Sabtu, 03/10/26 | 19:41 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home HIBURAN

Ratok Mayik ka Turun, Ketika Seni Menjadi Cara Minangkabau Mengenang Datuak

Jumat, 02/10/26 | 10:29 WIB

Padang, Scientia.id – Bagi masyarakat Minangkabau, seni tidak selalu lahir untuk sekadar menghibur. Dalam sejumlah tradisi, gerak, bunyi, dan dendang menjadi bagian dari cara masyarakat menyampaikan rasa kehilangan sekaligus memberikan penghormatan kepada orang yang meninggal.

Hal itu tergambar dalam Tari Ratok Mayik ka Turun dari Kabupaten Sijunjung yang tampil dalam Panggung Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Saraso Fest 2026 di Taman Budaya Sumatera Barat, Kamis (1/10/2026) malam.

Dibawakan Sanggar Seni Sinar Tampalo dari Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII, tari tersebut mengangkat tradisi penghormatan terakhir kepada seorang Datuak yang meninggal dunia.

BACAJUGA

Tradisi Tagak Gala Marapulai Pauh Dihidupkan Lewat Musik Digital

Tradisi Tagak Gala Marapulai Pauh Dihidupkan Lewat Musik Digital

Jumat, 02/10/26 | 09:33 WIB
Siap-siap Liburan! Tahun 2026 Penuh Long Weekend, Ada yang Sampai 7 Hari

26 Hari Libur Menanti di 2027, Ini Daftar Lengkap Tanggal Merahnya

Rabu, 16/9/26 | 07:07 WIB

Ratok Mayik ka Turun merupakan bagian dari tradisi masyarakat Padang Laweh ketika seorang Datuak meninggal dunia. Pada hari kematian, suasana duka diwarnai pertunjukan silat dan tarian yang diiringi bunyi tambur serta talempong di rumah duka dan rumah gadang pasukuan.

Ketika jenazah Datuak dibawa ke rumah gadang pasukuan, ratok atau ungkapan tangis duka menjadi bagian penting dalam prosesi tersebut.

Ratok dilantunkan dengan irama khas Padang Laweh, menyerupai nyanyian kesedihan yang berisi pantun atau lirik tentang kenangan terhadap Datuak dan keluarganya semasa hidup.

Tradisi tersebut memperlihatkan bahwa kesenian dalam kehidupan masyarakat Minangkabau memiliki hubungan erat dengan adat dan kehidupan sosial. Melalui seni, rasa kehilangan disampaikan, jasa seseorang dikenang, dan penghormatan diberikan kepada sosok yang memiliki kedudukan dalam kehidupan adat.

Pementasan Tari Ratok Mayik ka Turun di Saraso Fest 2026 sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk kembali mengenali tradisi yang tumbuh dari lingkungan nagari.

Tradisi yang dibawa ke atas panggung itu menunjukkan bahwa sebuah pertunjukan seni dapat menyimpan cerita yang lebih panjang tentang sejarah, adat, dan kehidupan masyarakat pendukungnya.

Selain kesenian dari Sijunjung, panggung Saraso Fest 2026 malam itu juga menghadirkan beragam ekspresi seni dari daerah lain. Babiola dan Tari Babuai dari Kabupaten Pesisir Selatan turut memperlihatkan kekayaan tradisi yang tumbuh dan berkembang di Sumatera Barat.

Panggung tersebut juga diisi kesenian dari kalangan pelajar. Tari Malamang yang dibawakan Sanggar Talang Sarueh dari SMK Negeri 7 Padang menjadi salah satu penampilan yang memperkenalkan seni tradisi melalui kreativitas generasi muda.

Sementara itu, Sanggar Sagatok Siriah dari SMP Negeri 1 Padang menghadirkan Tari Mambangkik Marwah.

Keterlibatan para pelajar dalam panggung kebudayaan tersebut memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mempelajari, sekaligus mengekspresikan kekayaan budaya daerah.

Melalui beragam penampilan itu, PKD Saraso Fest 2026 tidak hanya menghadirkan pertunjukan di atas panggung, tetapi juga mempertemukan tradisi dengan generasi yang akan meneruskannya.

Dari tradisi Ratok Mayik ka Turun di Padang Laweh hingga tari yang dibawakan para pelajar, setiap penampilan membawa cerita dan nilai budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Sumatera Barat.

Tags: Saraso Fest 2026
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Tradisi Tagak Gala Marapulai Pauh Dihidupkan Lewat Musik Digital

Berita Sesudah

Oknum ASN RSUD Sungai Dareh Ditangkap Polisi, Diduga Pengguna Narkoba

Berita Terkait

Tradisi Tagak Gala Marapulai Pauh Dihidupkan Lewat Musik Digital

Tradisi Tagak Gala Marapulai Pauh Dihidupkan Lewat Musik Digital

Jumat, 02/10/26 | 09:33 WIB

Padang, Scientia.id - Tradisi pemberian gelar kepada marapulai di Pauh, Kota Padang, tidak hanya bisa dikenang melalui prosesi adat. Di...

Siap-siap Liburan! Tahun 2026 Penuh Long Weekend, Ada yang Sampai 7 Hari

26 Hari Libur Menanti di 2027, Ini Daftar Lengkap Tanggal Merahnya

Rabu, 16/9/26 | 07:07 WIB

Padang, Scientia.id - Tahun 2027 akan diwarnai sejumlah rangkaian hari libur yang tersebar dari awal hingga akhir tahun. Pemerintah menetapkan...

Ernawati, Maestro Dendang Saluang Klasik Limapuluh Kota

Ernawati, Maestro Dendang Saluang Klasik Limapuluh Kota

Minggu, 19/7/26 | 09:19 WIB

Limapuluh Kota, Scientia.id - Kecintaan Ernawati terhadap dendang saluang bermula dari sebuah pengalaman sederhana ketika ia masih remaja. Saat berusia...

Menyigi Kiprah dan Eksistensi Dendang Saluang di Ranah Minang

Menyigi Kiprah dan Eksistensi Dendang Saluang di Ranah Minang

Senin, 04/5/26 | 15:52 WIB

Padang, Scientia.id - Keberadaan dendang saluang di tengah masyarakat Minangkabau saat ini kembali menjadi perhatian kalangan peneliti seni dan budaya....

Berita Sesudah
Oknum ASN RSUD Sungai Dareh Ditangkap Polisi, Diduga Pengguna Narkoba

Oknum ASN RSUD Sungai Dareh Ditangkap Polisi, Diduga Pengguna Narkoba

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manusia yang Selalu Kekurangan Tiga Puluh Peso

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026