Senin, 31/8/26 | 22:35 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Dari Jorong hingga Komunitas SAD, 17 Kontingen Semarakkan Pawai Budaya Sikabau

Kamis, 27/8/26 | 17:42 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Sebanyak 17 kontingen mengikuti Pawai Budaya Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (27/8/2026).

Pawai budaya tersebut mengambil titik awal di Pasar Sikabau. Selanjutnya, para peserta berjalan beriringan melewati Jalan Lintas Sunatra dan berakhir di Koperasi Sawit Pusako Niniak Mamak Sikabau.

Sebanyak 17 kontingen yang ambil bagian berasal dari sejumlah jorong se-Nagari Sikabau, sekolah PAUD, TK dan SD, serta komunitas Suku Anak Dalam (SAD) yang bermukim di kawasan hutan ulayat Nagari Sikabau.

BACAJUGA

PKB Sumbar Sambut Era Baru PBNU, Dukung Ulama Kuatkan Peran Keumatan

PKB Sumbar Sambut Era Baru PBNU, Dukung Ulama Kuatkan Peran Keumatan

Senin, 31/8/26 | 19:17 WIB
Menimbang Sekda Kabupaten Solok: Mengapa Vivi Fortuna Layak Diperhitungkan

Menimbang Sekda Kabupaten Solok: Mengapa Vivi Fortuna Layak Diperhitungkan

Senin, 31/8/26 | 10:00 WIB

Keikutsertaan komunitas SAD menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut. Selain menampilkan keberagaman masyarakat Nagari Sikabau, kehadiran mereka juga membawa pesan terkait keberadaan dan keberlangsungan kehidupan komunitas SAD di wilayah tersebut.

Salah seorang peserta pawai dari komunitas SAD, Agus Prianto, mengatakan pihaknya tetap mendukung perjuangan Niniak Mamak Nagari Sikabau terkait persoalan lahan yang saat ini menjadi sengketa.

Menurut Agus, dukungan tersebut diberikan karena komunitas SAD telah lama bermukim di wilayah Nagari Sikabau dan kawasan tersebut menjadi bagian dari ruang kehidupan mereka.

“Kami tetap mendukung Niniak Mamak Sikabau karena kami bertempat di situ. Kami bergabung dengan Sikabau karena tinggal di wilayah Sikabau,” ujarnya.

Agus berharap persoalan lahan yang terjadi tidak sampai mengancam keberlangsungan kehidupan komunitas SAD. Ia juga berharap ada penyelesaian yang dapat memberikan kepastian dan tidak menimbulkan gugatan maupun persoalan baru bagi masyarakat.

“Kalau bisa dibantu, kami terima bantuan seperti apa pun. Supaya tidak ada gugatan,” tuturnya.

Senada, komunitas SAD Nasir menambahkan keberadaan komunitas SAD di kawasan hutan tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan bahkan telah melewati beberapa generasi.

Ia juga mengatakan keberadaan mereka di kawasan tersebut berkaitan dengan arahan Niniak Mamak Sikabau yang sejak lama menempatkan komunitas SAD di wilayah tersebut.

“Sudah sangat lama, sudah tidak tahu berapa generasi. Yang jelas sudah sekian puluhan tahun,” katanya.

Nasir menegaskan bahwa kelompok SAD yang mendiami lahan sengketa dengan PT KBL tersebut akan terus mendukung Niniak Mamak Sikabau terkait persoalan mafia tanah ini yang membuat konflik di ruang hidup komunitas SAD.

“Kami akan mendukung,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Sawit Pusako Niniak Mamak Sikabau, Herianto Dt. Mandaro, menyampaikan bahwa Pawai Budaya Nagari Sikabau bukan hanya menjadi ajang menampilkan keberagaman budaya, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat Nagari Sikabau dapat bangkit dan bersatu dalam menjaga wilayah serta kepentingan nagari.

“Kami berharap seluruh elemen Nagari Sikabau bangkit bersatu untuk sama-sama menjaga keutuhan nagari dan tetap mempertahankan persatuan,” katanya.

Terkait persoalan lahan, Herianto menyebut terdapat sekitar 2.300 hektare lahan yang menurut pihaknya saat ini menjadi bagian dari persoalan dengan sebuah perusahaan.

Ia berharap pemerintah dapat hadir untuk mencari penyelesaian melalui langkah-langkah yang baik, adil, serta tidak merugikan masyarakat.

“Harapan kami kepada pemerintah, mari kita selesaikan bersama dengan langkah-langkah yang baik, dengan cara-cara yang adil, dan tidak merugikan kami,” ujarnya.

Pawai Budaya Nagari Sikabau pun berlangsung sebagai ruang kebersamaan masyarakat, sekaligus memperlihatkan keberagaman unsur masyarakat yang hidup di Nagari Sikabau, termasuk komunitas SAD yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat setempat. (*)

Tags: DharmasrayaPemkab Dharmasraya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Berita Sesudah

Warga Koto Salak Keluhkan Air Batang Siat Menghitam, Diduga Terdampak Limbah

Berita Terkait

PKB Sumbar Sambut Era Baru PBNU, Dukung Ulama Kuatkan Peran Keumatan

PKB Sumbar Sambut Era Baru PBNU, Dukung Ulama Kuatkan Peran Keumatan

Senin, 31/8/26 | 19:17 WIB

Padang, Scientia — Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya KH Miftahul...

Menimbang Sekda Kabupaten Solok: Mengapa Vivi Fortuna Layak Diperhitungkan

Menimbang Sekda Kabupaten Solok: Mengapa Vivi Fortuna Layak Diperhitungkan

Senin, 31/8/26 | 10:00 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Pemilihan Sekretaris Daerah Kabupaten Solok bukan semata-mata tentang siapa yang paling tinggi pangkatnya, paling panjang pengalaman...

Nagari Banai Tetapkan Lubuak Larangan, Warga Sepakat Jaga Kelestarian Sungai

Nagari Banai Tetapkan Lubuak Larangan, Warga Sepakat Jaga Kelestarian Sungai

Minggu, 30/8/26 | 19:06 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Nagari Banai, Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, menyepakati pembentukan Lubuak Larangan di aliran Muaro Batang Banai hingga...

Air Sungai Koto Balai Menghitam, Warga Duga Tercemar Limbah Pabrik Sawit

Air Sungai Koto Balai Menghitam, Warga Duga Tercemar Limbah Pabrik Sawit

Sabtu, 29/8/26 | 21:17 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Dugaan pencemaran Sungai Koto Balai oleh limbah pabrik kelapa sawit kembali terungkap. Kali ini, limbah yang diduga...

Dugaan Limbah Pabrik Sawit Cemari Batang Siat, DLH Sumbar Turun ke Lokasi

Dugaan Limbah Pabrik Sawit Cemari Batang Siat, DLH Sumbar Turun ke Lokasi

Sabtu, 29/8/26 | 19:17 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Barat menurunkan tim untuk melakukan pengawasan dan verifikasi atas dugaan pencemaran...

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Berita Sesudah
Air Sungai Koto Balai Menghitam, Warga Duga Tercemar Limbah Pabrik Sawit

Warga Koto Salak Keluhkan Air Batang Siat Menghitam, Diduga Terdampak Limbah

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ibu Kota Nusantara (IKN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026