Senin, 24/8/26 | 06:01 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Donizar: Perempuan Harus Naik Kelas Secara Ekonomi, Pemberdayaan Harus Berujung pada Kemandirian

Rabu, 15/7/26 | 22:26 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto : ist]
Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto : ist]
Padang, Scientia – Pemberdayaan perempuan tidak lagi cukup dimaknai sebagai peningkatan partisipasi dalam berbagai kegiatan sosial. Di tengah perubahan ekonomi nasional, perempuan juga dituntut menjadi pelaku utama pembangunan melalui penguatan usaha, peningkatan keterampilan, dan perluasan akses terhadap sumber-sumber ekonomi.

Anggota DPRD Sumatera Barat Donizar menilai pemberdayaan perempuan harus menjadi strategi pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

“Ketika perempuan berdaya secara ekonomi, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh dirinya, tetapi juga oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya. Karena itu pemberdayaan perempuan harus menghasilkan kemandirian ekonomi,” kata Donizar.

Pada Juli 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) serta PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meluncurkan kolaborasi dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

BACAJUGA

Reses di Aie Dingin, Warga Minta ASD Kawal Pemekaran dan Pembangunan Nagari Sungai Gando

Reses di Aie Dingin, Warga Minta ASD Kawal Pemekaran dan Pembangunan Nagari Sungai Gando

Minggu, 23/8/26 | 11:20 WIB
Pawai Alegoris HUT Ke-81 RI di Kabupaten Solok, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Pawai Alegoris HUT Ke-81 RI di Kabupaten Solok, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Sabtu, 22/8/26 | 22:36 WIB

Mengusung tema “Bersama Perempuan Berdaya Membangun Ekonomi Indonesia”, kolaborasi tersebut bertujuan menghasilkan data ekonomi yang lebih akurat mengenai pelaku usaha perempuan sehingga kebijakan pemerintah dapat disusun secara lebih tepat sasaran. Pemerintah menilai data yang berkualitas akan menjadi dasar memperluas akses pembiayaan, pelatihan, dan pengembangan usaha bagi perempuan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menegaskan bahwa perempuan merupakan aktor penting dalam pembangunan ekonomi nasional sehingga kebijakan yang dihasilkan harus mampu menjawab kebutuhan nyata pelaku usaha perempuan.

Menurut Donizar, perempuan di Sumatera Barat telah lama menjadi bagian penting dalam perekonomian masyarakat.

Mulai dari perdagangan, industri makanan, kerajinan, pertanian, hingga sektor pariwisata, banyak usaha keluarga yang bertahan karena peran aktif perempuan.

“Di Sumatera Barat kita melihat begitu banyak perempuan yang menjadi pelaku UMKM. Mereka perlu didukung agar usahanya naik kelas, bukan hanya bertahan,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah daerah harus memperluas pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, digitalisasi usaha, serta memperkuat akses terhadap pembiayaan.

Donizar mengatakan banyak perempuan pelaku usaha masih menghadapi kendala memperoleh modal usaha, terutama bagi usaha mikro yang belum memiliki akses ke lembaga keuangan formal.

Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat sinergi dengan perbankan, lembaga pembiayaan, koperasi, dan BUMN agar akses pembiayaan semakin mudah.

“Jangan sampai perempuan memiliki kemampuan dan kemauan berusaha, tetapi terhambat karena sulit mendapatkan modal,” katanya.

Selain itu, ia mendorong pemerintah memperluas pelatihan pemasaran digital sehingga produk-produk UMKM perempuan dapat menjangkau pasar nasional bahkan internasional.

Donizar mengapresiasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang memberi perhatian terhadap pelaku usaha perempuan.

Menurutnya, kebijakan yang baik harus dibangun berdasarkan data yang akurat.

“Kalau pemerintah mengetahui berapa jumlah pelaku usaha perempuan, sektor apa yang mereka jalankan, serta tantangan yang mereka hadapi, maka kebijakan yang lahir akan lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Ia berharap hasil sensus dimanfaatkan untuk menyusun program pemberdayaan perempuan yang lebih efektif di tingkat pusat maupun daerah.

