Minggu, 15/2/26 | 12:09 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Ketika Hasil Tak Sepenting Perjalanan

Minggu, 26/10/25 | 21:50 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Libur kuliah dahulu selalu terasa seperti lagu merdu yang menandai kebebasan. Setelah berminggu-minggu bergulat dengan tugas dan revisi tanpa akhir, akhirnya tiba masa di mana otak bisa beristirahat dan hati bernapas lega. Saat itu, aku dan beberapa teman memutuskan memancing di laut, sebuah petualangan spontan yang menjanjikan angin sejuk, debur ombak, dan harapan akan ikan besar yang siap menyambar kail kami.

Kami berangkat pagi sekali, sekitar pukul tujuh, dari Padang menuju Pariaman dengan empat motor. Udara masih segar, jalanan lengang, dan semangat kami membuncah seperti hendak menaklukkan lautan. Di antara kami ada satu teman yang memang berasal dari daerah tujuan, kami menjulukinya “pemuda setempat”. Sejak awal, dia yang paling antusias, seolah sudah hafal setiap tikungan jalan dan aroma laut yang menunggu di ujung perjalanan.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Setibanya di Pariaman, kami singgah dulu ke rumah keluarganya untuk beristirahat sejenak dan mempersiapkan perbekalan. Di sana kami menata alat pancing, memeriksa umpan, dan bercanda soal siapa yang nanti bakal mendapat ikan paling besar. Setelah semuanya siap, kami melanjutkan perjalanan ke pelabuhan untuk menyewa perahu menuju sebuah pulau kecil yang terkenal dengan spot-spot memancingnya.

Begitu tiba di pelabuhan, kami langsung naik ke perahu dengan semangat membara. Angin laut berhembus lembut, membuat perjalanan terasa cepat dan menyenangkan. Namun sesampainya di pulau, saat kami mulai menurunkan barang-barang dari perahu, tiba-tiba salah satu teman berseru, “Eh, umpannya mana?”.

Seketika semua terdiam, lalu saling pandang. Beberapa detik kemudian kami kompak tertawa getir. Ternyata umpan tertinggal di dalam jok motor! Karena terlalu tergesa-gesa naik perahu, tak satu pun dari kami sempat memindahkannya. Dalam sekejap, rencana besar kami berubah jadi kisah lucu tentang pemancing tanpa umpan.

Awalnya kami tak mau menyerah. Kami mencari sisa umpan milik pemancing lain, berharap masih ada yang bisa diselamatkan. Beberapa memang ada, tapi kondisinya mengenaskan, bau amis menyengat, lembek, dan langsung hancur saat dilempar ke laut. Harapan kami ikut tenggelam bersama potongan umpan itu. Namun bukannya kesal, kami malah menertawakan nasib sendiri. Akhirnya kami sepakat bermalam di pulau itu. Malamnya kami menyalakan api unggun, membakar roti dan mie instan, sambil bercanda hingga larut. Di bawah langit penuh bintang, tawa kami terasa lebih berharga daripada ikan apa pun yang gagal kami tangkap hari itu.

Keesokan paginya, saat perahu datang menjemput, aku menatap laut yang tenang sambil tersenyum. Dari peristiwa sepele itu, aku belajar bahwa hidup sering kali tidak berjalan sesuai rencana. Kadang kita lupa membawa “umpan”, tapi justru di situlah kita belajar menikmati proses. Sebab, yang paling indah dari setiap perjalanan bukan hasilnya, melainkan kenangan yang tertinggal di hati.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Anggota DPRD Sumbar Ridwan Dt. Tumbijo Sosialisasi Perda di Nagari Manggopoh

Berita Sesudah

Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Gelar Sosper di Pauh

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya sering bangun tergesa, seolah pagi datang lebih cepat dari dugaan. Waktu terus berjalan...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Hujan selalu punya cara sederhana untuk membuat saya berhenti sejenak. Di antara rintik yang...

Berita Sesudah
Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Gelar Sosper di Pauh

Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Gelar Sosper di Pauh

POPULER

  • Susunan Lengkap DPW PKB Sumbar 2026–2031, Firdaus Bidik Penguatan Kader Muda dan Perempuan

    Susunan Lengkap DPW PKB Sumbar 2026–2031, Firdaus Bidik Penguatan Kader Muda dan Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengurus Baru PKB Sumbar Dikukuhkan, Target Menang 2029 dan Tegaskan Politik Harus Jadi Solusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dodi Saputra dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Raih Gelar Doktor Unand, Soroti Tanggung Jawab Negara dalam JKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024