
Padang, Scientia.id – Sebanyak 615 karateka dari berbagai kontingen ambil bagian dalam Bearwong Karate Open Championship 2 2026 yang digelar di GOR PT Semen Padang, Sabtu–Minggu (8–9 Agustus 2026).
Kejuaraan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Padang, Jumadi, S.H. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, terutama Kepala SDN 16 Padang Besi bersama panitia pelaksana yang telah mempersiapkan kejuaraan tersebut.
Menurut Jumadi, kompetisi karate tidak hanya menjadi ajang mengukur kemampuan atlet, tetapi juga berperan dalam mendorong perkembangan olahraga karate di Kota Padang dan Sumatera Barat.
Ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan, khususnya bagi karateka usia muda.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 16 Padang Besi, Zulhendri, S.Pd., menyambut kedatangan seluruh kontingen yang mengikuti kejuaraan. Ia menegaskan bahwa Bearwong Karate Open Championship 2 memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar memperebutkan medali.
“Bearwong Karate Championship 2 adalah salah satu wadah strategis untuk pembentukan karakter generasi muda,” ujar Zulhendri.
Menurutnya, karate-do mengajarkan berbagai nilai penting, mulai dari kedisiplinan, kerja keras, keberanian, rasa hormat, kejujuran hingga sportivitas.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, menjadi modal penting dalam membentuk generasi muda yang unggul, berprestasi, sekaligus memiliki karakter dan akhlak yang baik.
“Melalui olahraga, kita tidak hanya membentuk atlet yang berprestasi, tetapi juga generasi yang sehat, tangguh, disiplin, dan berkarakter,” katanya.
Zulhendri menambahkan, SDN 16 Padang Besi berkomitmen mendukung pembinaan karate-do sebagai bagian dari pengembangan potensi peserta didik, baik dalam bidang olahraga maupun pembentukan karakter.
Ketua Pelaksana Bearwong Karate Open Championship 2 2026, Egi Triwiyan Putra, mengatakan kejuaraan tersebut menjadi momentum untuk menjaga semangat dan motivasi bertanding para atlet muda.
Selain itu, kompetisi juga memberikan kesempatan kepada karateka untuk mengukur hasil latihan yang selama ini mereka jalani.
“Kejuaraan ini menjadi wadah bagi atlet untuk membuktikan hasil latihan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding,” ujar Egi.

Penyelenggaraan Bearwong Karate Open Championship 2 2026 turut mendapat dukungan dari Pengurus Pusat Asosiasi Profesi Pendidik Olahraga Indonesia (APPORI) yang diketuai Dr. Arianto, M.Pd.
Dengan antusiasme peserta yang mencapai 615 karateka, panitia berharap kejuaraan tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
Penyelenggaraan selanjutnya diharapkan mampu menghadirkan persaingan yang semakin kompetitif sekaligus memperluas ruang pembinaan bagi karateka muda di Sumatera Barat.








