Jumat, 17/4/26 | 06:10 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Yusri Latif Minta Pemerintah Lebih Serius Bantu UMKM Kota Padang

Jumat, 27/6/25 | 22:28 WIB

Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]
Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]
Padang, Scientia – Anggota DPRD Kota Padang, Fraksi PKB Yusri Latif, meminta pemerintah lebih serius dalam membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di Kota Padang. Hal ini ia sampaikan bertepatan dengan peringatan Hari UMKM Internasional yang jatuh pada 27 Juni.

Menurut Latif, UMKM adalah kekuatan utama ekonomi rakyat. Namun sayangnya, para pelaku UMKM di Padang masih menghadapi banyak kesulitan dan belum mendapatkan dukungan yang maksimal dari pemerintah.

Latif melihat, tersapat tiga persoalan utama yang masih membelenggu pelaku UMKM di Padang. Pertama, masalah permodalan. Banyak pelaku usaha kecil yang kesulitan mendapatkan pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya.

“Banyak pelaku UMKM yang tidak tahu caranya mengajukan pinjaman seperti KUR, bahkan takut karena diminta jaminan atau takut bunganya. Pemerintah harus bantu mereka, bukan cuma kasih informasi, tapi juga dampingi langsung,” tegas Yusri.

BACAJUGA

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.[foto : sci yrp]

Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

Senin, 13/4/26 | 22:57 WIB
Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Minggu, 12/4/26 | 14:27 WIB

Masalah kedua adalah rendahnya pemanfaatan teknologi dan digitalisasi. Banyak UMKM belum masuk ke platform digital, seperti marketplace atau media sosial, baik untuk jualan maupun untuk transaksi.

“Sekarang semua serba online. Tapi pelaku UMKM kita banyak yang belum tahu caranya jualan di internet. Padahal, pasar digital itu luas. Ini harus jadi perhatian pemerintah,” jelasnya.

Masalah ketiga adalah soal legalitas usaha. Masih banyak pelaku UMKM yang belum punya NIB (Nomor Induk Berusaha) atau izin usaha lainnya, sehingga sulit mengakses bantuan atau ikut dalam pameran resmi.

“Mereka ini ada yang sudah usaha bertahun-tahun, tapi belum punya izin. Pemerintah harus jemput bola, bantu mereka urus NIB, jangan tunggu mereka datang ke kantor,” tambahnya.

Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Provinsi Sumbar memang sudah menjalankan beberapa program untuk membantu UMKM. Di antaranya, pelatihan dan pendampingan usaha, fasilitasi izin usaha dan sertifikasi halal, bantuan modal lewat KUR, serta promosi produk lokal lewat pameran.

Namun, Latif menilai program-program itu masih bersifat umum dan belum menyentuh langsung kebutuhan pelaku usaha.

“Banyak kegiatan yang hanya seremonial. Setelah pelatihan, pelaku usaha ditinggal begitu saja. Harusnya ada pendampingan lanjutan, supaya ilmu yang didapat bisa dipraktikkan dengan baik,” katanya.

Di momen Hari UMKM Internasional ini, Latif mendorong agar pemerintah lebih hadir dan benar-benar melihat kondisi UMKM di lapangan.

“Jangan cuma hadir waktu ada pameran atau pembukaan acara. Pemerintah harus betul-betul membantu, dari soal modal, izin usaha, sampai cara jualan online. Kalau UMKM kuat, ekonomi rakyat juga kuat,” pungkasnya. (yrp)

Tags: Anggita DPRD PadangUMKMYusri Latif
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Terpilih, Sugiono Pimpin IPSI Dharmasraya 2025-2029

Berita Sesudah

Jembatan Penghubung Nagari Panyubarangan dan Kecamatan Timpeh Rusak, Hambat Aktivitas Ekonomi

Berita Terkait

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.[foto : sci yrp]

Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

Senin, 13/4/26 | 22:57 WIB

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.Padang, Scientia - Ketua Bidang Penataan Organisasi, Eksekutif dan Legislatif DPP Partai...

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Minggu, 12/4/26 | 14:27 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Tim Lupak Satresnarkoba Polres Dharmasraya Polda Sumbar menggerebek aktivitas pesta narkotika jenis sabu di Kecamatan Pulau Punjung...

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Sabtu, 11/4/26 | 21:27 WIB

PESSEL — Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat turun langsung ke lapangan untuk memastikan penggunaan anggaran pendidikan tahun 2026 berjalan...

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Kamis, 09/4/26 | 21:21 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, berdiskusi dengan perwakilan penyandang disabilitas usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana...

Muhidi Dorong Kepala SMK Aktif Gaet APBN, DPRD Sumbar Siapkan Dukungan

Muhidi Dorong Kepala SMK Aktif Gaet APBN, DPRD Sumbar Siapkan Dukungan

Kamis, 09/4/26 | 21:18 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mendorong kepala sekolah SMK agar aktif mengakses anggaran pendidikan dari APBN untuk...

Tekanan Fiskal dan Beban Pascabencana, DPRD Sumbar Kawal RKPD 2027

Tekanan Fiskal dan Beban Pascabencana, DPRD Sumbar Kawal RKPD 2027

Rabu, 08/4/26 | 21:13 WIB

PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat berkomitmen mengawal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di tengah tekanan keuangan...

Berita Sesudah
Jembatan Penghubung Nagari Panyubarangan dan Kecamatan Timpeh Rusak, Hambat Aktivitas Ekonomi

Jembatan Penghubung Nagari Panyubarangan dan Kecamatan Timpeh Rusak, Hambat Aktivitas Ekonomi

POPULER

  • Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

    Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriah! Dharmasraya Gelar CFD dan Bazaar UMKM 18–19 April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Jenis-jenis Pola Pikir Manusia, Begini Penjelasan Para Ahli Psikologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026