Senin, 16/2/26 | 14:37 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Merasa Dirugikan, Pemangku Adat Sembilan Koto Surati Pemda Dharmasraya Soal Janji PT. Bukit Raya Medusa

Sabtu, 12/4/25 | 06:20 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Masyarakat Nagari Empat Koto Dibawuh Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, yaitu Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru, merasakan dampak buruk banjir tahunan dan kekecewaan mendalam terhadap PT. Bukit Raya Medusa (BRM). Sementara, kompensasi lahan yang dijanjikan oleh perusahaan perkebunan sawit tersebut hingga kini belum terpenuhi.

Pemangku Adat di Nagari Durian Simpai, Aidil Datuak Pangulu Bosau, mengungkapkan bahwa PT. Bukit Raya Medusa telah merugikan masyarakat di dua nagari tersebut karena tidak memenuhi janji yang tertuang dalam perjanjian kerja sama tahun 2006. Dalam perjanjian itu disebutkan bahwa dari 11.000 Ha lahan yang diserahkan kepada perusahaan, 1.000 Ha lahan sawit akan dikembalikan kepada masyarakat sebagai kompensasi.

“Namun, dari 1.000 Ha lahan sawit yang dijanjikan tersebut, hanya terealisasi sebanyak 450 Ha, dan tentu masih jauh dari jumlah yang sudah disepakati tersebut, yaitu masih yersisa 550 Ha lagi,” ungkap Aidil, Kamis (10/4/2025).

BACAJUGA

Protes Bau Limbah PT DL, Warga Koto Padang Tagih Solusi DLH

Protes Bau Limbah PT DL, Warga Koto Padang Tagih Solusi DLH

Rabu, 11/2/26 | 21:21 WIB
Temuan Bakteri, BGN Hentikan Operasional Dapur Sang Surya Sungai Rumbai

Temuan Bakteri, BGN Hentikan Operasional Dapur Sang Surya Sungai Rumbai

Selasa, 10/2/26 | 22:00 WIB

Lebih lanjut, Aidil menjelaskan bahwa ketidaksesuaian realisasi kompensasi ini telah merugikan masyarakat sejak perjanjian disepakati. Selain itu, berdirinya perusahaan juga disebut sebagai salah satu penyebab bencana banjir tahunan yang terus melanda nagari mereka.

“Sementara dampak ekologi dari hilangnya hutan terus kami tanggung setiap tahun, yang mana salah satu penyebabnya adalah dengan berdirinya perusahaan ini, sehingga kini nagari kami juga tidak pernah terlepas lagi dari bencana banjir tahunan,” ucapnya.

Menyikapi situasi ini, Pemangku Adat dan Ulayat Durian Simpai, Aidil Datuak Pangulu Bosau, menyatakan bahwa harapan terakhir masyarakat kini tertuju pada Pemerintah Daerah Kabupaten Dharmasraya untuk menjembatani komunikasi dengan pihak PT. Bukit Raya Medusa.

“Sebab, upaya-upaya yang telah kami lakukan untuk dapat berunding dengan pihak perusahan selalu menemui jalan buntu, sehingga pada tanggal 10 Maret 2025 kami mendatangi kru tanam dan menghentikan sementara agar pihak perusahaan mau membahas perjanjian dengan kami,” ungkapnya.

Namun, upaya tersebut tidak mendapatkan respons positif dari perusahaan. Bahkan, masyarakat kembali melakukan aksi pada 17 Maret 2025 dengan memasang gembok di gerbang perusahaan dan menghentikan operasional sementara waktu.

“Upaya ini juga gagal, bahkan pihak perusahaan malah mendatangkan banyak satpam untuk berjaga-jaga di tempat tersebut, dan juga, dari informasi terbaru, bahwa kami kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian,” jelas Aidil.

Untuk menghindari konflik yang semakin berkepanjangan, Aidil menegaskan bahwa pihaknya telah melayangkan permohonan kepada Bupati Dharmasraya agar dapat memfasilitasi pertemuan dengan PT. Bukit Raya Medusa untuk membahas perjanjian yang telah disepakati bertahun-tahun lalu.

