Jumat, 01/5/26 | 20:22 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Masyarakat Diminta Aktif Berpartisipasi dalam Upaya Mitigasi Bencana di Sumbar

Rabu, 08/1/25 | 17:34 WIB
Anggota DPRD Sumbar dari PKB, Firdaus (Foto: Ist)
Anggota DPRD Sumbar dari PKB, Firdaus (Foto: Ist)

Padang, Scientia.id – Peran serta masyarakat dalam mitigasi bencana di Sumatera Barat sangat besar dan penting. Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Firdaus, menyoroti pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam Upaya mitigasi bencana. Menyusul berbagai bencana alam yang melanda Sumatera Barat dari awal tahun 2025.

Dirinya menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat dalam mengurangi risiko bencana.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan respon pemerintah. Kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam mitigasi bencana harus ditingkatkan agar dampak bencana bisa diminimalisir,” ujar Firdaus, Selasa (7/1).

Firdaus mencontohkan banjir di kabupaten Pesisir Selatan, yang merendam ribuan rumah dan melumpuhkan jalur lintas Sumatera. Menurutnya, klaim perbaikan infrastruktur, diperlukan edukasi yang lebih intensif kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan bencana, termasuk pengelolaan lingkungan dan kesiapsiagaan saat terjadi situasi darurat.

BACAJUGA

Jenguk Bocah Korban Penganiayaan, Wabup Solok: Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Jenguk Bocah Korban Penganiayaan, Wabup Solok: Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Jumat, 01/5/26 | 09:27 WIB
Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.[foto : sci yrp]

Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

Senin, 13/4/26 | 22:57 WIB

Firdaus menekankan pentingnya program pelatihan kebencanaan bagi masyarakat, terutama di daerah rawan bencana. Dengan pelatihan ini, masyarakat bisa lebih siap menghadapi situasi darurat dan tahu bagaimana cara menyelamatkan diri serta membantu sesama.

“Sistem peringatan dini memang penting, tetapi tanpa kesiapan masyarakat dalam meresponnya, dampaknya tetap besar. Kita perlu lebih banyak program pelatihan ke bencanaan, baju tingkat desa, sekolah, maupun komunitas,” tambah Firdaus.

Selain itu, Firdaus mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan lembaga pendidikan, untuk lebih aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, kerusakan lingkungan keyboard pembakaran liar dan penggunaan lahan tidak terkendali turut memperparah risiko bencana.

“Mitigasi bencana bukan hanya tugas pemerintah. kita semua memiliki peran dalam menjaga lingkungan agar resiko bencana bisa ditekan,” tutup Firdaus.

Padang, Scientia.id – Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Firdaus, menyoroti pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam Upaya mitigasi bencana. Menyusul berbagai bencana alam yang melanda Sumatera Barat dari awal tahun 2025, ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat dalam mengurangi risiko bencana.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan respon pemerintah. Kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam mitigasi bencana harus ditingkatkan agar dampak bencana bisa diminimalisir,” ujar Firdaus, Selasa (7/1).

Firdaus mencontohkan banjir di kabupaten Pesisir Selatan, yang merendam ribuan rumah dan melumpuhkan jalur lintas Sumatera. Menurutnya, klaim perbaikan infrastruktur, diperlukan edukasi yang lebih intensif kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan bencana, termasuk pengelolaan lingkungan dan kesiapsiagaan saat terjadi situasi darurat.

Firdaus menekankan pentingnya program pelatihan kebencanaan bagi masyarakat, terutama di daerah rawan bencana. Dengan pelatihan ini, masyarakat bisa lebih siap menghadapi situasi darurat dan tahu bagaimana cara menyelamatkan diri serta membantu sesama.

“Sistem peringatan dini memang penting, tetapi tanpa kesiapan masyarakat dalam meresponnya, dampaknya tetap besar. Kita perlu lebih banyak program pelatihan ke bencanaan, baju tingkat desa, sekolah, maupun komunitas,” tambah Firdaus.

Baca Juga: Legislator Sumbar Firdaus Ingatkan Warga Tetap Waspada Erupsi Gunung Marapi

Selain itu, Firdaus mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan lembaga pendidikan, untuk lebih aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, kerusakan lingkungan keyboard pembakaran liar dan penggunaan lahan tidak terkendali turut memperparah risiko bencana.

“Mitigasi bencana bukan hanya tugas pemerintah. kita semua memiliki peran dalam menjaga lingkungan agar resiko bencana bisa ditekan,” tutup Firdaus. (tmi)

Tags: Anggota DPRD Sumbar FirdausMitigasi BencanaPKB SumbarSumatera BaratSumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

SMAPSIC XX + Jr XVI Resmi Dibuka, Gubenur Mahyeldi: Kanalisasi Bakat Pelajar Jadi Prioritas

Berita Sesudah

Ditanya Soal Realisasi Anggaran 2024, Dinas Dikbud Bukittinggi ‘Pimpong’ Para Wartawan

Berita Terkait

Jenguk Bocah Korban Penganiayaan, Wabup Solok: Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Jenguk Bocah Korban Penganiayaan, Wabup Solok: Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Jumat, 01/5/26 | 09:27 WIB

Arosuka, Scientia.id — Kepedulian terhadap nasib anak kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Solok. Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., bersama...

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.[foto : sci yrp]

Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

Senin, 13/4/26 | 22:57 WIB

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.Padang, Scientia - Ketua Bidang Penataan Organisasi, Eksekutif dan Legislatif DPP Partai...

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Minggu, 12/4/26 | 14:27 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Tim Lupak Satresnarkoba Polres Dharmasraya Polda Sumbar menggerebek aktivitas pesta narkotika jenis sabu di Kecamatan Pulau Punjung...

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Sabtu, 11/4/26 | 21:27 WIB

PESSEL — Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat turun langsung ke lapangan untuk memastikan penggunaan anggaran pendidikan tahun 2026 berjalan...

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Kamis, 09/4/26 | 21:21 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, berdiskusi dengan perwakilan penyandang disabilitas usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana...

Muhidi Dorong Kepala SMK Aktif Gaet APBN, DPRD Sumbar Siapkan Dukungan

Muhidi Dorong Kepala SMK Aktif Gaet APBN, DPRD Sumbar Siapkan Dukungan

Kamis, 09/4/26 | 21:18 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mendorong kepala sekolah SMK agar aktif mengakses anggaran pendidikan dari APBN untuk...

Berita Sesudah
Ditanya Soal Realisasi Anggaran 2024, Dinas Dikbud Bukittinggi ‘Pimpong’ Para Wartawan

Ditanya Soal Realisasi Anggaran 2024, Dinas Dikbud Bukittinggi 'Pimpong' Para Wartawan

POPULER

  • KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

    KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Prof. Dr. dr. H. Idris idham SpJP (K), FIHA, FACC, FESC, FAsCC, FSCAI dan kiprahnya pada Pengembangan Kardiologi dan Kedokteran Vascular di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Efektivitas Ribuan Tangga di Universitas Andalas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jenguk Bocah Korban Penganiayaan, Wabup Solok: Perlindungan Anak Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026