Senin, 26/10/26 | 18:43 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Mahyeldi Dorong Penyusunan Rencana Kontingensi, Belajar dari Bencana Besar yang Melanda Sumbar

Senin, 06/4/26 | 21:01 WIB

Padang, Scientia — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meminta seluruh pemangku kepentingan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui penyusunan dokumen Rencana Kontingensi (Renkon) yang terukur dan dapat diimplementasikan. Langkah itu dinilai penting mengingat Sumbar merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Mahyeldi saat membuka Pelatihan Penyusunan Rencana Kontingensi Bencana di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar Tahun 2026 di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumbar, Senin (6/4).

Kegiatan itu dihadiri unsur Forkopimda Sumbar, BPBD Sumbar, BPSDM Sumbar, Pusat Studi Bencana Universitas Negeri Padang (UNP), Komunitas Siaga Tsunami (Kogami), serta sejumlah organisasi dan lembaga yang bergerak di bidang kebencanaan.

Mahyeldi mengatakan, Sumbar menghadapi berbagai ancaman bencana, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, banjir bandang, tanah longsor, cuaca ekstrem hingga gelombang pasang. Dalam beberapa tahun terakhir, frekuensi dan dampak bencana tersebut terus meningkat.

BACAJUGA

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Senin, 26/10/26 | 16:22 WIB
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus: Patuhi Aturan Lalu Lintas, Keselamatan Bukan Sekadar Hindari Tilang

Minggu, 25/10/26 | 17:35 WIB

“Seringnya terjadi bencana di Sumbar menjadi dasar dalam penyusunan dokumen rencana kontingensi bencana di Sumbar,” kata Mahyeldi.

Menurut dia, dokumen tersebut tidak hanya menjadi pedoman saat bencana terjadi, tetapi juga menjadi acuan dalam upaya mitigasi sebelum bencana dan pemulihan pascabencana.

Ia berharap proses penyusunan dokumen dilakukan secara partisipatif dan melibatkan seluruh pihak terkait agar menghasilkan kebijakan yang efektif dalam penanganan bencana.

“Kami berharap dokumen yang dibuat nanti bisa didiskusikan dengan baik sehingga menjadi peluang bersama dalam menangani bencana yang ada di Sumbar,” ujarnya.

Belajar dari Bencana Hidrometeorologi

Mahyeldi menyoroti bencana hidrometeorologi besar yang melanda Sumbar pada akhir November 2025 sebagai peringatan penting bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Menurut dia, bencana banjir bandang dan tanah longsor yang dipicu curah hujan ekstrem serta fenomena siklon tropis menyebabkan kerusakan luas dan menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, sekitar 264 orang meninggal dunia di Sumbar akibat bencana tersebut. Selain itu, puluhan orang dinyatakan hilang dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

“Secara keseluruhan dalam skala Pulau Sumatera, bencana ini menyebabkan lebih dari 1.200 korban meninggal dunia, jutaan masyarakat terdampak, dan lebih dari satu juta jiwa mengungsi,” katanya.

Di Sumbar sendiri, puluhan ribu warga terdampak dan ribuan rumah mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor.

Menurut Mahyeldi, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa penanganan darurat saja tidak cukup. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus memiliki perencanaan yang matang, terstruktur, dan telah diuji sebelum bencana terjadi.

“Peristiwa ini memberikan pelajaran penting bagi kita semua bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana,” ujarnya.

Dokumen Jadi Acuan Mobilisasi Sumber Daya

Kepala BPSDM Sumbar, Barlius, mengatakan penyusunan dokumen Renkon menjadi kebutuhan mendesak karena Sumbar memiliki ancaman bencana yang beragam, mulai dari gempa bumi dan tsunami hingga banjir, longsor, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, serta abrasi pantai.

Menurut dia, dokumen tersebut nantinya menjadi dasar bagi seluruh pihak yang terlibat untuk mengerahkan sumber daya, logistik, dan peralatan saat terjadi keadaan darurat.

“Dengan adanya dokumen Renkon yang kita susun bersama, diharapkan apabila terjadi tanggap darurat bencana maka seluruh komponen yang telah menandatangani komitmen dokumen Renkon akan mengerahkan sumber daya, logistik, dan peralatan dalam penanganan bencana yang terjadi,” kata Barlius.

Ia berharap pelatihan itu mampu meningkatkan kapasitas peserta dalam memahami konsep penyusunan rencana kontingensi, memperkuat koordinasi lintas sektor dan lintas wilayah, serta menghasilkan dokumen yang aplikatif.

Barlius juga menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, TNI, Polri, akademisi, dunia usaha, media massa, dan masyarakat dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh.

“Dengan keterlibatan seluruh unsur pentahelix, kita berharap lahir kebijakan dan strategi yang efektif, baik dari aspek teknis maupun nonteknis, sehingga kesiapsiagaan bencana di Sumbar semakin kuat,” ujarnya.(yrp)

Tags: Adpsb
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Capaian Pembangunan di Dharmasraya Tahun 2025 Dinilai Progresif

Berita Sesudah

Akses Permodalan Masih Jadi Kendala, DPRD Sumbar Dorong Penguatan UMKM

Berita Terkait

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Senin, 26/10/26 | 16:22 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Yusri Latif, mendukung pelestarian silat tradisi sebagai...

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus: Patuhi Aturan Lalu Lintas, Keselamatan Bukan Sekadar Hindari Tilang

Minggu, 25/10/26 | 17:35 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, mendukung pelaksanaan Operasi Patuh...

Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

Minggu, 25/10/26 | 17:25 WIB

Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.Pariaman, Scientia — Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman menyiapkan 26 personel untuk melaksanakan Operasi...

Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai Besok

Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai Besok

Minggu, 25/10/26 | 17:03 WIB

Padang, Scientia — Polda Sumatera Barat menggelar Operasi Patuh Singgalang 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November...

Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi.[foto:net]

Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi Dikabarkan Meninggal Dunia

Minggu, 25/10/26 | 16:26 WIB

Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi.Jakarta, Scientia — Kabar duka datang dari Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA...

Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

Minggu, 25/10/26 | 14:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Satu orang tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jorong Sungai...

Berita Sesudah
Akses Permodalan Masih Jadi Kendala, DPRD Sumbar Dorong Penguatan UMKM

Akses Permodalan Masih Jadi Kendala, DPRD Sumbar Dorong Penguatan UMKM

POPULER

  • Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

    Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peran Ibu Tunggal dalam Film “Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi Dikabarkan Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Rem Blong, Sejumlah Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buruh Harian Lepas Perusahaan Mengaku Dianiaya Sejumlah Orang di Sitiung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026