Kamis, 05/3/26 | 18:46 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Menjadikan Permainan Koa Bagian Budaya Minang, Firdaus: Miliki Nilai Adat yang Kuat

Minggu, 02/2/25 | 08:12 WIB

Padang, Scientia.id – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKB sekaligus Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus menegaskan bahwa permainan koa bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari budaya Minangkabau yang harus dijaga.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri penutupan Turnamen Koa Badunsanak, yang digelar oleh Komunitas Pecandu Koa (Kopenko) Kota Padang di Warung Mie Lioner, Jl. Dr. Moh. Hatta, Kel. Pasar Ambacang, Sabtu (1/2/2025).

Dalam sambutannya, Firdaus menyayangkan masih banyaknya pandangan negatif terhadap koa. Ia menekankan bahwa permainan ini memiliki nilai adat yang kuat dan selaras dengan filosofi Minangkabau.

BACAJUGA

PKB Sumbar Bentuk Tim 5 Muscab

PKB Sumbar Bentuk Tim 5 Muscab

Sabtu, 21/2/26 | 03:18 WIB
PKB Sumbar Peduli Anak Yatim

PKB Sumbar Peduli Anak Yatim

Sabtu, 21/2/26 | 02:36 WIB

“Permainan koa adalah tradisi yang telah lama berkembang di ranah Minang. Namun, persepsi masyarakat terhadapnya masih sering keliru. Kita harus meluruskan pandangan ini agar budaya kita tetap lestari,” ujarnya.

Firdaus, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PKDP Sumatera Barat, menegaskan bahwa koa bukanlah aktivitas negatif, melainkan warisan budaya yang mencerminkan kecerdasan, strategi, dan kebersamaan.

“Koa bukan sekadar permainan, tetapi juga bagian dari interaksi sosial yang membangun solidaritas. Jika dipahami dengan benar, koa bisa menjadi sarana mempererat hubungan masyarakat,” tambahnya.

Turnamen yang berlangsung sejak 24 Januari 2025 ini diikuti oleh berbagai tim dari Kota Padang. Setelah melalui pertandingan sengit, tim “Kapundur” yang diperkuat Gilang Gardhiolla dan Feliadi berhasil keluar sebagai juara, mengalahkan tim “PIPIK 2” dari Lubuk Lintah.

Firdaus menyambut baik kegiatan ini dan berharap turnamen koa bisa menjadi agenda tahunan.

“Kegiatan seperti ini harus terus didukung. Selain melestarikan budaya, koa juga bisa menjadi sarana rekreasi yang positif bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Coreng Marwah Minangkabau, Firdaus Minta Tersangka IS Dihukum Berat

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif serta sejumlah tokoh masyarakat di Pasar Ambacang.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh politik seperti Firdaus, diharapkan permainan koa semakin mendapat tempat di masyarakat dan tidak lagi dipandang sebelah mata. (*/tmi)

Tags: Anggota DPRD Sumbar FirdausPKB SumbarSumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Polres Pesisir Selatan Ringkus Pengedar Narkoba di Nagari Painan

Berita Sesudah

Masya Allah Tabarakallah Caption Bahasa Arab di Dunia Sharenting

Berita Terkait

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

Minggu, 22/2/26 | 22:46 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Beberapa minggu terakhir dunia digital dihebohkan oleh...

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Jumat, 20/2/26 | 20:13 WIB

Seorang relawan bencana di Kota Padang, Sumatera Barat sedang memilih rumah hunian yang nyaman melalui aplikasi Bale by BTN karena...

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

Kamis, 19/2/26 | 19:00 WIB

PADANG — Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dijadwalkan mengunjungi 216 tempat ibadah yang tersebar di seluruh kabupaten dan...

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Selasa, 17/2/26 | 20:02 WIB

Jakarta, Scientia – Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan itu diambil dalam sidang...

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Minggu, 15/2/26 | 18:30 WIB

PADANG — Evi Yandri Rajo Budiman, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, mengungkapkan rumah sakit di Sumatera Barat membutuhkan sekitar 150...

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Rabu, 11/2/26 | 18:57 WIB

AGAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) gencarkan sosialisasi pemungutan Pajak Air Permukaan...

Berita Sesudah
Masya Allah Tabarakallah Caption Bahasa Arab di Dunia Sharenting

Masya Allah Tabarakallah Caption Bahasa Arab di Dunia Sharenting

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Ganti Orang Ketiga “Beliau”, “Dia”, dan “Ia” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hiperbola dalam Cerpen “Gubrak!” Seno Gumira Ajidarma

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Unsur Intrinsik Naskah Drama “Orang-Orang di Tikungan Jalan” Karya Rendra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024