Kamis, 04/6/26 | 02:46 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Minggu, 30/4/23 | 07:54 WIB

Lastry Monika
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

“Loh, salahnya di mana?” Barangkali pertanyaan ini yang bakal terlintas di pikiran. Akan tetapi, bila diamati lagi frasa ‘banyak cerita’ bisa memiliki setidaknya dua atau tiga makna.

Pertama, dapat dimaknai sebagai orang yang suka bercerita. Orang tersebut memiliki segudang cerita. Ceritanya tak habis-habis untuk diceritakan kepada setiap orang yang ditemuinya.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

Kedua, dapat dimaknai sebagai orang yang banyak bicara atau cerewet. Banyak ‘cincong’, begitu kata lainnya. Orang tipikal ini misalnya selalu banyak cerita atau cincong sebelum mulai bekerja.

Ketiga, dapat dimaknai sebagai orang yang suka mengkritik dan mengkritisi. Keduanya tentu pula memiliki makna yang berbeda. Mengkritik salah satunya dapat berarti mengemukakan kritik atau mengecam. Mengkritisi dapat berarti menganalisis secara tajam, mencermati, dan berusaha menemukan kesalahan atau kebenaran.

Wah, rupanya ‘banyak cerita’ jadi banyak maknanya, ya? Jadi, benarkah ‘banyak cerita’ ini bisa menjadi masalah bagi sebagian orang? Hmm, bisa jadi iya, bisa jadi pula tidak. Maknanya tergantung pada konteksnya.

Bila maknanya terkait konteks yang pertama, sepertinya tidak ada masalah dengan hal itu. Interaksi dengan orang yang banyak cerita bisa jadi sangat menyenangkan. Kita tak perlu susah payah mencari bahan obrolan karena ada saja hal bakal yang ia ceritakan.

Bila maknanya terkait konteks yang kedua, sepertinya memang bisa memunculkan masalah. Sebagian orang memang tidak suka orang yang banyak cincong ketika akan bekerja. Terlebih, bila cincongnya saja yang banyak, sedangkan kerjanya amat minim.

Begitu pula dengan makna terkait konteks yang ketiga. Tidak semua orang menyukai orang yang suka mengkritik atau mengkritisi. Padahal, tipikal ini seperti dua sisi mata uang yang keduanya dibutuhkan.

Di satu sisi, seorang pengkritik dibutuhkan agar suatu kejanggalan dapat dibereskan. Dengan begitu, sesuatu yang sedang dikerjakan dapat selesai sesuai tujuan.

Di sisi lain, seorang pengkritik tidak dibutuhkan sebab suatu kejanggalan memang tidak perlu dibereskan. Dengan begitu, sesuatu yang sedang direncanakan dapat selesai sesuai tujuan.

Loh, bedanya apa, sih? Orang yang banyak cerita (kritis) pertama dibutuhkan agar pekerjaan bersama selesai sesuai tujuan. Orang yang banyak cerita (kritis) kedua tidak dibutuhkan agar rencana seseorang dapat selesai sesuai tujuannya.

Hmm, sebenarnya saya jadi bingung sendiri. Lebih baik perkara banyak cerita ini disudahi saja, ya!

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Berkunjung ke Perpustakaan dan Makam Bung Karno

Berita Sesudah

Cerpen “Penjelajahan Makna” Karya Ihsan Tirta Athallah dan Ulasannya oleh Dara Layl

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Berita Sesudah
Foto Penulis

Cerpen "Penjelajahan Makna" Karya Ihsan Tirta Athallah dan Ulasannya oleh Dara Layl

Discussion about this post

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manusia yang Selalu Kekurangan Tiga Puluh Peso

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kota Padang Menjadi Terpilih Tuan Rumah Kunker PDPI ke XVIII

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdik Kota Padang Resmi Umumkan Pelaksanaan SPMB SD/SMP Tahun 2026/2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026