Padang Pariaman, Scientia – Anggota DPRD Sumatera Barat Daerah Pemilihan (Dapil) II, Firdaus, mengucapkan selamat kepada para wali nagari yang terpilih dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di Kabupaten Padang Pariaman. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengakhiri perbedaan yang muncul selama proses kontestasi dan kembali bersatu membangun nagari.
Menurut Firdaus, Pilwana merupakan bagian dari proses demokrasi yang telah selesai. Karena itu, seluruh pihak diharapkan menerima hasil pemilihan dengan lapang dada dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok mauoun pribadi.
“Kompetisi telah usai. Apa pun perselisihan atau ketidaksepahaman yang terjadi, baik secara personal maupun antarkelompok, hendaknya juga berakhir. Kini saatnya kembali menyatukan gagasan dan tenaga untuk kemajuan nagari masing-masing,” kata Firdaus, Sabtu (27/6).
Ketua DPW PKB Sumatera Barat itu menilai masa jabatan wali nagari selama delapan tahun merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk menghadirkan perubahan. Karena itu, energi masyarakat tidak lagi dihabiskan untuk mempertahankan perbedaan politik yang justru menghambat pembangunan.
“Masa kepemimpinan delapan tahun adalah waktu yang sangat berharga. Jangan terjebak dalam rasa benci, persaingan yang tidak berkesudahan, ataupun kegagalan masa lalu. Semua itu hanya akan menjadi penghalang bagi persatuan dan kemajuan nagari,” ujarnya.
Firdaus juga mengingatkan wali nagari terpilih agar menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan pendukung maupun pihak yang berbeda pilihan saat Pilwana. Menurut dia, kemenangan dalam pemilihan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan adil, terbuka, dan mengedepankan kepentingan bersama.
Ia berharap para wali nagari segera menyusun program kerja yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur, serta penguatan sumber daya manusia di nagari.
Selain itu, Firdaus mengajak para calon wali nagari yang belum memperoleh amanah untuk tetap berkontribusi melalui ide dan pemikiran demi kemajuan daerah. Menurutnya, pembangunan nagari membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun setelah pemilihan selesai, yang dibutuhkan adalah kebersamaan. Mari kita bergandengan tangan membangun nagari yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” katanya.(yrp)









