Minggu, 30/8/26 | 12:00 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Sumbar Kejar 10 Ribu Kasus TBC yang Belum Terdeteksi, Mahyeldi Libatkan Nagari hingga Desa

Selasa, 12/5/26 | 21:12 WIB

Padang, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperkuat upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) dengan melibatkan seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat nagari dan desa. Langkah ini ditempuh setelah masih ribuan kasus TBC di Sumbar diperkirakan belum ditemukan dan belum mendapatkan pengobatan.

Komitmen itu ditegaskan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dalam Rapat Koordinasi Percepatan Eliminasi TBC Provinsi Sumbar yang dihadiri Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus di Auditorium Gubernuran, Selasa, 12 Mei 2026.

“Kami beserta seluruh jajaran, mulai dari provinsi, kabupaten/kota hingga nagari dan desa, siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam penanganan berbagai isu kesehatan,” kata Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, percepatan penanganan TBC tidak cukup hanya mengandalkan tenaga kesehatan. Camat, lurah, wali nagari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga kader kesehatan perlu dilibatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar memeriksakan kesehatan sejak dini.

BACAJUGA

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB
Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Ia mengatakan masih banyak warga yang datang ke fasilitas kesehatan setelah penyakit berada pada kondisi berat. Karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam memutus rantai penularan TBC.

“Jangan sampai masyarakat datang ke rumah sakit ketika kondisi sudah parah. Itu yang perlu kita edukasi bersama,” ujarnya.

Mahyeldi juga menyatakan dukungan terhadap Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Kementerian Kesehatan. Program tersebut dinilai dapat membantu menemukan penyakit lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap pemberantasan TBC. Menurut dia, penyakit tersebut masih menjadi penyebab tingginya angka kematian di Indonesia meski sebenarnya dapat disembuhkan.

“Dalam satu tahun ada 126 ribu orang meninggal karena TBC. Padahal TBC bisa diobati dan tidak harus berujung kematian. Presiden minta ini ke depan bisa kita tekan,” kata Benjamin.

Benjamin mengatakan Sumatera Barat menjadi provinsi ke-24 yang dikunjungi Kementerian Kesehatan dalam rangka mempercepat eliminasi TBC. Kunjungan itu bertujuan memastikan pemerintah pusat dan daerah bergerak bersama memperkuat penemuan kasus dan layanan pengobatan.

Ia mengungkapkan estimasi kasus TBC di Sumbar mencapai sekitar 25 ribu kasus. Namun, baru sekitar 15 ribu kasus yang berhasil ditemukan dan diobati. Artinya, masih ada sekitar 10 ribu penderita yang belum mendapatkan penanganan.

“Masih ada sekitar 10 ribu orang di Sumatera Barat yang belum mendapat penanganan intensif. Inilah tantangan kita ke depan,” ujarnya.

Selain memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat juga menyiapkan renovasi 8.000 rumah bagi masyarakat, termasuk pasien TBC yang membutuhkan hunian layak. Kementerian Kesehatan juga mengusulkan agar pasien TBC dari keluarga kurang mampu dapat menerima Program Makan Bergizi Gratis untuk mendukung pemenuhan gizi selama menjalani pengobatan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat dr. Aklima mengatakan estimasi kasus TBC di daerah itu pada 2024 mencapai 25.037 kasus. Namun, baru sekitar 62 persen kasus yang berhasil ditemukan dan mendapatkan pengobatan.

Menurut Aklima, optimalisasi Program Cek Kesehatan Gratis menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan penemuan kasus karena dapat mendeteksi penyakit sejak dini, termasuk pada masyarakat yang belum menyadari dirinya terinfeksi.

“Masih banyak kasus yang belum ditemukan. Penguatan implementasi Cek Kesehatan Gratis kami yakini bisa menjadi solusi,” katanya.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Suir Syam, Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr. Yudhi Pramono, Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan dr. Imran Pambudi, para kepala daerah, direktur rumah sakit, organisasi profesi, serta mitra program kesehatan se-Sumatera Barat.(yrp)

Tags: AdpsbMahyeldiTBC
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Berita Sesudah

Pemko Padang Komitmen Percepat Penanganan TB Kota Padang Tercatat Lebih dari 4.000 Kasus TB

Berita Terkait

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada 2025 sempat menghantam sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan membutuhkan...

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Jumat, 28/8/26 | 01:46 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Fokus Group Discusion (FGD) bersama pemerintah daerah. Pertemuan ini...

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Rabu, 26/8/26 | 15:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu (26/8/2026), menyusul kondisi...

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Selasa, 25/8/26 | 21:26 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Kabupaten Solok menyiapkan 2.000 hektare kawasan kopi arabika untuk dikembangkan menjadi sentra produksi sekaligus penggerak ekonomi...

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan...

Berita Sesudah
Pemerintah Kota Padang komitmen memperkuat percepatan penanganan Tuberkulosis (TB), menyusul dukungan penuh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI terhadap program eliminasi TB di Sumatera Barat.

Pemko Padang Komitmen Percepat Penanganan TB Kota Padang Tercatat Lebih dari 4.000 Kasus TB

POPULER

  • Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

    Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026