Padang, Scientia – Peningkatan perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Sumatera Barat, khusunyaKota Padang menjadi perhatian di kalangan akademisi. Hal itu terlihat dari penelitian tugas akhir mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang mengangkat tema Analisis Peningkatan Perolehan Suara Partai Kebangkitan Bangsa di Sumatera Barat.
Dalam rangka pengumpulan data penelitian, mahasiswa Unand mewawancarai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Padang, Yusri Latif, di Ruang Kerjanya.
Latif menjelaskan, peningkatan suara PKB dalam pemilu terakhir bukan terjadi secara instan. Menurut dia, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja politik yang dilakukan secara konsisten, mulai dari penguatan struktur partai hingga pendekatan langsung kepada masyarakat.
“PKB terus membangun komunikasi dengan masyarakat. Kader tidak hanya hadir saat pemilu, tetapi juga berupaya hadir di tengah persoalan yang dihadapi masyarakat,” kata Latif.
Ia menilai, penguatan kaderisasi menjadi salah satu kunci keberhasilan partai. Selain memperkuat struktur hingga tingkat bawah, PKB juga terus mendorong kader untuk aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan sehingga kehadiran partai semakin dirasakan publik.
Menurut Latif, kepercayaan masyarakat terhadap PKB juga dipengaruhi oleh konsistensi para wakil rakyat dan kader dalam memperjuangkan aspirasi konstituen.
“Kepercayaan masyarakat tidak dibangun dengan janji, tetapi dengan kerja nyata. Itu yang terus kami dorong kepada seluruh kader,” ujarnya.
Latif mengapresiasi penelitian yang dilakukan mahasiswa Unand. Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat memberikan gambaran ilmiah mengenai dinamika politik di Sumatera Barat, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi partai politik dalam meningkatkan kualitas demokrasi.
Penelitian tersebut merupakan bagian dari tugas akhir mahasiswa Universitas Andalas yang mengkaji berbagai faktor penyebab meningkatnya perolehan suara PKB di Sumatera Barat, mulai dari strategi politik, penguatan organisasi, hingga kedekatan kader dengan masyarakat.
Latif berharap, hasil penelitian tersebut dapat memperkaya kajian akademik mengenai perkembangan partai politik di daerah serta menjadi referensi bagi penelitian politik di masa mendatang.(yrp)








