Minggu, 30/8/26 | 11:40 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Kemenag Susun Kisi-kisi Ujian Nasional PKPPS 2026

Jumat, 27/2/26 | 22:20 WIB

Jakarta, Scientia.id – Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyusun kisi-kisi Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) tahun 2026. Kegiatan ini diinisiasi Direktorat Pesantren Ditjen Pendidikan Islam sebagai upaya meningkatkan mutu akademik sekaligus standarisasi evaluasi pembelajaran di pesantren salafiyah.

Penyusunan kisi-kisi dilaksanakan di Bekasi selama tiga hari, 25–27 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan akademisi pesantren, pengelola PKPPS, serta perwakilan satuan pendidikan dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Forum tersebut difokuskan pada perumusan kerangka kisi-kisi soal yang menyeluruh dan relevan, namun tetap mempertahankan kekhasan tradisi keilmuan pesantren salafiyah. Penyusunan kisi-kisi diarahkan agar selaras dengan capaian pembelajaran dan kompetensi lulusan, serta berbasis pembelajaran kitab kuning yang menjadi ciri utama PKPPS.

BACAJUGA

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB
Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Basnang Said, menegaskan bahwa penyusunan kisi-kisi ujian bukan sekadar kegiatan teknis, melainkan bagian dari upaya menjaga kualitas dan jati diri pendidikan pesantren salafiyah.

“PKPPS merupakan bentuk pengakuan negara terhadap pesantren salafiyah yang memiliki sistem dan tradisi keilmuan khas. Karena itu, kisi-kisi ujian harus mencerminkan karakter pesantren sekaligus memenuhi standar mutu pendidikan nasional,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Basnang menambahkan, evaluasi pembelajaran PKPPS perlu disusun secara seimbang dengan memperhatikan kompetensi akademik, penguatan nilai keislaman, serta penguasaan literasi berbasis kitab kuning. Ia juga mendorong agar materi evaluasi dapat dikaitkan dengan isu-isu kekinian, seperti pesantren ramah lingkungan dan ramah anak.

“Instrumen evaluasi yang baik menjadi alat ukur objektif keberhasilan pembelajaran di pesantren salafiyah,” tambahnya.

Sementara itu, akademisi pesantren Sofi Mubarok menekankan pentingnya penguatan kajian kitab kuning yang dapat dikontekstualisasikan dengan isu-isu kontemporer tanpa menghilangkan identitas kepesantrenan.

“Pembelajaran kitab kuning yang dirumuskan diharapkan menjadi pedoman nasional yang kredibel dan sesuai dengan realitas pesantren salafiyah,” ujarnya.

Kasubdit Pendidikan Salafiyah dan Kajian Kitab Kuning, Yusi Damayanti, menjelaskan bahwa penyusunan kisi-kisi dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan lapangan.

“Kisi-kisi ujian disusun dengan memperhatikan struktur kurikulum PKPPS, mulai dari muatan diniyah, kajian kitab kuning, hingga kompetensi dasar pendidikan umum yang terintegrasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyusunan kisi-kisi juga mempertimbangkan aspek validitas, reliabilitas, dan keterukuran soal, serta memasukkan nilai moderasi beragama, penguatan literasi, dan pembentukan karakter santri.

Baca Juga: Wajib Halal Berlaku 2026, Kemenag Dorong Penguatan Ekosistem

Melalui kegiatan ini, Kemenag berharap dapat menghadirkan standar evaluasi nasional PKPPS yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, sehingga lulusan pesantren salafiyah semakin berkualitas, berdaya saing, dan tetap berakar pada tradisi keilmuan Islam klasik. (*)

Tags: KemenagPesantren
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bupati Agam Dampingi Gubernur Sumbar Tinjau Jalan Malalak–Bukittinggi

Berita Sesudah

Bukber Bersama Wartawan, Kapolres Dharmasraya: Sinergi adalah Kunci

Berita Terkait

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada 2025 sempat menghantam sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan membutuhkan...

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Jumat, 28/8/26 | 01:46 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Fokus Group Discusion (FGD) bersama pemerintah daerah. Pertemuan ini...

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Rabu, 26/8/26 | 15:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu (26/8/2026), menyusul kondisi...

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Selasa, 25/8/26 | 21:26 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Kabupaten Solok menyiapkan 2.000 hektare kawasan kopi arabika untuk dikembangkan menjadi sentra produksi sekaligus penggerak ekonomi...

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan...

Berita Sesudah
Bukber Bersama Wartawan, Kapolres Dharmasraya: Sinergi adalah Kunci

Bukber Bersama Wartawan, Kapolres Dharmasraya: Sinergi adalah Kunci

POPULER

  • Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

    Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026