Jumat, 22/5/26 | 03:12 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Caleg di Angkot

Minggu, 24/9/23 | 17:34 WIB

Oleh: Alfitri
(Dosen FISIP Universitas Andalas)

 

Seperti diketahui, daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2024 telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Jumlahnya adalah 204.807.222 pemilih. Dari rekapitulasi DPT tersebut diketahui bahwa mayoritas pemilih pada Pemilu 2024 didominasi oleh kelompok generasi zilenial. Ini adalah gabungan dari generasi Z dan generasi milenial.

BACAJUGA

Batu dan Zaman

Seksisme dalam Judul Buku-buku Islami: Analisis Kritis Norman Fairclough

Minggu, 17/5/26 | 15:01 WIB
Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Minggu, 17/5/26 | 14:34 WIB

Generasi Z adalah mereka yang lahir antara tahun 1995 sampai tahun 2000an. Jumlah mereka pada DPT ada sebanyak 46.800.161 pemilih atau 22,85 persen dari total DPT Pemilu 2024, sedangkan generasi milenial adalah mereka yang lahir antara tahun 1980 sampai tahun 1994. Jumlah mereka pada DPT sebanyak 66.822.389 pemilih atau 33,60 persen dari total DPT. Jadi, kalau diakumulasikan kedua generasi ini menjadi kelompok generasi zilenial, maka jumlahnya adalah lebih dari 113 juta pemilih atau sebanyak 56,45 persen dari total pemilih di DPT.

Dengan jumlah sebanyak itu, banyak pengamat melihat bahwa pemilih dari generasi zilenial ini adalah kunci. Untuk bisa berhasil terpilih sebagai anggota legislatif, para caleg harus dapat meyakinkan dan mendapat suara sebanyak-banyaknya dari pemilih generasi zilenial ini. Beberapa karakteristik yang menonjol dari generasi zilenial ini adalah terbuka terhadap hal-hal baru, adaptif dengan teknologi dan aktif bermedia sosial. Sehubungan dengan itu, dapat diduga dalam pemilu 2024, mereka akan gandrung pada caleg yang menawarkan kebaruan, dan berwajah kekinian.

Fernandes, dkk. (2023) menyatakan bahwa Pemilu 2024 akan diwarnai oleh tipikal pemilih muda yang dinamis, adaptif dan responsif. Penetrasi internet dan penggunaan media sosial akan menjadi faktor yang menentukan arah dan preferensi politik pemilih muda. Artinya, pemilih dari generasi zilenial akan tertarik dan mempertimbangkan untuk memilih caleg yang memiliki eksposure yang tinggi di media sosial.

Dalam konteks paparan di atas, menjadi terasa aneh dan jadul jika saat ini masih saja tampak foto-foto caleg lengkap dengan logo partainya ditempel di kaca belakang angkot dan wira-wiri keliling kota. Adakah orang yang akan memperhatikannya. Atau lebih spesifik lagi, adakah pemilih dari generasi zilenial akan tertarik kepada para caleg yang wira-wiri di belakang angkot itu?

Dari 38 orang mahasiswa yang menjawab survai online yang saya lakukan, ternyata hanya 5 orang (13 persen) yang tertarik memperhatikan foto caleg di belakang angkot itu. Tapi kemudian mereka juga lupa dengan sang caleg, sedangkan yang sama sekali tidak tertarik memperhatikan ada 33 orang (87 persen).

Ini menunjukkan bahwa foto caleg plus atribut partai di belakang angkot itu tidak menarik bagi pemilih dari generasi zilenial. Jadi, tampaknya cara mengenalkan diri para caleg lewat foto di angkot adalah suatu hal yang sia-sia. Sesuai dengan karakter kelompok zilenial, para caleg sebaiknya lebih aktif dan kreatif mengenalkan dirinya melalui media sosial.*

Tags: #Alfitri
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pelecehan Berkedok Komedi

Berita Sesudah

Menjelajah Sungai Ledok Sambi

Berita Terkait

Batu dan Zaman

Seksisme dalam Judul Buku-buku Islami: Analisis Kritis Norman Fairclough

Minggu, 17/5/26 | 15:01 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Seksisme dalam media dan komunikasi massa berasal...

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Minggu, 17/5/26 | 14:34 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Keterlibatan TNI dalam Program MBG: Kebijakan Tepat atau Alasan Politik?

Razia Tambang Timah Ilegal Hutan Lindung Belitung

Minggu, 17/5/26 | 14:11 WIB

Oleh: Derry Sanjaya (Mahasiswa Departemen Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas)   Ada yang aneh ketika sebuah kawasan hutan lindung bisa...

Ironi Nasib Anak Perempuan di Tengah Himpitan Ekonomi

Ironi Nasib Anak Perempuan di Tengah Himpitan Ekonomi

Minggu, 10/5/26 | 22:16 WIB

Oleh: Adela Damanik (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)   Sekolah atau Menikah? Ironi Nasib Anak Perempuan...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Galgah dan Kapitil Kata Baru yang Viral Tahun 2026

Minggu, 10/5/26 | 21:59 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Tahun 2026, beberapa kata baru...

Puisi-puisi M. Subarkah

Ciri Khas Gaya Komunikasi Donald Trump di Depan Publik

Minggu, 10/5/26 | 12:22 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa Prodi S2 Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Dalam dunia politik modern, komunikasi menjadi salah satu...

Berita Sesudah

Menjelajah Sungai Ledok Sambi

Discussion about this post

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warna-Warna dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemendekan Kata dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Personifikasi dalam Puisi “Lukisan Berwarna” Karya Joko Pinurbo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026