Kamis, 21/5/26 | 22:12 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Gubernur Sumbar Tunggu Ide Masyarakat dalam Penyusunan RPJPD Sumbar 2025-2045

Rabu, 10/1/24 | 08:17 WIB

PADANG, SCIENTIA – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, berharap segenap komponen masyarakat berperan aktif menyampaikan ide bermanfaat, untuk kemudian dapat diadopsi dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Sumbar 2025-2045.

Terutama sekali ide dari generasi muda, yang akan menjadi pemimpin dan pelaksana RPJPD di masa yang akan datang.

Hal itu disampaikan Gubernur Mahyeldi saat membuka agenda Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD Provinsi Sumbar 2025-2045 di Hotel Pangeran Beach, Selasa (09/01/2024).

BACAJUGA

Sugesti Edward, Motivator Bisnis dan Pengusaha (Foto: Ist)

Mental Pejuang Menghadapi Tekanan Ekonomi

Rabu, 20/5/26 | 10:09 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

Ratusan peserta dari berbagai kalangan hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari jajaran pejabat lingkup Pemprov Sumbar, DPRD Sumbar, akademisi, organisasi masyarakat, pemuda, mahasiswa, siswa, dan lain sebagainya.

“Mari bersama-sama kita menyampaikan kontribusi dalam bentuk ide bermanfaat, yang akan dijalankan dan dinikmati oleh anak cucu kita di masa yang akan datang. Namun tentu saja, segala sesuatu yang kita persiapkan dan susun dalam RPJPD, harus didasari oleh evaluasi atas capaian kinerja yang telah kita raih sejauh ini,” ucap Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya.

Catatan Penting

Dalam kesempatan itu, Gubernur turut memaparkan berbagai capaian yang telah diraih Pemprov Sumbar sejauh ini, potensi-potensi yang perlu digarap semaksimal mungkin untuk pengembangan daerah.

Serta berbagai catatan yang membutuhkan perhatian penting dan berkelanjutan sebelum penyusunan RPJPD Sumbar 2025-2045 dirampungkan.

“Beberapa catatan yang perlu kita pahami adalah, indeks pembangunan masyarakat (IPM) Sumbar saat ini berada pada peringkat tujuh nasional, dan setiap tahun relatif selalu berada di atas rata rata nasional.Terkait kekuatan fiskal, kita provinsi menengah, di mana pendapatan asli daerah kita hampir sebanding dengan dana transfer dari pusat,” kata Gubernur lagi.

Untuk meningkatkan kualitas pembangunan di Sumbar, sambung Gubernur, sangat perlu untuk memperhatikan potensi-potensi utama daerah, seperti potensi sektor pariwisata, energi baru terbarukan (RBT), hingga hilirisasi di sektor pertanian.

Selain itu, juga sangat penting terus menyelaraskan RPJPD Sumbar dengan RPJP Nasional, yang mengusung visi Indonesia Emas pada tahun 2045.

Sementara itu dalam laporan pelaksanaan kegiatannya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar, Medi Iswandi, menyebutkan bahwa Bappeda telah menggelar beberapa kali Diskusi Grup Terpumpun (DGT/FGD) dalam rangka persiapan awal penyusunan RPJPD Sumbar 2025-2045.

Setiap DGT tersebut, selalu menghadirkan para tokoh dan pakar pembangunan, yang memberikan masukan-masukan sangat berarti bagi Sumbar ke depan.

“Penyusunan RPJPD ini berkaitan dengan pencapaian mimpi dan harapan masyarakat Sumbar. Pekerjaan ini tentu tidak mudah, sebab banyak mimpi dan cita-cita yang perlu diwujudkan, di mana semuanya akan sampai pada kesimpulan harapan yang sama, yaitu Sumbar yang lebih baik, maju secara signifikan, dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ucap Medi.

Ada pun narasumber yang hadir pada Konsultasi Publik sendiri terdiri dari, Direktur Regional I Kedeputian Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas, Abdul Malik Sadat Idris.

Kemudian Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah II Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Suprayitno; Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (FE Unand), Endrizal Ridwan, serta Ketua Padang Creative City Forum, Ahmad Hafidz. (adpsb/isq)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

PMI Sumbar Dapat Bantuan Satu Unit Ambulance dari Bank Nagari 

Berita Sesudah

Penggumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Pengawas TPS Kecamatan Palembayan

Berita Terkait

Sugesti Edward, Motivator Bisnis dan Pengusaha (Foto: Ist)

Mental Pejuang Menghadapi Tekanan Ekonomi

Rabu, 20/5/26 | 10:09 WIB

Sugesti Edward, Motivator Bisnis dan Pengusaha (Foto: Ist) Jakarta. Scientia.id - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional setiap 20 Mei seharusnya tidak...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Batu dan Zaman

Seksisme dalam Judul Buku-buku Islami: Analisis Kritis Norman Fairclough

Minggu, 17/5/26 | 15:01 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Seksisme dalam media dan komunikasi massa berasal...

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Minggu, 17/5/26 | 14:34 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Keterlibatan TNI dalam Program MBG: Kebijakan Tepat atau Alasan Politik?

Razia Tambang Timah Ilegal Hutan Lindung Belitung

Minggu, 17/5/26 | 14:11 WIB

Oleh: Derry Sanjaya (Mahasiswa Departemen Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas)   Ada yang aneh ketika sebuah kawasan hutan lindung bisa...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Konteks Kata “Kali” dalam Bahasa Indonesia

Minggu, 17/5/26 | 13:37 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Kata kali dikenal...

Berita Sesudah

Penggumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Pengawas TPS Kecamatan Palembayan

Discussion about this post

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemendekan Kata dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Personifikasi dalam Puisi “Lukisan Berwarna” Karya Joko Pinurbo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026