Senin, 01/6/26 | 12:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Barantin Disentil DPR: Jangan Jadi “Langganan” Temuan BPK!

Kamis, 17/7/25 | 22:00 WIB

Wakil Ketua Komisi IV, DPr RI, Alex Indra Lukman.[foto : ist]
Wakil Ketua Komisi IV, DPr RI, Alex Indra Lukman.[foto : ist]
Jakarta, Scientia — DPR RI melayangkan teguran keras kepada Badan Karantina Indonesia (Barantin) atas ketidaktertiban pengelolaan keuangan yang kembali disorot Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kompleks Parlemen, Kamis (17/7/2025), Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menyindir lambannya pembenahan administrasi internal di tubuh lembaga tersebut.

Barantin tercatat hanya meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2024. Alex menilai predikat ini harus menjadi cambuk, bukan sekadar catatan biasa.

“Yang bisa dibereskan di dalam, bereskan segera. Kalau dibiarkan berlarut, temuan ini akan terus berulang tiap tahun!” tegas politisi PDI-Perjuangan itu di hadapan Kepala Barantin.

Temuan BPK setidaknya menyasar empat aspek kritis: pengelolaan aset yang amburadul, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang belum optimal, pertanggungjawaban belanja barang dan jasa yang masih berantakan, serta ketidakjelasan kelas jabatan pegawai yang mengganggu belanja pegawai.

BACAJUGA

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Kamis, 21/5/26 | 19:39 WIB
DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB

Sorotan tajam datang terkait lambannya penetapan kelas jabatan. Meski sudah memasuki pertengahan 2025, Barantin dinilai belum menunjukkan progres berarti.

“Kalau penetapan kelas jabatan saja masih tertunda, lalu kapan mau rapi? Jangan sampai tahun depan jadi temuan lagi,” kecam Alex.

Meski memahami beberapa hambatan diatur lewat regulasi pemerintah pusat, Alex menegaskan hal-hal teknis internal bukan alasan untuk ditunda.

“Kalau soal Peraturan Pemerintah, kami bisa maklumi. Tapi soal administrasi internal, itu tanggung jawab penuh Bapak.”

Komisi IV pun mendesak Barantin mempercepat konsolidasi kelembagaan, mengingat institusi ini baru terbentuk tahun 2023 dari peleburan dua badan karantina lintas kementerian. Menurut Alex, kondisi transisi tidak boleh jadi alasan untuk abai terhadap tata kelola keuangan.

Harapannya jelas: Barantin harus naik kelas. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun depan bukan hanya target, tapi tuntutan.

“Kita ingin Barantin bukan sekadar mitra kerja, tapi juga contoh lembaga baru yang bisa langsung tancap gas dan bebas dari temuan BPK,” pungkasnya.(yrp)

Tags: Alex Indra LukmanBarantin
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pengangguran Sarjana Tembus 1 Juta, Puan: Sistem Pendidikan dan Pasar Kerja Kita Gagal Terkoneksi

Berita Sesudah

KPU Padang Ajukan Dana Hibah ke Pemko Padang

Berita Terkait

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Kamis, 21/5/26 | 19:39 WIB

Ratusan lulusan dari berbagai kampus mengikuti One Day With BTPN Syariah di UIN IB Padang, Kamis (21/5). (Foto/Scientia: Wahyu Amuk)....

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB

PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat menyampaikan jawaban atas tanggapan Gubernur terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prakarsa DPRD melalui...

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Selasa, 12/5/26 | 14:37 WIB

PADANG, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria mendukung langkah strategis Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menembus jejaring UNESCO Creative Cities...

Ketua DPRD Sumbar Mulai Kaji Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau Bersama Tim Ahli DPRD Sumbar.

Ketua DPRD Sumbar Mulai Kaji Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau Bersama Tim Ahli DPRD Sumbar.

Senin, 11/5/26 | 14:35 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi bersama tenaga ahli DPRD mulai mengkaji gagasan pengajuan Daerah Istimewa Minangkabau (DIM)....

Penanganan Pascabencana Sumbar Butuh Rp17,9 Triliun, Doni Harsiva Yandra Soroti Kesiapan APBD 2027

Penanganan Pascabencana Sumbar Butuh Rp17,9 Triliun, Doni Harsiva Yandra Soroti Kesiapan APBD 2027

Senin, 11/5/26 | 14:33 WIB

PADANG — Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat Doni Harsiva Yandra menegaskan pentingnya fokus Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap penanganan...

DPRD Sumbar Dorong Ranperda Jalan Provinsi Jadi Solusi Infrastruktur dan Ketimpangan Wilayah

DPRD Sumbar Dorong Ranperda Jalan Provinsi Jadi Solusi Infrastruktur dan Ketimpangan Wilayah

Senin, 11/5/26 | 14:31 WIB

PADANG — Persoalan jalan rusak, ketimpangan pembangunan antarwilayah, hingga lemahnya pengawasan kendaraan bertonase berlebih menjadi sorotan utama dalam Rapat Paripurna...

Berita Sesudah
Wali Kota Fadly Amran saat menerima kunjungan ketua dan anggota KPU setempat.[foto : ist]

KPU Padang Ajukan Dana Hibah ke Pemko Padang

POPULER

  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kue Asida: Makanan Para Raja Riau yang Hampir Punah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebebasan Perempuan dalam Film “Gowok” Analisis Semiotika Christian Metz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manusia yang Selalu Kekurangan Tiga Puluh Peso

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026