Donizar menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pemberdayaan perempuan bukan hanya meningkatnya jumlah pelatihan atau kegiatan seremonial.

Menurutnya, indikator utama adalah meningkatnya pendapatan keluarga, berkembangnya usaha perempuan, bertambahnya kesempatan kerja, serta berkurangnya kesenjangan ekonomi.

“Pemberdayaan perempuan harus berakhir pada peningkatan kesejahteraan. Kalau perempuan semakin mandiri secara ekonomi, maka keluarga akan lebih kuat dan pembangunan daerah juga semakin kokoh,” kata Donizar.

Ia berharap pemerintah pusat dan daerah terus memperkuat kolaborasi agar perempuan di Sumatera Barat memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang sebagai pelaku ekonomi yang produktif dan berdaya saing.(yrp)

Tags: DonizarPemberdayaan Perempuan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

Berita Sesudah

Wawako Padang Serahan Bantuan bagi Dua Keluarga Korban Kebakaran di Karang Putih Batu Gadang Luki

Berita Terkait

Reses di Aie Dingin, Warga Minta ASD Kawal Pemekaran dan Pembangunan Nagari Sungai Gando

Reses di Aie Dingin, Warga Minta ASD Kawal Pemekaran dan Pembangunan Nagari Sungai Gando

Minggu, 23/8/26 | 11:20 WIB

Aie Dingin, Scientia.id — Aspirasi masyarakat Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, mengemuka dalam kegiatan reses anggota DPRD...

Pawai Alegoris HUT Ke-81 RI di Kabupaten Solok, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Pawai Alegoris HUT Ke-81 RI di Kabupaten Solok, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Sabtu, 22/8/26 | 22:36 WIB

  Arosuka, Scientia.id — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa kuat di Kabupaten Solok, Sumatera...

Pemkab Solok Raih Nominasi Tiga TPAKD Terbaik Sumbar 2026

Pemkab Solok Raih Nominasi Tiga TPAKD Terbaik Sumbar 2026

Jumat, 21/8/26 | 09:36 WIB

Arosuka, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Solok kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Solok berhasil masuk sebagai nominasi...

Somasi II Datuak Nan Baranam, Tiga Kementerian Diminta Perjelas Areal PT KBL

Somasi II Datuak Nan Baranam, Tiga Kementerian Diminta Perjelas Areal PT KBL

Kamis, 20/8/26 | 17:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Kuasa hukum Datuak Nan Baranam Nagari Sikabau, Mevrizal resmi melayangkan Somasi II atau peringatan hukum terakhir kepada...

Jadi Pemateri Bimtek UMKM Berbasis Digital SeSolok Raya, Firmanto: Manfaatkan AI Semaksimal Mungkin

Jadi Pemateri Bimtek UMKM Berbasis Digital SeSolok Raya, Firmanto: Manfaatkan AI Semaksimal Mungkin

Kamis, 20/8/26 | 12:34 WIB

Alahan Panjang, Scientia.id — Firmanto dipercaya menjadi salah seorang pemateri dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan...

Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

Kamis, 20/8/26 | 02:15 WIB

Padang, Scientia — Telkomsel mematikan akses data seluler pelanggan yang belum melunasi tagihan pulsa darurat maupun paket darurat. Kebijakan itu...

Berita Sesudah
Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat, memberikan bantuan kepada dua kepala keluarga (KK) yang terdampak musibah kebakaran di Jalan Karang Putih No. 52 dan No. 66, RT 02 RW 02, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Wawako Padang Serahan Bantuan bagi Dua Keluarga Korban Kebakaran di Karang Putih Batu Gadang Luki

POPULER

  • Reses di Aie Dingin, Warga Minta ASD Kawal Pemekaran dan Pembangunan Nagari Sungai Gando

    Reses di Aie Dingin, Warga Minta ASD Kawal Pemekaran dan Pembangunan Nagari Sungai Gando

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disana atau Di sana?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huruf E dalam bahasa Indonesia: Antara Ada dan Tiada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026