jaga Ketersediaan Pangan

Berita Terkait

Wakil Walikota Padang Maigus Nasir bersama Anggota DPRD RI Zigo Rolando kunjungi pembangunan jembatan kelawi

Wali Kota Padang Tinjau  Pembangunan Jembatan Kalawi,  dan Rehabilitasi Infrastruktur Pascabanjir di Pauh

Rabu, 05/8/26 | 20:19 WIB

Wakil Walikota Padang Maigus Nasir bersama Anggota DPRD RI Zigo Rolando kunjungi pembangunan jembatan kelawi Padang, Scientia---- Wakil Wali Kota...

Pengurus PWI Dharmasraya 2026–2029 Dilantik, Bupati Annisa Tekankan Jurnalisme Beretika

Pengurus PWI Dharmasraya 2026–2029 Dilantik, Bupati Annisa Tekankan Jurnalisme Beretika

Selasa, 04/8/26 | 23:32 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, melantik Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Dharmasraya Periode 2026–2029 yang...

Pimpin PWI Dharmasraya, Roni Aprianto; Pers Harus Kritis dan Jaga Kepercayaan Publik

Pimpin PWI Dharmasraya, Roni Aprianto; Pers Harus Kritis dan Jaga Kepercayaan Publik

Selasa, 04/8/26 | 22:44 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Roni Aprianto resmi menakhodai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Dharmasraya untuk periode 2026–2029. Pelantikan tersebut didasarkan pada...

Dapat Nomor Urut 2, Endara Putra Gunawan Usung Visi “Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani”

Dapat Nomor Urut 2, Endara Putra Gunawan Usung Visi “Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani”

Selasa, 04/8/26 | 19:55 WIB

Aie Dingin, Scientia.id  – Tokoh muda Nagari Aie Dingin, Endara Putra Gunawan (EPG), memperoleh nomor urut 2 dalam tahapan penetapan...

Anggota DPRD Kota Padang Fraksi PKB, Yusri Latif. [foto : ist]

Yusri Latif Dorong Pondok Pesantren di Padang Masuk Program 10.000 MCK PKB

Selasa, 04/8/26 | 17:22 WIB

Anggota DPRD Kota Padang Fraksi PKB, Yusri Latif. Padang, Scientia — Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Padang, Yusri...

Guru SD asal Dharmasraya Wakili Sumbar di MTQ VIII KORPRI Nasional

Guru SD asal Dharmasraya Wakili Sumbar di MTQ VIII KORPRI Nasional

Selasa, 04/8/26 | 14:45 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya Medison, S.Sos, M.Si, Selasa (4/8/2026) secara resmi melepas keberangkatan Hj. Egi Firnawati, M.Pd.,...

Berita Sesudah
Wali Kota Padang Fadly Amran hadiri, Rapat Koordinasi (Rakor) Ketersediaan Pangan se-Sumatera Barat (Sumbar).[foto : ist]

Wali Kota Padang Komitmen Jaga Ketersediaan Pangan

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Kecerdasan Buatan (AI) bagi Dunia Pendidikan di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasangan Kata “Bukan” dan “Tidak” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fungsi Kata “yang “ dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Tinjau  Pembangunan Jembatan Kalawi,  dan Rehabilitasi Infrastruktur Pascabanjir di Pauh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026