Kamis, 15/10/26 | 00:38 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Yusri Latif Minta Pemerintah Lebih Serius Bantu UMKM Kota Padang

Jumat, 27/6/25 | 22:28 WIB

Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]
Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]
Padang, Scientia – Anggota DPRD Kota Padang, Fraksi PKB Yusri Latif, meminta pemerintah lebih serius dalam membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di Kota Padang. Hal ini ia sampaikan bertepatan dengan peringatan Hari UMKM Internasional yang jatuh pada 27 Juni.

Menurut Latif, UMKM adalah kekuatan utama ekonomi rakyat. Namun sayangnya, para pelaku UMKM di Padang masih menghadapi banyak kesulitan dan belum mendapatkan dukungan yang maksimal dari pemerintah.

Latif melihat, tersapat tiga persoalan utama yang masih membelenggu pelaku UMKM di Padang. Pertama, masalah permodalan. Banyak pelaku usaha kecil yang kesulitan mendapatkan pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya.

“Banyak pelaku UMKM yang tidak tahu caranya mengajukan pinjaman seperti KUR, bahkan takut karena diminta jaminan atau takut bunganya. Pemerintah harus bantu mereka, bukan cuma kasih informasi, tapi juga dampingi langsung,” tegas Yusri.

BACAJUGA

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Rabu, 14/10/26 | 01:33 WIB
Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Selasa, 13/10/26 | 18:06 WIB

Masalah kedua adalah rendahnya pemanfaatan teknologi dan digitalisasi. Banyak UMKM belum masuk ke platform digital, seperti marketplace atau media sosial, baik untuk jualan maupun untuk transaksi.

“Sekarang semua serba online. Tapi pelaku UMKM kita banyak yang belum tahu caranya jualan di internet. Padahal, pasar digital itu luas. Ini harus jadi perhatian pemerintah,” jelasnya.

Masalah ketiga adalah soal legalitas usaha. Masih banyak pelaku UMKM yang belum punya NIB (Nomor Induk Berusaha) atau izin usaha lainnya, sehingga sulit mengakses bantuan atau ikut dalam pameran resmi.

“Mereka ini ada yang sudah usaha bertahun-tahun, tapi belum punya izin. Pemerintah harus jemput bola, bantu mereka urus NIB, jangan tunggu mereka datang ke kantor,” tambahnya.

Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Provinsi Sumbar memang sudah menjalankan beberapa program untuk membantu UMKM. Di antaranya, pelatihan dan pendampingan usaha, fasilitasi izin usaha dan sertifikasi halal, bantuan modal lewat KUR, serta promosi produk lokal lewat pameran.

Namun, Latif menilai program-program itu masih bersifat umum dan belum menyentuh langsung kebutuhan pelaku usaha.

“Banyak kegiatan yang hanya seremonial. Setelah pelatihan, pelaku usaha ditinggal begitu saja. Harusnya ada pendampingan lanjutan, supaya ilmu yang didapat bisa dipraktikkan dengan baik,” katanya.

Di momen Hari UMKM Internasional ini, Latif mendorong agar pemerintah lebih hadir dan benar-benar melihat kondisi UMKM di lapangan.

“Jangan cuma hadir waktu ada pameran atau pembukaan acara. Pemerintah harus betul-betul membantu, dari soal modal, izin usaha, sampai cara jualan online. Kalau UMKM kuat, ekonomi rakyat juga kuat,” pungkasnya. (yrp)

Tags: Anggita DPRD PadangUMKMYusri Latif
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Terpilih, Sugiono Pimpin IPSI Dharmasraya 2025-2029

Berita Sesudah

Jembatan Penghubung Nagari Panyubarangan dan Kecamatan Timpeh Rusak, Hambat Aktivitas Ekonomi

Berita Terkait

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Rabu, 14/10/26 | 01:33 WIB

Padang, Scientia — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, mendesak Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB kabupaten dan...

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Selasa, 13/10/26 | 18:06 WIB

PASAMAN,— Anggota DPRD Sumatera Barat, Muzli M. Nur, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di...

Pascabanjir Bandang, Irman Gusman Dorong Pemkab Solok Susun Ulang Arah Pembangunan

Pascabanjir Bandang, Irman Gusman Dorong Pemkab Solok Susun Ulang Arah Pembangunan

Senin, 12/10/26 | 10:16 WIB

Arosuka, Scientia.id — Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok pada 21 September 2026 menjadi momentum untuk mengevaluasi...

Anak Berkebutuhan Khusus Berhak Fasilitas Layak, Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang

Anak Berkebutuhan Khusus Berhak Fasilitas Layak, Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang

Minggu, 11/10/26 | 18:11 WIB

PADANG, - Di balik semangat anak-anak berkebutuhan khusus menuntut ilmu, terdapat kebutuhan akan fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan nyaman....

Oknum RSUD Sungai Dareh Dharmasraya Cabuli Pasien

Oknum RSUD Sungai Dareh Dharmasraya Cabuli Pasien

Minggu, 11/10/26 | 16:42 WIB

Dharmasraya Scientia.id — Seorang oknum pegawai RSUD Sungai Dareh berinisial RIP (33) diamankan polisi setelah diduga melakukan pelecehan terhadap pasien...

Bukan Hanya Urusan Suami Istri, Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Bukan Hanya Urusan Suami Istri, Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Sabtu, 10/10/26 | 18:06 WIB

PADANG, – Ketahanan keluarga tidak hanya dibangun dari komitmen suami dan istri, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan, nilai-nilai adat, serta...

Berita Sesudah
Jembatan Penghubung Nagari Panyubarangan dan Kecamatan Timpeh Rusak, Hambat Aktivitas Ekonomi

Jembatan Penghubung Nagari Panyubarangan dan Kecamatan Timpeh Rusak, Hambat Aktivitas Ekonomi

POPULER

  • Lele Raksasa (Foto: Ist)

    Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fenomena Kabut Asap di Sumbar, Donizar: Jangan Tunggu Ada Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026