Kamis, 08/10/26 | 08:44 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Pengaruh Baik dalam Perteman

Minggu, 28/1/24 | 09:05 WIB

Lastry Monika
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

“Akhirnya aku menjadi orang yang tegaan,” tulis salah seorang teman di sebuah grup pertemanan kami. Awalnya saya agak kebingungan tentang apa yang ia maksud ‘tega’. Sebab, tidaklah mungkin teman saya ini menjadi orang tanpa belas kasihan. Lalu ia menjelaskan bahwa ia baru saja bertindak tidak seperti dirinya yang biasanya, dan ia merasa lega karena itu.

Di suatu sore, teman saya ini hendak menuju kota J menggunakan bus dari kota P. Perjalanan yang akan ia tempuh terbilang jauh, yaitu berkisar 500-an km. Perjalanan selama 10 hingga 11 jam akan ia habiskan di dalam bus. Oleh sebab itu, jauh-jauh hari ia telah memesan tiket dan memilih tempat duduk yang sekiranya nyaman selama perjalanan.

BACAJUGA

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Ia memesan tempat duduk di dekat jendela. Memang, tempat duduk di dekat jendela membuat perjalanan jauh terasa lebih menyenangkan. Kita dapat menyaksikan kota-kota yang dilewati dengan lebih seksama. Terkadang, sensasi menatap keluar jendela sambil mendengar lagu di earphone dapat membuat imajinasi di kepala berjalan kemana-mana.

Akan tetapi, harapan yang mungkin juga diharapkan oleh teman saya itu hampir pupus. Ketika ia naik ke dalam bus dan menuju tempat duduknya, ia menjumpai seorang wanita paruh baya telah duduk di sana. “Tempat duduk saya di nomor 21, di dekat jendela,” ujar teman  saya ini. Akan tetapi, wanita itu diam saja pura-pura tidak mendengar apa-apa. Teman saya tidak mengalah begitu saja seperti yang biasa ia lakukan. Ia tetap berdiri sampai membuat wanita itu tidak nyaman dan akhirnya bergeser ke tempat duduknya yang seharusnya.

Itulah yang dimaksud ‘tega’oleh teman saya. Sebelum-sebelumnya, ia akan mengalah begitu saja dan rela duduk di bangku yang bukan miliknya. “Aku membawa pengaruh baik dalam kehidupanmu, bukan?” sahut teman lain menanggapi curhatan teman saya itu. Barangkali ini terkait obrolan mereka di malam sebelumnya di mana kami membuat janji temu.

Meskipun ditujukan sebagain guyonan, tanggapan tentang “pengaruh baik” tidaklah keliru. Pertemanan kami yang dimulai entah sejak kapan itu memang berjalan agak absurd tetapi tidak diliputi pengaruh yang buruk. Saya pernah ditegur oleh salah seorang teman ketika memiliki niat yang kurang baik untuk merespons suatu hal. Awalnya saya merasa agak tersinggung, tetapi setelah direnungkan saya justru bersyukur telah diingatkan seperti demikian.

Grup tempat kami mengobrol di aplikasi WhatsApp itu memang tidak selalu ramai. Bahkan kadang sunyi hingga berjaring laba-laba dikarenakan kesibukan masing-masing. Akan tetapi, seketika juga dapat menjadi ramai dan membahas berbagai macam persoalan, mulai dari yang paling receh sampai yang paling serius, dari yang sama sekali tidak penting sampai yang paling penting sekalipun.

Keesokan paginya, saya menerima notifikasi dari grup chat pertemanan. Dalam perjalanan, bus yang ditumpangi teman saya menabrak seekor kerbau pada jam 3 pagi buta. Selama sisa perjalanan, teman saya terpikirkan nasib si kerbau meski si kerbau tampak baik-baik saja setelah kena tabrak. Paling tidak hal ini membuktikan bahwa teman saya yang satu ini memang bukanlah seseorang tanpa belas kasihan.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Nevi Zuairina Berharap Bali International Hospital Geser Tren Berobat Dari Luar Negeri ke Dalam Negeri

Berita Sesudah

Pengaruh Baik dalam Perteman

Berita Terkait

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kisah buku-buku itu rupanya terus berjalan. Dahulu, saya yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang pengalaman memilih buku...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah) Belajar sesuatu yang baru ternyata bukan hanya soal seberapa...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Berita Sesudah

Warga Maha Karya Pasbar Sampaikan Keluhannya Saat Reses Anggota DPRD Sumbar Syamsul Bahri

Discussion about this post

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Galodo di Arosuka Uji Ketangguhan Kepemimpinan JFP-Candra, Semua Elemen Solid Bergerak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026