Sabtu, 04/4/26 | 10:36 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Caleg di Angkot

Minggu, 24/9/23 | 17:34 WIB

Oleh: Alfitri
(Dosen FISIP Universitas Andalas)

 

Seperti diketahui, daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2024 telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Jumlahnya adalah 204.807.222 pemilih. Dari rekapitulasi DPT tersebut diketahui bahwa mayoritas pemilih pada Pemilu 2024 didominasi oleh kelompok generasi zilenial. Ini adalah gabungan dari generasi Z dan generasi milenial.

BACAJUGA

Efektivitas Ribuan Tangga di Universitas Andalas

Efektivitas Ribuan Tangga di Universitas Andalas

Minggu, 29/3/26 | 15:18 WIB
Identitas Lokal dalam Buku Puisi “Hantu Padang” Karya Esha Tegar

Penafsiran Analogi dan Lokalitas dalam Wacana di Media Sosial

Minggu, 29/3/26 | 14:53 WIB

Generasi Z adalah mereka yang lahir antara tahun 1995 sampai tahun 2000an. Jumlah mereka pada DPT ada sebanyak 46.800.161 pemilih atau 22,85 persen dari total DPT Pemilu 2024, sedangkan generasi milenial adalah mereka yang lahir antara tahun 1980 sampai tahun 1994. Jumlah mereka pada DPT sebanyak 66.822.389 pemilih atau 33,60 persen dari total DPT. Jadi, kalau diakumulasikan kedua generasi ini menjadi kelompok generasi zilenial, maka jumlahnya adalah lebih dari 113 juta pemilih atau sebanyak 56,45 persen dari total pemilih di DPT.

Dengan jumlah sebanyak itu, banyak pengamat melihat bahwa pemilih dari generasi zilenial ini adalah kunci. Untuk bisa berhasil terpilih sebagai anggota legislatif, para caleg harus dapat meyakinkan dan mendapat suara sebanyak-banyaknya dari pemilih generasi zilenial ini. Beberapa karakteristik yang menonjol dari generasi zilenial ini adalah terbuka terhadap hal-hal baru, adaptif dengan teknologi dan aktif bermedia sosial. Sehubungan dengan itu, dapat diduga dalam pemilu 2024, mereka akan gandrung pada caleg yang menawarkan kebaruan, dan berwajah kekinian.

Fernandes, dkk. (2023) menyatakan bahwa Pemilu 2024 akan diwarnai oleh tipikal pemilih muda yang dinamis, adaptif dan responsif. Penetrasi internet dan penggunaan media sosial akan menjadi faktor yang menentukan arah dan preferensi politik pemilih muda. Artinya, pemilih dari generasi zilenial akan tertarik dan mempertimbangkan untuk memilih caleg yang memiliki eksposure yang tinggi di media sosial.

Dalam konteks paparan di atas, menjadi terasa aneh dan jadul jika saat ini masih saja tampak foto-foto caleg lengkap dengan logo partainya ditempel di kaca belakang angkot dan wira-wiri keliling kota. Adakah orang yang akan memperhatikannya. Atau lebih spesifik lagi, adakah pemilih dari generasi zilenial akan tertarik kepada para caleg yang wira-wiri di belakang angkot itu?

Dari 38 orang mahasiswa yang menjawab survai online yang saya lakukan, ternyata hanya 5 orang (13 persen) yang tertarik memperhatikan foto caleg di belakang angkot itu. Tapi kemudian mereka juga lupa dengan sang caleg, sedangkan yang sama sekali tidak tertarik memperhatikan ada 33 orang (87 persen).

Ini menunjukkan bahwa foto caleg plus atribut partai di belakang angkot itu tidak menarik bagi pemilih dari generasi zilenial. Jadi, tampaknya cara mengenalkan diri para caleg lewat foto di angkot adalah suatu hal yang sia-sia. Sesuai dengan karakter kelompok zilenial, para caleg sebaiknya lebih aktif dan kreatif mengenalkan dirinya melalui media sosial.*

Tags: #Alfitri
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pelecehan Berkedok Komedi

Berita Sesudah

Menjelajah Sungai Ledok Sambi

Berita Terkait

Efektivitas Ribuan Tangga di Universitas Andalas

Efektivitas Ribuan Tangga di Universitas Andalas

Minggu, 29/3/26 | 15:18 WIB

Oleh: Naura Aziza Cahyani (Mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan Universitas Andalas)   Universitas Andalas (UNAND) merupakan salah satu universitas tertua di...

Identitas Lokal dalam Buku Puisi “Hantu Padang” Karya Esha Tegar

Penafsiran Analogi dan Lokalitas dalam Wacana di Media Sosial

Minggu, 29/3/26 | 14:53 WIB

Oleh: Sabina Yonandar (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Media sosial menjadi salah satu cara yang sangat mudah...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Berbagai Macam Rasa di dalam Bahasa Indonesia

Minggu, 29/3/26 | 14:32 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Belakangan ini, di...

Kriteria Pemimpin 3P (Palapau, Pasurau, dan Pagurau) di Minangkabau

Kriteria Pemimpin 3P (Palapau, Pasurau, dan Pagurau) di Minangkabau

Minggu, 15/3/26 | 15:41 WIB

‎Oleh: Alfan Raseva (Ketua Ketua Taruna Nagari Aie Tajun, Kecamatan Lubuk Alung)   Kepemimpinan dalam kacamata Minangkabau adalah perpaduan antara...

Ketika Cinta Kalah oleh Adat dan Zaman dalam Novel Siti Nurbaya

Ketika Cinta Kalah oleh Adat dan Zaman dalam Novel Siti Nurbaya

Minggu, 08/3/26 | 22:51 WIB

Oleh: Amanda Restia (Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Nama Siti Nurbaya sering kali langsung dilibatkan dengan...

Pandangan Khalil Gibran tentang Musik sebagai Bahasa Rohani

Analogi dan Lokalitas Lagu “Rindu Tebal” Karya Iwan Fals

Minggu, 08/3/26 | 18:27 WIB

Oleh: Faathir Tora Ugraha (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Iwan Fals merupakan musisi legendaris Indonesia yang menjadi...

Berita Sesudah

Menjelajah Sungai Ledok Sambi

Discussion about this post

POPULER

  • PSP Padang berhasil menjadi juara Liga 4 Sumatera Barat usai berhasil mengalahkan PSPP Padang Panjang 3-2 melalui pertandingan yang dramatis, Kamis ( 2/4/26), di Stadion Utama Sumatera Barat, Padang Pariaman.

    Wali Kota Padang Apresiasi PSP Padang Juara Liga 4 Sumatera Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan antara Imbuhan me-kan dan me-i

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Sungai Dareh Buka Penerimaan Tenaga Kontrak BLUD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Ganti Engkau, Kau, Dia, dan Ia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026