Jumat, 05/6/26 | 18:33 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Salah Langkah

Minggu, 18/9/22 | 11:35 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)

 

Beberapa hari belakangan ini saya sedang “menyibukan” diri untuk bermain catur dan ludo yang tersedia di aplikasi game mobile. Pilihan menggunakan catur dan ludo secara daring sebenarnya karena lebih mudah saja untuk memainkannya. Setidaknya bisa dimainkan sambil rebahan. Selain itu, saya juga bisa memainkan dengan teman-teman tanpa perlu bertemu atau berkumpul dalam satu ruangan yang sama. Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dalam aktivitas keseharian. Begitu slogannya.

Kedua game daring itu bagi saya sama-sama memberikan tantangan sejak awal permainan dimulai. Catur misalnya, saya harus berpikir ekstra sejak langkah awal agar langkah-langkah berikutnya sesuai dengan rencana. Lain pula dengan ludo, game yang satu ini tidak hanya membuat saya berpikir ekstra saja, tapi juga sering naik darah. Terkadang, saya butuh lebih sepuluh kali lempar dadu, bahkan lebih untuk dapat angka enam agar mulai bermain.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

Terkadang, saya juga mengalami hal yang menyakitkan dalam memainkan kedua game tersebut. Dalam game catur hal yang menyakitkan adalah di saat bidak yang saya punyai lebih banyak dibandingkan punya lawan, namun dalam beberapa langkah ke depan keadaan berbanding terbalik. Dalam permainan ludo, hal menyedihkan itu ketika bidak yang saya punya menunggu untuk menuju zona home, tapi diusir oleh bidak lawan yang memperoleh angka dadu untuk berada di tempat bidak saya. Muara dari hal menyakitkan itu adalah berujung dengan kekalahan.

Hal yang selalu saya lakukan saat mengalami kekalahan dalam permainan adalah evaluasi. Bagi saya ini penting, terutama saat mengalami kekalahan tragis, yaitu kekalahan yang diawali dengan adanya harapan akan menang, misalnya saat bidak catur saya masih mempunyai menteri dan dua benteng, tapi malah dapat kena skakmat. Kekalahan tragis di game ludo adalah saat semua bidak sudah berbaris untuk masuk zona home (zona yang memiliki warna sesuai warna bidak), malah kena penalti oleh bidak lawan, bahkan yang lebih menyakitkan lagi, pihak lawan lebih dulu menyelesaikan game ketika saya masih sibuk menanti dadu angka enam agar dapat memulai permainan.

Hasil evaluasi dari kekalahan itu adalah salah langkah. Kedua permainan tersebut memang membutuhkan langkah dan strategi yang matang agar dapat menyelesaikan permaian dengan memperoleh kemenangan. Beberapa kali saya mencoba untuk menerapkan strategi yang matang agar tidak salah langkah dan dapat memenangkan permainan. Akan tetapi, tidak semua pula yang berakhir dengan kemenangan. Terkadang saya harus menurunkan level tim lawan agar strategi yang diterapkan tidak salah langkah, bahkan untuk hal yang terakhir ini, saya sering memperoleh kemenangan.

Saya jadi kepikiran tentang tingkat rintangan yang dihadapi dalam bermain game. Apakah perlu menurunkan level perlawanan agar tidak salah langkah dan memperoleh kemenangan? Saya kira tidak ada salahnya pula untuk melakukannya. Begitupun dengan hal di luar game, paling tidak agar tidak stres dan jenuh dalam aktivitas keseharian.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kembali ke EYD

Berita Sesudah

Prof. Azyumardi, Amerika, dan Unand

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Berita Sesudah
Prof. Azyumardi, Amerika, dan Unand

Prof. Azyumardi, Amerika, dan Unand

Discussion about this post

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Sumbar Soroti Maraknya Penimbunan Solar Subsidi, Pertanyakan Peran SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026