Rabu, 08/4/26 | 22:06 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Ketika Hasil Tak Sepenting Perjalanan

Minggu, 26/10/25 | 21:50 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Libur kuliah dahulu selalu terasa seperti lagu merdu yang menandai kebebasan. Setelah berminggu-minggu bergulat dengan tugas dan revisi tanpa akhir, akhirnya tiba masa di mana otak bisa beristirahat dan hati bernapas lega. Saat itu, aku dan beberapa teman memutuskan memancing di laut, sebuah petualangan spontan yang menjanjikan angin sejuk, debur ombak, dan harapan akan ikan besar yang siap menyambar kail kami.

Kami berangkat pagi sekali, sekitar pukul tujuh, dari Padang menuju Pariaman dengan empat motor. Udara masih segar, jalanan lengang, dan semangat kami membuncah seperti hendak menaklukkan lautan. Di antara kami ada satu teman yang memang berasal dari daerah tujuan, kami menjulukinya “pemuda setempat”. Sejak awal, dia yang paling antusias, seolah sudah hafal setiap tikungan jalan dan aroma laut yang menunggu di ujung perjalanan.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Setibanya di Pariaman, kami singgah dulu ke rumah keluarganya untuk beristirahat sejenak dan mempersiapkan perbekalan. Di sana kami menata alat pancing, memeriksa umpan, dan bercanda soal siapa yang nanti bakal mendapat ikan paling besar. Setelah semuanya siap, kami melanjutkan perjalanan ke pelabuhan untuk menyewa perahu menuju sebuah pulau kecil yang terkenal dengan spot-spot memancingnya.

Begitu tiba di pelabuhan, kami langsung naik ke perahu dengan semangat membara. Angin laut berhembus lembut, membuat perjalanan terasa cepat dan menyenangkan. Namun sesampainya di pulau, saat kami mulai menurunkan barang-barang dari perahu, tiba-tiba salah satu teman berseru, “Eh, umpannya mana?”.

Seketika semua terdiam, lalu saling pandang. Beberapa detik kemudian kami kompak tertawa getir. Ternyata umpan tertinggal di dalam jok motor! Karena terlalu tergesa-gesa naik perahu, tak satu pun dari kami sempat memindahkannya. Dalam sekejap, rencana besar kami berubah jadi kisah lucu tentang pemancing tanpa umpan.

Awalnya kami tak mau menyerah. Kami mencari sisa umpan milik pemancing lain, berharap masih ada yang bisa diselamatkan. Beberapa memang ada, tapi kondisinya mengenaskan, bau amis menyengat, lembek, dan langsung hancur saat dilempar ke laut. Harapan kami ikut tenggelam bersama potongan umpan itu. Namun bukannya kesal, kami malah menertawakan nasib sendiri. Akhirnya kami sepakat bermalam di pulau itu. Malamnya kami menyalakan api unggun, membakar roti dan mie instan, sambil bercanda hingga larut. Di bawah langit penuh bintang, tawa kami terasa lebih berharga daripada ikan apa pun yang gagal kami tangkap hari itu.

Keesokan paginya, saat perahu datang menjemput, aku menatap laut yang tenang sambil tersenyum. Dari peristiwa sepele itu, aku belajar bahwa hidup sering kali tidak berjalan sesuai rencana. Kadang kita lupa membawa “umpan”, tapi justru di situlah kita belajar menikmati proses. Sebab, yang paling indah dari setiap perjalanan bukan hasilnya, melainkan kenangan yang tertinggal di hati.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Anggota DPRD Sumbar Ridwan Dt. Tumbijo Sosialisasi Perda di Nagari Manggopoh

Berita Sesudah

Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Gelar Sosper di Pauh

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Berita Sesudah
Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Gelar Sosper di Pauh

Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Gelar Sosper di Pauh

POPULER

  • Firdaus Dukung Ensiklopedia Syekh Burhanuddin : Pembangunan Butuh Akar Sejarah

    Firdaus Dukung Ensiklopedia Syekh Burhanuddin : Pembangunan Butuh Akar Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Ingatkan Risiko WFH ASN Sumbar, Soroti Disiplin hingga Layanan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Jalin Kerjasama Pendidikan dan Penguatan Karakter Dengan UniKL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026