Kamis, 04/6/26 | 17:25 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

Fenomena Joget dan Pamer Kecantikan di TikTok, Pakar Ungkap Dampak Psikologisnya

Kamis, 22/5/25 | 22:51 WIB

Foto wanita sedang joget. [foto : net]
Foto wanita sedang joget. [foto : net]
Padang, Scientia – Fenomena berjoget-joget dan mengumbar kecantikan di media sosial TikTok kini semakin marak, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Aktivitas ini memang sering dianggap sebagai bentuk hiburan dan ekspresi diri, namun para pakar psikologi mengingatkan bahwa kebiasaan ini juga bisa berkaitan dengan sejumlah gangguan psikologis jika dilakukan secara berlebihan.

Peneliti dari Universitas Milano, Casale dan Banchi, dalam jurnal Computers in Human Behavior menyebutkan bahwa perilaku sering memamerkan diri di media sosial erat kaitannya dengan sifat narsistik.

“Media sosial memberi peluang bagi individu narsistik untuk mencari validasi dan pujian secara instan melalui like dan komentar,” ungkap Casale dalam penelitiannya.

Selain kecenderungan narsistik, fenomena ini juga dinilai berisiko menimbulkan masalah pada citra tubuh atau bahkan memicu Body Dysmorphic Disorder (BDD), yaitu gangguan mental yang membuat seseorang terlalu terobsesi pada kekurangan fisik yang sebenarnya kecil atau bahkan tidak nyata. Studi yang diterbitkan dalam Journal of Adolescent Health oleh Fardouly dan timnya menyebutkan, intensitas penggunaan media sosial berbasis penampilan fisik berhubungan erat dengan penurunan kepuasan diri dan meningkatnya gejala BDD serta depresi.

BACAJUGA

Pemerintah Genjot Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Pemerintah Genjot Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Rabu, 29/4/26 | 19:37 WIB
Webometrics 2026 Rilis Peringkat Kampus Terbaik, 10 PTKIN Masuk 100 Besar Indonesia

Webometrics 2026 Rilis Peringkat Kampus Terbaik, 10 PTKIN Masuk 100 Besar Indonesia

Senin, 27/4/26 | 13:36 WIB

Fenomena lain yang tak kalah mengkhawatirkan adalah munculnya Fear of Missing Out (FOMO) dan kecenderungan melakukan perbandingan sosial. Psikolog Leon Festinger dalam teorinya menjelaskan, kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain di media sosial dapat menimbulkan kecemasan dan stres, terutama jika seseorang merasa dirinya kalah menarik atau kurang populer.

Tak hanya itu, penelitian yang dimuat dalam Addictive Behaviors Reports menunjukkan bahwa motivasi mencari validasi melalui media sosial seperti TikTok dapat mendorong munculnya kecanduan, kecemasan, hingga depresi. Aktivitas mengumbar kecantikan dan berjoget di depan kamera, jika dilakukan untuk mendapatkan perhatian atau pengakuan, berpotensi memicu masalah psikologis jangka panjang.

Meski tidak semua pengguna media sosial mengalami gangguan tersebut, pakar mengimbau agar masyarakat, khususnya remaja, lebih bijak dalam menggunakan TikTok dan tidak menjadikan validasi dari dunia maya sebagai tolok ukur harga diri. (Rai)

 

Tags: Jogetpsikologitiktok
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Tim Rajawali Satresnarkoba Polresta Padang Tangkap Pria Diduga Edarkan Sabu di Lolong Belanti

Berita Sesudah

Luar Biasa! Pasaman Barat Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Pemerintah Genjot Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Pemerintah Genjot Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Rabu, 29/4/26 | 19:37 WIB

Jakarta, Scientia.id - Prabowo Subianto menegaskan keseriusan pemerintah dalam mempercepat pembenahan infrastruktur pendidikan melalui program renovasi sekolah secara masif. Pada...

Webometrics 2026 Rilis Peringkat Kampus Terbaik, 10 PTKIN Masuk 100 Besar Indonesia

Webometrics 2026 Rilis Peringkat Kampus Terbaik, 10 PTKIN Masuk 100 Besar Indonesia

Senin, 27/4/26 | 13:36 WIB

Jakarta, Scientia.id - Lembaga pemeringkatan global Webometrics kembali merilis daftar perguruan tinggi terbaik di dunia untuk edisi Januari 2026. Dari...

Kemenag Gelar “Coaching Clinic” AI bagi Guru di Ramadan

Kemenag Gelar “Coaching Clinic” AI bagi Guru di Ramadan

Minggu, 08/3/26 | 16:24 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan kembali menggelar Coaching Clinic Pintar Spesial Ramadan...

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

Rabu, 18/2/26 | 09:15 WIB

Foto: elly Padang, Scientia-Sebanyak 13 Program Studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (UNAND) yang telah...

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Senin, 26/1/26 | 19:56 WIB

Ilustrasi (Foto: Ist) Jakarta, Scientia.id - Sebuah temuan arkeologis penting terungkap dari kawasan Sulawesi Tenggara. Tim peneliti lintas negara melaporkan...

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

Jumat, 23/1/26 | 20:56 WIB

Padang, Scientia-Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat (PWM SUMBAR) melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) bekerja sama dengan Departemen Hubungan...

Berita Sesudah
Luar Biasa! Pasaman Barat Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut

Luar Biasa! Pasaman Barat Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut

POPULER

  • Para orang tua sedang mendaftarkan anaknya masuk sekolah jalur prestasi ke Dinas pendidikan Kota Padang.

    Disdik Kota Padang Resmi Umumkan Pelaksanaan SPMB SD/SMP Tahun 2026/2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kota Padang Menjadi Terpilih Tuan Rumah Kunker PDPI ke XVIII

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerpen “Hutan Larangan” Karya Uda Agus dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026