Senin, 01/6/26 | 05:54 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Petani Padang Panjang Belajar Mandiri Produksi Pupuk Organik

Rabu, 24/9/25 | 08:15 WIB

Padang Panjang, Scientia.id – Puluhan petani di Kota Padang Panjang kini memiliki keterampilan baru dalam memproduksi pupuk organik berbahan lokal. Selama dua hari, mereka mengikuti pelatihan yang digelar Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) di Aula Dispangtan, Selasa (23/9/2025).

Para petani mendapat pengetahuan praktis mulai dari pembuatan dekomposer hingga pengolahan kompos yang bisa dilakukan dengan bahan sederhana di sekitar rumah dan ladang. Keterampilan ini diharapkan membuat mereka lebih mandiri dalam menyediakan pupuk sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

“Dulu kami hanya tahu membeli pupuk di toko. Sekarang kami diajari cara membuat pupuk sendiri dari kotoran hewan dan sampah rumah tangga. Ini jelas membantu kami menghemat biaya,” ujar salah seorang peserta.

BACAJUGA

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Kamis, 28/5/26 | 20:54 WIB
Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Rabu, 27/5/26 | 20:51 WIB

Dalam pelatihan ini, petani diperkenalkan dengan dekomposer DD 11, hasil fermentasi bahan alami yang mengandung 11 jenis bakteri. Dekomposer tersebut mampu mempercepat proses penguraian sekaligus mengurangi bau. Selain itu, petani juga belajar memperkaya kompos dengan enzim agar lebih sesuai dengan kebutuhan tanaman serta bisa berfungsi sebagai pencegah hama dan penyakit.

Kepala Dispangtan, Ade Nafrita, menyebutkan bahwa keterampilan ini menjadi modal penting bagi petani dalam mengembangkan pertanian organik. “Kami ingin petani di Padang Panjang mampu memproduksi pupuk sendiri sehingga pertanian organik semakin maju,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balitbangda Sumbar, Febrina Tri Susila Putri, berharap hasil pelatihan benar-benar dipraktikkan di lapangan. “Jika petani mampu membuat pupuk organik secara mandiri, mereka tidak hanya berhemat, tapi juga bisa menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga: Edukasi Demokrasi Sejak Dini, SMKN 1 Padang Panjang Gelar Pemilu OSIS dengan Pengawasan Bawaslu

Dengan bekal keterampilan baru ini, petani Padang Panjang didorong untuk menjadi pelopor pertanian organik berbasis bahan lokal yang berkelanjutan. (*)

Tags: Padang PanjangPupuk Organik
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Ketua DPRD Sumbar Dorong UPT Samsat Sawahlunto Tingkatkan Koordinasi dengan Pemko

Berita Sesudah

Produksi Padi di Agam Naik 23 Persen Berkat Program SPM

Berita Terkait

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Kamis, 28/5/26 | 20:54 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Konflik fisik yang sempat terjadi antara kelompok pemuda Nagari Muaro Takung, Kabupaten Sijunjung, dengan pemuda Nagari Sialang,...

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Rabu, 27/5/26 | 20:51 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten...

Polres Bersama Forkopimda Tertibkan PETI di Sungai Batang Hari

Polres Bersama Forkopimda Tertibkan PETI di Sungai Batang Hari

Selasa, 26/5/26 | 23:04 WIB

Dharmasraya, Scientia — Aparat Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya bersama unsur terkait melaksanakan penertiban terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)...

Pemkab Dharmasraya Serahkan 24 Sapi dan 2 Kambing Kurban

Pemkab Dharmasraya Serahkan 24 Sapi dan 2 Kambing Kurban

Selasa, 26/5/26 | 20:51 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melaksanakan kegiatan Penyerahan Hewan Kurban Tahun 1447 H/2026 M di Komplek Pasar Ternak Gunung...

Roni Aprianto Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Dharmasraya Periode 2026-2029

Roni Aprianto Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Dharmasraya Periode 2026-2029

Minggu, 24/5/26 | 17:38 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Konferensi ke-IV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kabupaten Dharmasraya sukses digelar dengan semangat kebersamaan di "Cafe Saya...

Kapolres Dharmasraya Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Dorong Ekonomi Warga

Kapolres Dharmasraya Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Dorong Ekonomi Warga

Selasa, 19/5/26 | 17:51 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Kapolres Dharmasraya, Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., bersama jajaran personel melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus kunjungan kerja ke...

Berita Sesudah
Program SPM Agam Hadapi Tantangan Kemarau, Pemkab Fokus Cari Solusi Pertanian Berkelanjutan

Produksi Padi di Agam Naik 23 Persen Berkat Program SPM

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Apresiasi Semangat Gotong Royong Masyarakat Wujudkan Festival Juadah Tanpa APBD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD Sumbar Tahun 2025 Ditetapkan Rp6,4 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Sekali, Sangat, Amat, Banget, dan Terlalu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kalimat yang Berawalan Kata Depan “Dalam” dan “Pada”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026