“Permintaan kami hanya satu, yaitu sisa lahan yang sesuai dengan perjanjian yang di awal, yaitu dari 1.000 Ha yang dijanjikan, dan hanya terealisasi 450 Ha saja, jadi mana lahan yang diperuntukkan untuk masyarakat dengan luas lebih kurang sebanyak 550 Ha lagi?” lirihnya.

Baca Juga: Kunjungi Titik Banjir, Bupati Dharmasraya Pastikan Keselamatan Warga

Hingga berita ini ditayangkan, pihak PT. Bukit Raya Medusa belum memberikan tanggapan resmi terkait permasalahan yang dikeluhkan oleh masyarakat di dua jorong di nagari tersebut. (tim)

Tags: DharmasrayaPT Bukit Raya Medusa
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

68.643 Santri Akan Ikuti UAN CBT PKPPS Tahun Pelajaran 2024/2025

Berita Sesudah

PT. BRM Serahkan Biaya dan Alat Berat, Tapi Bungkam Soal Sisa Lahan Kompensasi

Berita Terkait

Hilirisasi Sawit Teluk Tapang Didukung Pembangunan Infrastruktur

Hilirisasi Sawit Teluk Tapang Didukung Pembangunan Infrastruktur

Minggu, 15/2/26 | 00:23 WIB

Pasaman Barat, Scientia – Rencana pengembangan hilirisasi sawit di Kawasan Teluk Tapang, Kabupaten Pasaman Barat didukung penuh dengan pembangunan infrastruktur....

APBN Rp83 Miliar Masuk, Sumbar Gaspol Hilirisasi Sawit di Teluk Tapang

APBN Rp83 Miliar Masuk, Sumbar Gaspol Hilirisasi Sawit di Teluk Tapang

Sabtu, 14/2/26 | 20:40 WIB

Pasaman Barat, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai menancapkan ambisi besar di pesisir Pasaman Barat. Kawasan Pelabuhan Teluk Tapang...

Firdaus Raih Gelar Doktor Unand, Soroti Tanggung Jawab Negara dalam JKN

Firdaus Raih Gelar Doktor Unand, Soroti Tanggung Jawab Negara dalam JKN

Sabtu, 14/2/26 | 16:11 WIB

Padang, Scientia - Firdaus, S.H.I., LL.M., yang akrab disapa Diezo, resmi menyandang gelar doktor setelah menjalani Ujian Terbuka Program Pascasarjana Fakultas...

Susunan Lengkap DPW PKB Sumbar 2026–2031, Firdaus Bidik Penguatan Kader Muda dan Perempuan

Susunan Lengkap DPW PKB Sumbar 2026–2031, Firdaus Bidik Penguatan Kader Muda dan Perempuan

Sabtu, 14/2/26 | 13:08 WIB

Padang, Scientia - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengukuhkan komposisi dan personalia Dewan Pengurus Wilayah (DPW)...

Pengurus Baru PKB Sumbar Dikukuhkan, Target Menang 2029 dan Tegaskan Politik Harus Jadi Solusi

Pengurus Baru PKB Sumbar Dikukuhkan, Target Menang 2029 dan Tegaskan Politik Harus Jadi Solusi

Jumat, 13/2/26 | 19:58 WIB

Padang, Scientia - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat resmi dikukuhkan. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Bidang...

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka persiapan menyambut Ramadan 1447 Hijriah di Lapangan Mako Satpol PP Kota Padang, Jumat (13/2/2026) pagi.(Foto:Ist)

Wawako Padang Pimpin Apel Gelar Pasukan Persiapan Ramadhan 1447 Hijriah

Jumat, 13/2/26 | 19:27 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka persiapan menyambut Ramadan 1447 Hijriah di Lapangan Mako...

Berita Sesudah
PT. BRM Serahkan Biaya dan Alat Berat, Tapi Bungkam Soal Sisa Lahan Kompensasi

PT. BRM Serahkan Biaya dan Alat Berat, Tapi Bungkam Soal Sisa Lahan Kompensasi

POPULER

  • Perspektif Ekologis dalam Berbahasa

    Ancaman Ekologis Krisis Air dari Tren Penggunaan AI di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membaca Cerpen “Robohnya Surau Kami” dari Perspektif Psikoanalisis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KBBI dan Kuasa Badan Bahasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Ganti Orang Ketiga “Beliau”, “Dia”, dan “Ia” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024