Minggu, 30/8/26 | 17:38 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

PKB Sumbar Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Dampak Cuaca Ekstrem

Senin, 24/11/25 | 19:29 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]
Padang, Scientia — Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus, menyampaikan duka mendalam atas bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa curah hujan yang diprediksi BMKG berlangsung hingga 27 November bukan hanya memicu bencana alam, tetapi juga memberi tekanan besar terhadap kondisi ekonomi dan kesehatan masyarakat.

Firdaus menjelaskan, hujan deras yang tak kunjung mereda membuat sebagian besar masyarakat, terutama yang bekerja di luar ruangan, tidak dapat menjalankan aktivitas ekonomi seperti biasa.

“Setelah beberapa hari tidak ada perubahan cuaca, kondisi ini tentu berdampak kepada penghasilan masyarakat. Banyak yang terpaksa tidak bekerja,” ujarnya.

Selain itu, situasi cuaca ekstrem disebutnya meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Tubuh yang sering terpapar dingin dan hujan membuat daya tahan tubuh menurun sehingga masyarakat lebih rentan terserang penyakit, terutama infeksi saluran pernapasan dan penyakit kulit.

BACAJUGA

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB
Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

“Kita sama-sama menyaksikan peristiwa hidrometeorologi yang telah ditetapkan BMKG. Kondisi ini tidak bisa dianggap sepele,” kata anggota DPRD Sumbar dari Fraksi PKB itu.

Firdaus mengimbau warga di daerah rawan banjir dan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia mengingatkan pentingnya saling peduli antarwarga, terutama bagi keluarga yang tinggal dekat sungai, lereng perbukitan, maupun kawasan rawan lainnya.

“Utamakan keselamatan. Jika melihat tanda-tanda bahaya, segera mencari tempat aman dan bantu saudara atau tetangga di sekitar,” pesannya.

Firdaus juga mendoakan agar masyarakat terdampak selalu diberi kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi kondisi ini.

Untuk meminimalisasi dampak lanjutan bencana akibat peristiwa hidrometeorologi, Firdaus meminta pemerintah daerah melalui tim siaga bencana agar melakukan pengawasan dan patroli rutin di daerah rawan. Pemerintah perlu memperketat pemantauan di titik-titik kritis seperti bantaran sungai, aliran kanal, dan kawasan perbukitan guna memastikan respons cepat jika terjadi potensi bahaya

Kemudian, melakukan penguatan sistem peringatan dini. Pemasangan alat pendeteksi ketinggian air, penyebaran informasi cuaca secara berkala, serta notifikasi cepat kepada masyarakat harus menjadi prioritas.

Lebih lanjut, katanya Pemda perlu menyediakan posko kesehatan dan logistik. Dengan meningkatnya risiko penyakit, layanan kesehatan darurat di posko bencana harus ditingkatkan, termasuk ketersediaan obat-obatan, makanan siap saji, dan perlengkapan kebersihan.

Selain itu, juga perlu lerlindungan ekonomi bagi pekerja harian. Firdaus mendorong pemerintah menyiapkan skema bantuan khusus bagi pekerja sektor informal yang kehilangan pendapatan akibat cuaca ekstrem.

Pun, edukasi dan simulasi tanggap bencana.
Pemerintah perlu menggencarkan edukasi mitigasi bencana, termasuk simulasi evakuasi bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Firdaus menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama di tengah ancaman cuaca ekstrem. Ia berharap pemerintah daerah bergerak cepat dan masyarakat tetap tenang serta saling menjaga satu sama lain.(yrp)

Tags: BanjirFirdaushujan di SumbarLongsor
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Donizar Minta Warga dan Pemda Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Berita Sesudah

Wagub Sumbar Minta Informasi Cuaca Dipercepat, BMKG Diminta Perkuat Peringatan Dini

Berita Terkait

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada 2025 sempat menghantam sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan membutuhkan...

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Jumat, 28/8/26 | 01:46 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Fokus Group Discusion (FGD) bersama pemerintah daerah. Pertemuan ini...

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Rabu, 26/8/26 | 15:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu (26/8/2026), menyusul kondisi...

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Selasa, 25/8/26 | 21:26 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Kabupaten Solok menyiapkan 2.000 hektare kawasan kopi arabika untuk dikembangkan menjadi sentra produksi sekaligus penggerak ekonomi...

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan...

Berita Sesudah
Wagub Sumbar Minta Informasi Cuaca Dipercepat, BMKG Diminta Perkuat Peringatan Dini

Wagub Sumbar Minta Informasi Cuaca Dipercepat, BMKG Diminta Perkuat Peringatan Dini

POPULER

  • Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

    Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026